Mitsubishi Xpander Segera Diekspor ke Filipina dan Thailand

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pabrik ini memiliki kapasitas produksi hingga 160 ribu per tahun. Mitsubishi Xpander ditargetkan diproduksi sebanyak 5.000 unit per bulan. 3 Oktober 2017. TEMPO/Wawan Priyanto.

    Pabrik ini memiliki kapasitas produksi hingga 160 ribu per tahun. Mitsubishi Xpander ditargetkan diproduksi sebanyak 5.000 unit per bulan. 3 Oktober 2017. TEMPO/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, Bekasi - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) akan segera mengekspor produk multi-purpose vehicle (MPV) andalan mereka, Mitsubishi Xpander, pada pertengahan tahun ini. Ekspor akan dimulai ke Filipina pada Mei 2018, disusul Thailand dan sejumlah negara di kawasan ASEAN.

    Baca: Merasakan Sensasi Mitsubishi Xpander: Minibus Rasa SUV

    Menurut Presiden Direktur MMKI Takao Kato, pasar ekspor akan mendapat porsi 25 persen dari keseluruhan produksi. "Pembagiannya 75 persen untuk domestik, 25 persen sisanya untuk ekspor," katanya, dalam acara kunjungan Pabrik Cikarang, Bekasi, Rabu, 7 Januari 2018.

    Ia menambahkan, saat ini pabrik memiliki kapasitas produksi 8.000 unit per bulan serta akan ditingkatkan untuk memenuhi permintaan pasar domestik dan ekspor.

    Simak: Pesanan Meroket, Mitsubishi Perlihatkan Produksi Xpander

    "Nantinya produksi kami tingkatan hingga 10 ribu unit per bulan. Angka tersebut sudah termasuk untuk pasar ekspor," kata Takao.

    Namun dia enggan memastikan berapa unit produk Mitsubishi Xpander yang akan diekspor ke Filipina dan Thailand. "Karena ini baru mau diperkenalkan, kami belum bisa memastikan. Kami lihat dulu permintaan pasarnya berapa banyak," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara