Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Inilah Beberapa Hal yang Harus Diperhatikan saat Mengisi Bahan Bakar di SPBU

image-gnews
Petugas melayani konsumen yang mengisi bahan bakar pada SPBU di Jakarta, Senin, 2 Oktober 2023. PT Pertamina (Persero) resmi melakukan penyesuaian harga BBM non-subsidi pada 1 Oktober 2023 untuk jenis Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex, dan Pertamax Green 95. Tempo/Tony Hartawan
Petugas melayani konsumen yang mengisi bahan bakar pada SPBU di Jakarta, Senin, 2 Oktober 2023. PT Pertamina (Persero) resmi melakukan penyesuaian harga BBM non-subsidi pada 1 Oktober 2023 untuk jenis Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex, dan Pertamax Green 95. Tempo/Tony Hartawan
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pengendara motor dan mobil perlu memperhatikan beberapa hal saat mengisi bahan bakar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) agar terhindar dari sesuatu yang tidak diinginkan. Lantas, apa saja yang perlu diperhatikan?

1. Sesuaikan posisi tutup tangki bahan bakar mobil 

Dilansir dari Auto2000, pengguna mobil perlu mengetahui posisi tutup tangki bahan bakar. Posisi lubang bensin di sisi kanan atau kiri mobil perlu diketahui sebelum menuju SPBU. Posisi ini mempermudah pengguna mobil memilih anjungan atau dispenser agar selang SPBU langsung berhadapan dengan tutup tangki. Jika tidak sesuai, akan cukup sulit dan berbahaya bagi keselamatan, terutama ketika selang bensin harus menjangkau tangki bensin agak jauh.

2. Tidak mengisi daya gawai di mobil

Biasanya, tegangan listrik dari mobil untuk mengisi gawai bersifat tidak stabil lantaran putaran mesin mobil kerap naik dan turun. Selain itu, kegunaan listrik mobil yang utama bukan untuk mengisi daya gawai, melainkan penerangan mobil, pendingin, dan audio. Jika mengisi daya gawai di mobil, akan berpotensi meledakan gawai sehingga membakar bagian mobil lain, terutama ketika mengisi bahan bakar SPBU.

3. Dilarang merokok di area SPBU

Pengguna motor dan mobil perlu memperhatikan aturan terkait larangan merokok di sekitar SPBU. Sebab, uap bensin yang ada di sekitar kendaraan dapat kemungkinan tumpahan bensin di sekitar area. Jika uap bensin bertemu dengan percikan api rokok berpotensi memicu kebakaran.

4. Mematikan mesin kendaraan

Dilansir daihatsu.co.id, ketika mesin mobil atau motor tidak dimatikan, listrik akan mengaliri bagian-bagian mobil, seperti aki, kabel busi, dan sejenisnya. Akibatnya, pengisian bahan bakar dalam kondisi mesin yang menyala sangat berbahaya dan berisiko. Aliran dan putaran listrik berpotensi memercikan api yang dapat membakar uap bensin dan kendaraan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

5. Tidak memainkan telepon seluler

Larangan ini hadir karena telepon seluler berpotensi mengurangi kewaspadaan pengendara. Akibatnya, pengendara dapat menimbulkan kejadian-kejadian yang tidak diinginkan di sekitar area SPBU. Meskipun larangan ini masih menjadi perdebatan, tetapi sebaiknya tetap dilakukan untuk mengantisipasi masalah.

6. Mengisi bensin secara berlebihan

Sebagian orang kerap mengisi bahan bakar sampai menetes atau tumpah ke kendaraan. Tetesan tersebut berpotensi menimbulkan kebakaran di sekitar area. Selain itu, mengisi bahan bakar hingga berlebihan memiliki bahaya yang sama dengan mengendarai kendaraan tangki kosong.

7. Harus turun dari motor 

Bagi pengendara motor disarankan untuk turun dari kendaraan ketika mengisi bahan bakar di SPBU. Dikutip dari hse.gov.uk, bensin adalah cairan yang sangat mudah terbakar, meskipun pada suhu rendah. Kondisi ini memicu kebakaran atau ledakan jika ada sumber pengapian. Atmosfer yang mudah terbakar ini juga memungkinkan tumpah ke pakaian pengendara motor. Akibatnya, pengguna motor disarankan untuk turun ketika isi bensin agar dapat mengantisipasi atau menghindari ledakan. 

ACHMAD HANIF IMADUDDIN | TIM TEMPO.CO

Pilihan Editor: Masyarakat Sekarang Bisa Menukar Baterai Motor Listrik di 25 SPBU Pertamina, di Mana Saja?

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Cara Menghidupkan Mobil dengan Tombol Start Stop yang Mudah

2 hari lalu

Berikut cara menghidupkan mobil dengan tombol start stop engine yang mudah. Pastikan posisi rem dan kopling sudah sesuai. Foto: Canva
Cara Menghidupkan Mobil dengan Tombol Start Stop yang Mudah

Berikut cara menghidupkan mobil dengan tombol start stop engine yang mudah. Pastikan posisi rem dan kopling sudah sesuai.


7 Keunggulan Mobil Pakai Fitur Tombol Start Stop, Hemat Bahan Bakar

2 hari lalu

Sekarang, sudah banyak mobil yang memiliki fitur start stop engine yang lebih modern dan praktis. Ini keunggulan fitur mobil pakai tombol start stop. Foto: Canva
7 Keunggulan Mobil Pakai Fitur Tombol Start Stop, Hemat Bahan Bakar

Sekarang, sudah banyak mobil yang memiliki fitur start stop engine yang lebih modern dan praktis. Ini keunggulan fitur mobil pakai tombol start stop.


Invasi Rusia di Ukraina Sebabkan Emisi 175 Juta Ton Karbon Dioksida

3 hari lalu

Seorang petugas  memadamkan sisa-sisa rudal dari serangan Rusia yang diduga merupakan buatan Korea Utara, di tengah invasi Rusia ke Ukraina, di Kharkiv, Ukraina 2 Januari 2024.  REUTERS/Vyacheslav
Invasi Rusia di Ukraina Sebabkan Emisi 175 Juta Ton Karbon Dioksida

Kerugian iklim yang disebabkan oleh invasi Rusia di Ukraina mencapai jumlah US$32 miliar.


AirAsia Indonesia Bukukan Pendapatan Rp 1,74 triliun di Kuartal 1 2024, Meningkat 27 Persen

3 hari lalu

Penerbangan perdana Indonesia AirAsia dengan kode QZ 526 dari Bandara Internasional Soekarno Hatta (CGK) mendarat dengan sukses di Bandara Internasional Kota Kinabalu (BKI) pada Selasa 6 Februari 2024, pukul 15.55   waktu setempat. TEMPO /JONIANSYAH HARDJONO
AirAsia Indonesia Bukukan Pendapatan Rp 1,74 triliun di Kuartal 1 2024, Meningkat 27 Persen

PT AirAsia Indonesia Tbk. (AAID/CMPP) membukukan pendapatan 2024 sebesar Rp 1,74 Triliun pada kuartal I 2024.


DPR Minta Menteri Kelautan Subsidikan Bahan Bakar untuk Nelayan

5 hari lalu

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.
DPR Minta Menteri Kelautan Subsidikan Bahan Bakar untuk Nelayan

Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR RI meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan memberi subsidi bahan bakar untuk nelayan.


Begini Kondisi 3 Korban yang Terluka Akibat Pengeroyokan di Sukolilo Pati

6 hari lalu

Satreskrim Polresta Pati menggelar olah TKP di lokasi amuk massa yang menewaskan bos rental mobil di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. POLRESTA PATI
Begini Kondisi 3 Korban yang Terluka Akibat Pengeroyokan di Sukolilo Pati

3 korban luka masih menjalani perawatan di RSUD Soewondo setelah dikeroyok massa di Sumbersoko, Sukolilo, Pati.


Shell Tutup SPBU di Sumatera Utara, Ada Berapa Perusahaan Non-Pertamina Saat Ini?

16 hari lalu

SPBU Shell. Dok.Shell Indonesia
Shell Tutup SPBU di Sumatera Utara, Ada Berapa Perusahaan Non-Pertamina Saat Ini?

Shell Indonesia mengumumkan penutupan 9 stasiun pompa bensin umum atau SPBU di Sumatera Utara mulai 1 Juni 2024


Begini Cara Mendapatkan QR Code MyPertamina untuk Melakukan Transaksi di SPBU Pertamina

20 hari lalu

Warga menunjukan aplikasi MyPertamina saat melakukan pembelian BBM non subsidi  di SPBU Damalang, Cilacap Tengah, Cilacap, Jateng, Kamis 1 Juni 2023. ANTARA FOTO/Idhad Zakaria
Begini Cara Mendapatkan QR Code MyPertamina untuk Melakukan Transaksi di SPBU Pertamina

Berikut langkah mendapatkan QR Code MyPertamina yang dapat digunakan untuk membeli Pertalite.


Presiden Republik Cek Jatuh dari Motor

23 hari lalu

Ilustrasi kecelakaan motor. all-free-download.com
Presiden Republik Cek Jatuh dari Motor

Petr Pavel Presiden Republik Cek dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka-luka jatuh saat mengendarai motor di sebuah sirkuit olahraga.


Tak Ada Bantuan Lewat Dermaga AS, UNRWA: Bantuan ke Gaza Paling Efektif Lewat Darat

26 hari lalu

Warga Palestina menaiki truk untuk mengambil bantuan yang dikirim ke Gaza melalui dermaga buatan AS, di tengah konflik antara Israel dan Hamas, terlihat dari pusat Jalur Gaza, 18 Mei 2024. PBB mengatakan bahwa 10 truk berisi bantuan makanan yang diangkut dari lokasi dermaga oleh kontraktor PBB diterima pada hari Jumat di gudang Program Pangan Dunia di Deir El Balah. REUTERS/Ramadan Abed
Tak Ada Bantuan Lewat Dermaga AS, UNRWA: Bantuan ke Gaza Paling Efektif Lewat Darat

UNRWA menegaskan penyeberangan darat merupakan cara yang paling layak dan efektif untuk menyalurkan bantuan ke Jalur Gaza.