Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Suzuki Marine Pamerkan Mesin Tempel Kapal Ramah Lingkungan di IIMS 2024

Reporter

image-gnews
Mesin tempel Suzuki Marine. (Dok PT SIS)
Mesin tempel Suzuki Marine. (Dok PT SIS)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Suzuki Marine, sebagai lini bisnis Suzuki yang memasarkan mesin tempel kapal di Indonesia, turut berpartisipasi dan meramaikan ajang pameran transportasi air terbesar di Indonesia International Motor Show (IIMS 2024).

Bertempat di hall B2, booth Suzuki Marine dihiasi dengan display mesin tempel kapal 4-stroke ramah lingkungan yang disematkan pada unit tipe kapal pancing dan catamaran.

Mengangkat tema Preserving Our Oceans, Legacy for Generations, Suzuki mengajak pelanggan untuk peduli dengan kebersihan laut untuk generasi mendatang. Pesan ini diamplifikasi melalui dua kegiatan talkshow yang diselenggarakan pada booth Suzuki Marine.

Aceng Ulumudin, Suzuki Marine Department Head PT SIS, menyampaikan langkah tersebut yang diambil Suzuki Marine untuk menyematkan inovasi teknologi berbasis ramah lingkungan pada mesin tempel kapal yang tidak hanya diandalkan karena performanya saja, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap lingkungan sekitar dan generasi mendatang.

“Kami percaya lewat inovasi teknologi yang fokus pada performa produk dan cita-cita ramah lingkungan menjadi keunggulan utama produk OBM Suzuki. Tidak hanya lewat mesin tempel kapal 4-stroke, kami percaya bahwa kolaborasi baik dengan seluruh stakeholder dan komunitas tidak hanya mengakselerasi pertumbuhan industri marine di Indonesia, tetapi juga keberlanjutan lingkungan bagi generasi muda negeri ini,” ujar Aceng dalam keterangan resminya, Senin, 19 Februari 2024.

Pada booth Suzuki Marine dapat ditemukan variasi mesin tempel kapal 4-stroke andalan Suzuki antara lain DF325A, satu-satunya mesin tempel di Indonesia dengan teknologi baling-baling ganda (Dual Propeller), DF200 yang terpasang pada kapal alumunium hasil kolaborasi dengan Morey Marine Indonesia, DF115B dengan teknologi Microplastic Collecting Device yang terpasang pada dua kapal buatan Terafulk, dan juga DF20A mesin tempel 4-stroke andalan nelayan di Indonesia.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Mesin tempel kapal jenis 4-stroke Suzuki memiliki beberapa ragam teknologi yang turut mendukung efisiensi bahan bakar dan ketangguhan penggunaannya. Teknologi seperti Lean Burn Control System yang memberikan efisiensi dalam penggunaan bahan bakar, serta ukuran mesin yang ringan dan compact menjadi nilai tambah dalam penggunaan sehari-hari.

Selain memamerkan mesin tempel kapal, Suzuki Marine juga menawarkan paket penjualan mesin tempel kapal dan unit kapal dengan harga kompetitif khusus bagi pelanggan yang melakukan pembelian di booth Suzuki Marine selama IIMS 2024.

“Interaksi lebih dekat dengan konsumen dan calon konsumen di ajang IIMS 2024 ini tentu merupakan kesempatan yang positif bagi Suzuki Marine. Bukan hanya dapat menjangkau pelanggan lebih luas untuk segmentasi mesin tempel kapal, Suzuki juga memiliki jaringan dan fasilitas aftersales yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan harapan dapat mendukung kebutuhan para pelanggan kami dan meningkatkan potensi kelautan serta perikanan nasional,” tutup Aceng.

Pilihan Editor: Intip Motor Listrik Termahal di IIMS 2024, Harga Tembus Rp 400 Jutaan

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di membership.tempo.co/komunitas pilih grup GoOto

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Madrid Terpilih Menjadi Destinasi Wisata Berkelanjutan Teratas di Eropa

15 jam lalu

El Retiro Park, Madrid, Spanyol. Unsplash.com/Sara Riano
Madrid Terpilih Menjadi Destinasi Wisata Berkelanjutan Teratas di Eropa

Di antara kota besar di Eropa lainnya, Madrid menonjol karena pendekatan komprehensifnya terhadap keberlanjutan.


Jokowi Sebut Kota Masa Depan Harus Didesain Hijau seperti Konsep Nusa Rimba Raya IKN

12 hari lalu

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Menteri BUMN Erick Thohir saat ditemui di Pasar Senggol, Dumai, Riau pada Sabtu, 1 Juni 2024. Sebelum meninjau harga pasar dan bahan pangan, Jokowi menghadiri peringatan upacara Hari Lahir Pancasila di Lapangan Garuda Pertamina Hulu Rokan, Dumai. TEMPO/Adinda Jasmine
Jokowi Sebut Kota Masa Depan Harus Didesain Hijau seperti Konsep Nusa Rimba Raya IKN

Jokowi menyebut kota masa depan bukan kota modern dengan banyaknya gedung pencakar langit.


Singapura Targetkan Unggul di Bidang MICE yang Ramah Lingkungan

26 hari lalu

Ilustrasi meeting atau rapat. shutterstock.com
Singapura Targetkan Unggul di Bidang MICE yang Ramah Lingkungan

Singapura menetapkan target, standar, program sertifikasi, dan insentif yang jelas untuk membangun industri MICE yang lebih ramah lingkungan


Untung Rugi Gunakan Popok Clodi

39 hari lalu

Ilustrasi popok bayi sekali pakai dan cloth diapers. kangacare.com/Pop-buzz.com
Untung Rugi Gunakan Popok Clodi

Popok clodi lebih ramah lingkungan dari pupuk sekali pakai


3 Juta Unit Kendaraan Listrik BYD Terjual di Cina Tahun Lalu, Kini Merambah Penjualan di Indonesia

45 hari lalu

Mobil BYD EV dipamerkan di Bangkok International Motor Show ke-45 di Bangkok, Thailand, 25 Maret 2024. REUTERS/Chalinee Thirasupa
3 Juta Unit Kendaraan Listrik BYD Terjual di Cina Tahun Lalu, Kini Merambah Penjualan di Indonesia

BYD telah berkomitmen untuk berinvestasi di Indonesia dengan mendirikan pabrik berkapasitas 150.000 unit dan membuka cabang-cabang di Indonesia


8 Cara yang Bisa Dilakukan untuk Memperingati Hari Bumi

55 hari lalu

Ilustrasi Selamatkan Dunia dari Sampah Plastik. shutterstock.com
8 Cara yang Bisa Dilakukan untuk Memperingati Hari Bumi

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk memperingati Hari Bumi dengan aktivitas yang menghargai dan melindungi planet ini. Berikut di antaranya.


Berkunjung ke Sustain Market di Kota Padang dan Mengenal Gaya Hidup Ramah Lingkungan

56 hari lalu

Beberapa pengunjung Pra Bumi Sustain Market Vol 2 di Padang, 19-21 April 2024, sedang memilih buku bekas. Foto TEMPO/ Fachri Hamzah.
Berkunjung ke Sustain Market di Kota Padang dan Mengenal Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Selain barang-barang ramah lingkungan, di acara ini juga terdapat jualan buku bekas.


Wahana di TMII, Telah Disediakan Angkutan Wara-Wiri Untuk Keliling Taman Mini Indonesia Indah

56 hari lalu

Sejumlah wisatawan mengunjungi Istana Anak di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Kamis 11 April 2024. Pengelola TMII menyebutkan sekitar 20.000 wisatawan mengunjungi obyek wisata tersebut pada hari kedua Lebaran 2024 (data terakhir pukul 15.00 WIB) dan diperkirakan jumlahnya akan terus meningkat hingga Minggu (14/4) atau H+3 Lebaran. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Wahana di TMII, Telah Disediakan Angkutan Wara-Wiri Untuk Keliling Taman Mini Indonesia Indah

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) berusia 49 tahun, suatu kawasan taman wisata bertema budaya Indonesia di Jakarta Timur. Ada apa saja di sana?


Hari Kartini, Jumlah Pelaku Usaha Perempuan di Sejumlah Wilayah Naik 2,5 Kali Lipat

56 hari lalu

Ilustrasi perempuan bekerja dari rumah. (Pixabay/Free-Photos)
Hari Kartini, Jumlah Pelaku Usaha Perempuan di Sejumlah Wilayah Naik 2,5 Kali Lipat

Hari Kartini diperingati masyarakat dalam berbagai cara. Semakin tingginya jumlah pelaku usaha perempuan, bisa jadi cara apresiasi perjuangan Kartini.


Bandara Soekarno-Hatta Sekarang Punya Bus Listrik Ramah Lingkungan

9 April 2024

Bus listrik VKTR-BYD yang beroperasi di jalur non-BRT Transjakarta. Dok. PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk
Bandara Soekarno-Hatta Sekarang Punya Bus Listrik Ramah Lingkungan

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) bersama PT Gapura Angkasa meluncurkan bus listrik ramah lingkungan di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.