Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Polisi Tilang Motor Pakai Pelat Nomor Tempel, Apakah Dilarang?

image-gnews
Ilustrasi pelat nomor. Foto: Instagram/ TMC Polda Metro Jaya
Ilustrasi pelat nomor. Foto: Instagram/ TMC Polda Metro Jaya
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Ditlantas Polda Sumatra Selatan belum lama ini membagikan sebuah video kegiatan penertiban kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi atau knalpot brong. Video tersebut diunggah dalam akun TikTok, @ditlantassumsel.

Dalam video tersebut, terlihat satu unit Honda Genio berwarna biru muda ditilang polisi karena kedapatan menggunakan knalpot brong. Selain itu, dalam narasi polisi di video itu, disebutkan juga bahwa motor ini menggunakan pelat nomor tempel atau frameless.

"Kemudian, ini juga menggunakan pelat nomor yang bisa dilepas dan ditempel. Jadi kami mengimbau kepada masyarakat Sumatra Selatan, khususnya Kota Palembang untuk tidak melakukan hal-hal yang seperti ini, karena ini melanggar aturan lalu lintas," kata Rudi S dari Ditlantas Polda Sumsel, dikutip Tempo pada hari ini, Minggu, 11 Februari 2024.

Sontak video tersebut menimbulkan polemik dengan beragam komentar dari warganet. Sebagian besar komentar menyebutkan bahwa mereka baru mengetahui bahwa penggunaan pelat nomor tempel ini melanggar aturan lalu lintas.

"Baru tahu kalau pakai frameless plate kena tilang," kata pengguna akun TikTok, @sakithati.id. Kemudian, akun @stay_with_me berkomentar, "Alasan gaboleh pake pelat tempel kenapa pak?" tulisnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Ditlantas Polda Sumsel pun menjawab berbagai pertanyaan yang dilontarkan warganet di kolom komentar video TikTok itu. Menurut penjelasannya, motor itu melanggar aturan bukan karena menggunakan pelat tempel, melainkan saat diberhentikan, motor tidak menggunakan pelat nomor.

"Pada saat ditindak, kendaraan ini tidak menggunakan pelat depan dan belakang. Semestinya, pelat atau TNKB itu nempel terus depan dan belakang," kata akun @ditlantassumsel.

Pilihan Editor: Honda Masih Kesulitan di Tes MotoGP Sepang, Luca Marini Ungkap Masalahnya

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di membership.tempo.co/komunitas pilih grup GoOto

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Justin Timberlake Ditangkap Polisi karena Mengemudi dalam Keadaan Mabuk, Ini Profil Mantan Britney Spears

3 jam lalu

Di tahun 2013, Justin Timberlake meraih pendapatan sebesar AS $31 juta atau sekitar Rp354 miliar. Dengan pendapatan sebesar itu, Timberlake ada di posisi ketiga. Lloyd Bishop/NBC/NBCU Photo Bank via Getty Images
Justin Timberlake Ditangkap Polisi karena Mengemudi dalam Keadaan Mabuk, Ini Profil Mantan Britney Spears

Justin Timberlake ditangkap polisi ketika mengemudi dalam keadaan mabuk. Berikut profil penyanyi dan aktor mantan kekasih Britney Spears ini.


Polda Papua Buru Polisi yang Bawa Kabur 4 Pucuk Senjata Api

7 jam lalu

Kabid Humas Polda Papua, Kombes. Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo. Dok Polda Papua
Polda Papua Buru Polisi yang Bawa Kabur 4 Pucuk Senjata Api

Polda Papua masih memburu Bripda Aske Mabel, oknum polisi yang membawa kabur empat pucuk senjata api.


4 Polisi Filipina Divonis Bersalah atas Pembunuhan saat Perang Narkoba

19 jam lalu

Petugas kepolisian bersama sejumlah sukarelawan patroli wanita saat melakukan patroli malam di Pateros, Metro Manila, Filipina, 27 Januari 2020. Kelompok sukarelawan dibentuk pada 2016 saat terjadinya perang narkoba pada pemerintahan Duterte. REUTERS/Eloisa Lopez
4 Polisi Filipina Divonis Bersalah atas Pembunuhan saat Perang Narkoba

Empat polisi Filipina dinyatakan bersalah pada Selasa 18 Juni 2024 karena membunuh seorang ayah dan anak, kata pejabat pengadilan.


Pengamat Nilai Polri Sulit Berantas Judi Online karena Ada Simbiosis Mutualisme

22 jam lalu

Pengamat Kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto. ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
Pengamat Nilai Polri Sulit Berantas Judi Online karena Ada Simbiosis Mutualisme

Pengamat nilai pengusutan kasus judi online di internal Polri akan sangat susah dilakukan karena terdapat hubungan saling menguntungkan.


Patroli Kendaraan Bodong di Sukolilo Pati, Polda Jawa Tengah Amankan 33 Motor dan 6 Mobil

1 hari lalu

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol.Satake Bayu Setianto. ANTARA/I.C. Senjaya
Patroli Kendaraan Bodong di Sukolilo Pati, Polda Jawa Tengah Amankan 33 Motor dan 6 Mobil

Polisi berhasil mengamankan kendaraan tanpa surat-surat dalam 3 hari pemeriksaan di wilayah Pati.


Mendagri Inggris Ngamuk karena Polisi Tabrak Sapi dengan Mobil Sampai Dua Kali

3 hari lalu

Video yang diunggah menunjukkan mobil polisi menabrak seekor sapi di Staines-upon-Thames, di luar London, pada hari Kamis. Foto: X/UB1UB2
Mendagri Inggris Ngamuk karena Polisi Tabrak Sapi dengan Mobil Sampai Dua Kali

Menteri Dalam Negeri Inggris menuntut "penjelasan mendesak", setelah sebuah video viral di media sosial memperlihatkan polisi menabrak sapi


Saat Penyidik KPK Ditahan Polisi Selama 7 Jam Ketika Akan Sergap Harun Masiku-Hasto di PTIK

5 hari lalu

Pria diduga Harun Masiku, tersangka suap mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan terekam oleh CCTV di selasar Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, 7 Januari 2020. Pria yang diduga Harun Masiku terlihat pada pukul 17.15 WIB. Istimewa
Saat Penyidik KPK Ditahan Polisi Selama 7 Jam Ketika Akan Sergap Harun Masiku-Hasto di PTIK

Penyelidik KPK sempat ditahan selama tujuh jam oleh polisi saat hendak tangkap Harun Masiku dan Hasto PDIP.


Bukti Amburadulnya Pemilu 2024

5 hari lalu

Bukti Amburadulnya Pemilu 2024

MAHKAMAH Konstitusi (MK) mengabulkan 44 perkara sengketa Pemilu 2024. Jumlah ini lebih banyak dibanding Pemilu 2019 yang hanya 13.


Daftar Kasus TNI dan Polri yang Terjerat Judi Online, Ada Anggota Densus 88

5 hari lalu

Anggota Densus 88, Bripda Haris Sitanggang melakukan adegan saat rekonstruksi kasus pembunuhan supir taksi online di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 16 Februari 2023. Motif Bripda HS membunuh lantaran kesulitan ekonomi, setelah menggunakan uang kakaknya untuk judi online. TEMPO/Subekti
Daftar Kasus TNI dan Polri yang Terjerat Judi Online, Ada Anggota Densus 88

Deretan kasus judi online melibatkan anggota TNI/Polri menunjukkan bahwa masalah ini telah menyusup ke institusi yang seharusnya menjaga keamanan.


Polwan Bakar Suami karena Pakai Gaji ke-13 untuk Judi Online, Berapa Gaji Pokok Polisi?

6 hari lalu

Ilustrasi Judi Online (Tempo)
Polwan Bakar Suami karena Pakai Gaji ke-13 untuk Judi Online, Berapa Gaji Pokok Polisi?

Berikut daftar lengkap gaji pokok polisi terbaru yang mengalami kenaikan sejak Januari 2024.