Eurokars Luncurkan Mazda 3 Speed dan Mazda CX-5 Touring

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PT Eurokars Motor Indonesia meluncurkan Mazda 3 di Jakarta, Selasa, 20 Februari 2018. TEMPO/Naufal Shafly

    PT Eurokars Motor Indonesia meluncurkan Mazda 3 di Jakarta, Selasa, 20 Februari 2018. TEMPO/Naufal Shafly

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) yang merupakan distributor resmi Mazda di Indonesia, resmi meluncurkan dua varian baru mereka yakni Mazda 3 Speed dan Mazda CX-5 Touring. Peluncuran tersebut bertempat di Pacific Place pada Selasa, 20 Februari 2018.

    Mazda 3 Speed dijual dengan banderol Rp 442,8 juta. Sedangkan Mazda CX-5 Touring dijual dengan harga Rp 498,8 juta. Harga tersebut berlaku on the road DKI Jakarta.

    Baca: Toyota Pimpin Penjualan Januari 2018, Wuling Kalahkan Mazda

    Peluncuran dua mobil tersebut merupakan rangkaian acara perayaan hari jadi EMI yang pertama. Peluncuran tersebut juga merupakan bukti dari komitmen Mazda di tanah air.

    "Semakin lengkapnya model-model Mazda yang kami tawarkan untuk konsumen Indonesia adalah bukti komitmen kami untuk menjawab kebutuhan pasar otomotif tanah air," ujar Presiden Direktur EMI, Roy Arman Arfandi. 

    Simak: All New Mazda CX-9 Mulai Dipasarkan di Jawa Barat, Ini Targetnya

    Selain itu, Roy juga memaparkan bahwa dua produk tersebut akan menjadi tolak ukur standar pelayanan mereka. "Ini merupakan bagian dari visi kami di tahun 2018 yang akan meningkatkan pangsa pasar Mazda sekaligus meningkatkan tolak ukur layanan penjualan," jelasnya.

    Mazda 3 Speed merupakan mobil hatchback yang menawarkan tampilan sporty dengan berbagai fitur yang dibawa langsung dari Jepang.

    Sementara itu Mazda CX-5 Touring merupakan SUV di kelas entry level Mazda. Model ini melengkapi varian CX-5 sebelumnya yaitu CX-5 Elite dan CX- GT.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.