Jumat, 17 Agustus 2018

Wuling Cortez Dipasarkan, Begini Persaingan di Kelas MPV Medium

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wuling Motors Indonesia meluncurkan Wuling Cortez yang akan bersaing di segmen MPV bersama Toyota Kijang Innova. Model ini baru akan dipasarkan pada awal tahun depan. Sentul, 18 Desember 2017. TEMPO/Naufal Shafly

    Wuling Motors Indonesia meluncurkan Wuling Cortez yang akan bersaing di segmen MPV bersama Toyota Kijang Innova. Model ini baru akan dipasarkan pada awal tahun depan. Sentul, 18 Desember 2017. TEMPO/Naufal Shafly

    TEMPO.CO, Jakarta - Wuling Cortez sudah dapat dipesan konsumen mulai Senin, 8 Januari 2018. Meski belum merilis harga resmi, Brand Manager Wuling Motors Dian Asmahani menyebut bahwa harga sementara Wuling Cortez mulai dari Rp 220 juta hingga Rp 268 juta.

    Harga tersebut berlaku on the road untuk wilayah DKI Jakarta. “Harga resmi akan diumumkan pada saat peluncuran nanti,” kata Dian kepada Tempo, Selasa, 9 Januari 2018.

    Menurut Dian, konsumen dapat melakukan pemesanan dengan tanda jadi Rp 5 juta di dealer Wuling di Indonesia.

    Jika merujuk pada perkiraan harga, model ini akan masuk ke segmen MPV medium. Segmen ini dihuni cukup banyak pemain, mulai dari Toyota Sienta, Toyota Kijang Innova, Nissan Grand Livina, Isuzu Panther, KIA Grand Sedona, Proton Exora, Honda Freed, dan Hyundai Trajet. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), tiga nama terakhir tidak menunjukkan aktivitas penjualan.

    Baca: Wuling Cortez Dipasarkan, Harga Mulai Rp 220 Juta

    Segmen MPV medium memiliki potensi yang cukup besar. Sepanjang Januari-November 2017 total penjualan MPV medium mencapai 78.369 unit atau rata-rata per bulan sebanyak 7.124 unit. Toyota Kijang Innova memipin segmen ini dengan penjualan sebanyak 56.397 unit. Toyota Sienta terlaris kedua dengan penjualan sebanyak 14.899 unit.

    New Toyota Kijang Innova Venturer mengadopsi captain seat pada kursi baris kedua. Lebih lapang dan nyaman. TEMPO/Wawan Priyanto

    Nissan Grand Livina di tempat ketiga dengan total penjualan sebesar 5.861 unit. Isuzu Panther juga masih diminati konsumen dengan raihan penjualan sebanyak 1.132 unit. KIA Grand Sedona membukukan penjualan sebanyak 80 unit.

    Executive General Manager PT Toyota Astra Motor Fransiscus Soerjopranoto dalam berbagai kesempatan menyampaikan bahwa munculnya kompetitor akan menguntungkan konsumen. “Artinya, konsumen memiliki lebih banyak pilihan di kelas MPV medium,” katanya.

    Simak: Begini Rasanya Menjajal Wuling Cortez, Fiturnya Melimpah

    Wuling Cortez mulai dibuka selubungnya pada 18 Desember 2017. Wuling Motors mengunggulkan fitur modern yang ada di model ini sebagai modal untuk bersaing dengan kompetitor.

    Wuling Cortez sudah menggunakan Automatic Vehicle Holding (AVH) yang berfungsi menjaga mobil tetap berhenti pada jalan menanjak, menurun, atau datar. Fitur Electronic Stability Control (ESC) secara otomatis menjaga kestabilan saat pengemudi terindikasi mengalami hilang kendali.

    Ada juga Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brake force Distribution (EBD), dan Brake Assist (BA) merupakan kombinasi sistem pengereman canggih yang mencegah roda terkunci dan kehilangan kendali di permukaan jalan yang licin.

    Mobil keluarga paling irit lainnya yang cocok menjadi alat tarsnportasi keluarga saat berlibur yakni Nissan Grand Livina. Nissan Grand Livina telah melalui sebuah percobaan, dan mobil ini mampu berjalan sejauh 18 kilometer dengan menghabiskan bahan bakar sebanyak 1 lietr saja. nissan.co.id

    "Hal ini yang menjadi landasan mengapa Cortez memiliki fitur lengkap untuk kelasnya. Mobil ini dilengkapi dengan pilihan fitur baru, kenyamanan berkendara yang baru, dan rasa elegan yang baru," kata Vice President VSSM Wuling Motors Cindy Cai di sela-sela perkenalan Wuling Cortez di Sentul, 18 Desember 2017.

    Baca: Ini Kelebihan Transmisi Matic pada MPV Wuling Cortez

    Wuling Cortez memiliki dimensi panjang 4.780mm, lebar 1.816mm, dan tinggi 1.755mm, yang menawarkan ruang kabin nyaman, ergonomis dan fleksibel. Dimensi ini tak berbeda jauh dibanding Toyota Kijang Innova (panjang 4.735 mm, lebar 1.930 mm, dan tinggi 1.795 mm).

    isuzu panther

    Model captain seat di baris kedua diklaim mampu mengakomodir orang dewasa dengan ruang kaki dan kepala yang lega. Baris ketiga pun menjamin kenyamanan orang dewasa, dilengkapi kompartemen lengkap dan kebutuhan digital yang terjamin lewat USB port hingga baris belakang.

    Fleksibilitas akses barang dan penumpang pun terjaga baik. Bagasi belakang berkapasitas 274 liter dengan tambahan lampu guna memudahkan konsumen menurunkan barang di tempat gelap. Jika membawa barang berlebih, bangku baris ketiga bisa diatur sehingga kapasitasnya bertambah menjadi 630 liter.

    Cortez dirancang sebagai kendaraan yang ramah kepada konsumen pemula juga kaum wanita. Transmisi otomatis i-AMT pada Cortez menjamin kemudahan dan kenyamanan saat melakukan perpindahan gigi.

    Ada juga fitur-fitur penunjang yaitu Electric Parking Brake (EPB) yang menggantikan tuas rem tangan sehingga tidak perlu lagi mengeluarkan tenaga berlebih saat menarik tuas rem tangan.

    Toyota Sienta di ajang IIMS 2016, Kemayoran. TEMPO/Wawan Priyanto

    Agar kendaraan tidak meluncur saat tanjakan, Cortez menyediakan Automatic Vehicle Holding (AVH) cukup dengan sentuhan jari dan saat pelepasannya (release) tinggal menekan pedal gas.

    Wuling Cortez sudah menggunakan kamera parkir mundur dengan empat sensor parkir terintegrasi ke layar 8 inci di tengah dasbor dengan petunjuk garis yang memudahkan parkir di tempat-tempat sempit. Adapun layar MID memberikan banyak informasi penting perihal kondisi kendaraan mulai dari indikator pintu hingga tekanan angin pada ban.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kabinet Kerja Jokowi, 6 Menteri Nyaleg, 1 Mundur

    Asman Abnur dari PAN dan enam menteri Kabinet Kerja Jokowi mendaftarkan diri sebagai calon anggota legislatif sejak KPU membuka pendaftaran.