Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Biaya Kepemilikan Suzuki Grand Vitara Diklaim Mulai Rp 21 Ribu per Hari

Reporter

image-gnews
Suzuki Grand Vitara SHVS. (Foto: Suzuki)
Suzuki Grand Vitara SHVS. (Foto: Suzuki)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menghadirkan ragam SUV dengan teknologi dan fitur yang mumpuni. Salah satu SUV legendaris besutan Suzuki tersebut  adalah Grand Vitara.

Terlepas dari segala fitur dan tampilannya, biaya kepemilikan Grand Vitara diklaim dapat dikategorikan ekonomis yaitu sejumlah Rp 21.452 per hari untuk tipe GL dan Rp 22.545 per hari untuk tipe GX.

Randy R. Murdoko, Asst. to Dept Head of 4W Sales PT SIS, menjelaskan bahwa mobil jenis SUV hybrid saat ini menerima perhatian khusus di kalangan masyarakat Indonesia.

“Saat ini kategori SUV menjadi kontributor terbesar dalam penjualan Suzuki secara keseluruhan, yaitu sebesar 58 persen. Angka ini tentu sejalan dengan kebutuhan dan minat masyarakat Indonesia yang tertarik dengan SUV," ucap dia dalam keterangan resminya.

Sebagai informasi, Suzuki Grand Vitara telah dibekali dengan mesin 1.500cc berkode K15C Dual Jet yang ramah lingkungan karena dipadukan dengan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS). Selain dapat membantu mengurangi emisi gas buang, teknologi ini juga dapat mengurangi penggunaan bahan bakar sehingga lebih efisien dalam pengeluaran biaya kebutuhan sehari-hari.

Adapun setiap pemilik kendaraan dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan dan perawatan secara rutin di bengkel resmi Suzuki terdekat. Merek asal Jepang ini menyediakan layanan gratis biaya jasa servis yang diperuntukkan kepada setiap pelanggan setianya yang melakukan pemeriksaan kondisi kendaraannya secara berkala hingga jarak tempuh 50.000 km.

Biaya jasa servis baru akan muncul ketika mobil sudah mencapai 60.000 km hingga 100.000 km dan seterusnya. Dengan paket servis yang diberikan Suzuki kepada pelanggan Grand Vitara, maka besaran biaya yang akan dikeluarkan hingga kendaraan menempuh 100.000 km atau 5 tahun berkisar pada nominal Rp 10.589.750, atau jika dihitung per harinya adalah sebesar Rp 5.803.

Perawatan tersebut meliputi penggantian fast moving parts dan produk oli Ecstar kendaraan. Namun biaya tersebut belum termasuk untuk penggantian suku cadang atas permintaan atau kebutuhan konsumen berdasarkan pemakaian kendaraan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Biaya lain yang tidak kalah penting dan dijadikan sebagai patokan untuk biaya kepemilikan adalah biaya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Meski berbasiskan mobil yang sama, pada tipe GL dan GX memiliki perbedaan biaya PKB.

Untuk Grand Vitara dengan tipe GL dikenakan biaya sebesar Rp 5.712.000, atau sebesar Rp 15.649 per hari. Selanjutnya, kisaran biaya yang dikeluarkan untuk Grand Vitara dengan tipe GX adalah sebesar Rp 6.111.000 per tahun atau jika dibagi per hari maka biaya yang akan dikeluarkan per harinya sejumlah Rp16.742.

Sebagai rangkuman berikut biayanya perhari:

Tipe GL, Rp 5.803 (Biaya Perawatan) + Rp 15.649 (Pajak Kendaraan) = Rp 21.452 (Total Biaya Kepemilikan)

Tipe GX. Rp 5.803 (Biaya Perawatan) + Rp 16.742 (PAjak Kendaraan) = Rp 22.545 (Total Biaya Kepemilikan)

Pilihan Editor: Laka Lantas di Jawa Barat Telan 3.123 Korban Jiwa Sepanjang 2023

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di membership.tempo.co/komunitas pilih grup GoOto

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


ACC Catat Kenaikan Laba Bersih 1 Persen pada Kuartal I 2024 di Tengah Pasar Kendaraan yang Cenderung Melemah

1 hari lalu

Chief Executive Officer Astra Credit Companies (ACC) Hendry Christian Wong, menjelaskan penurunan penjualan kendaraan roda empat di tahun 2024, di Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat, 21 Juni 2024. TEMPO/Ihsan Reliubun
ACC Catat Kenaikan Laba Bersih 1 Persen pada Kuartal I 2024 di Tengah Pasar Kendaraan yang Cenderung Melemah

Astra Credit Companies atau ACC mencatat kenaikan laba bersih di kuartal 1 2024 sebesar 1 pesen dibandingkan dengan kuartal 1 pada 2023.


Roojai Jadi Asuransi Mobil All Risk Online Terbaik

3 hari lalu

Asuransi mobil All Risk Memberikan perlindungan menyeluruh, mulai dari kecelakaan hingga pencurian.
Roojai Jadi Asuransi Mobil All Risk Online Terbaik

Jika Anda sedang mencari penyedia asuransi online terpercaya yang sudah terdaftar Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Roojai bisa menjadi pilihan tepat.


Anggaran Kemendikbud 2025 Turun dan UKT Batal Naik, PTN Kekurangan Dana Operasional Rp 41 Triliun

4 hari lalu

Ilustrasi mahasiswa wisuda. shutterstock.com
Anggaran Kemendikbud 2025 Turun dan UKT Batal Naik, PTN Kekurangan Dana Operasional Rp 41 Triliun

Anggaran Kemendikbud tahun depan dipangkas, berdampak pada alokasi untuk PTN yang ikut turun. Penerimaan dari UKT tetap, dan biaya operasional membengkak. Kemendikbud sebut ada disparitas biaya PTN pada 2025 sebesar Rp 41 triliun.


Terkini: Rupiah Terus Melemah Ketua Umum Kadin Buka Suara, Alasan Zulhas Usul Naikkan Harga MinyaKita

4 hari lalu

Ilustrasi industri di Indonesia. (Shutterstock)
Terkini: Rupiah Terus Melemah Ketua Umum Kadin Buka Suara, Alasan Zulhas Usul Naikkan Harga MinyaKita

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid buka suara mengenai pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.


Kapolres Metro Jakarta Timur Sebut Bos Rental Burhanis Tak Koordinasi dengan Penyidik saat Ambil Mobil di Sukolilo Pati

4 hari lalu

Kapolres Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Nicolas Ary Lilipaly ditemui di Polres Metro Jakarta Timur usai gelar perkara penetapan tersangka Ghatan Saleh di kasus percobaan pembunuhan. Tempo/Novali Panji
Kapolres Metro Jakarta Timur Sebut Bos Rental Burhanis Tak Koordinasi dengan Penyidik saat Ambil Mobil di Sukolilo Pati

Burhanis, bos rental mobil yang tewas di Sukolilo, Pati, Jawa Tengah tidak berkoordinasi dengan polisi saat mengambil mobilnya di Pati.


Kompolnas Minta Klarifikasi Polda Metro Jaya Soal Penggelapan Mobil Bos Rental yang Tewas di Sukolilo Pati

5 hari lalu

Satreskrim Polresta Pati menggelar olah TKP di lokasi amuk massa yang menewaskan bos rental mobil di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. POLRESTA PATI
Kompolnas Minta Klarifikasi Polda Metro Jaya Soal Penggelapan Mobil Bos Rental yang Tewas di Sukolilo Pati

Kompolnas mendesak Polres Metro Jakarta Timur selidiki kasus penggelapan mobil meski Burhanis sebagai pelapor sudah meninggal.


Patroli Kendaraan Bodong di Sukolilo Pati, Polda Jawa Tengah Amankan 33 Motor dan 6 Mobil

6 hari lalu

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol.Satake Bayu Setianto. ANTARA/I.C. Senjaya
Patroli Kendaraan Bodong di Sukolilo Pati, Polda Jawa Tengah Amankan 33 Motor dan 6 Mobil

Polisi berhasil mengamankan kendaraan tanpa surat-surat dalam 3 hari pemeriksaan di wilayah Pati.


Cara Menghidupkan Mobil dengan Tombol Start Stop yang Mudah

9 hari lalu

Berikut cara menghidupkan mobil dengan tombol start stop engine yang mudah. Pastikan posisi rem dan kopling sudah sesuai. Foto: Canva
Cara Menghidupkan Mobil dengan Tombol Start Stop yang Mudah

Berikut cara menghidupkan mobil dengan tombol start stop engine yang mudah. Pastikan posisi rem dan kopling sudah sesuai.


7 Keunggulan Mobil Pakai Fitur Tombol Start Stop, Hemat Bahan Bakar

9 hari lalu

Sekarang, sudah banyak mobil yang memiliki fitur start stop engine yang lebih modern dan praktis. Ini keunggulan fitur mobil pakai tombol start stop. Foto: Canva
7 Keunggulan Mobil Pakai Fitur Tombol Start Stop, Hemat Bahan Bakar

Sekarang, sudah banyak mobil yang memiliki fitur start stop engine yang lebih modern dan praktis. Ini keunggulan fitur mobil pakai tombol start stop.


Invasi Rusia di Ukraina Sebabkan Emisi 175 Juta Ton Karbon Dioksida

10 hari lalu

Seorang petugas  memadamkan sisa-sisa rudal dari serangan Rusia yang diduga merupakan buatan Korea Utara, di tengah invasi Rusia ke Ukraina, di Kharkiv, Ukraina 2 Januari 2024.  REUTERS/Vyacheslav
Invasi Rusia di Ukraina Sebabkan Emisi 175 Juta Ton Karbon Dioksida

Kerugian iklim yang disebabkan oleh invasi Rusia di Ukraina mencapai jumlah US$32 miliar.