Dimas Ekky Start di Baris Kedua Balap Motor CEV Moto2 Estoril

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dimas Ekky tercepat ke-6 di sesi kualifikasi balap motor Moto2 European Championship di Estoril, 24 Maret 2018. Dimas akan bertarung di balap CEV Moto2 pada Minggu malam, 25 Maret 2018. Dok AHM

    Dimas Ekky tercepat ke-6 di sesi kualifikasi balap motor Moto2 European Championship di Estoril, 24 Maret 2018. Dimas akan bertarung di balap CEV Moto2 pada Minggu malam, 25 Maret 2018. Dok AHM

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT), Dimas Ekky akan mengawali balap motor FIM CEV Moto2 European Championship dari posisi start keenam, sementara Gerry Salim akan start dari posisi ke-27 pada balap Moto3 Junior World Championship pada seri perdana CEV di sirkuit Estoril, Minggu malam, 25 Maret 2018.

    Sesi kualifikasi berjalan sangat sulit bagi para pebalap Astra Honda Racing Team. Cuaca dingin, angin, dan kemungkinan terjadi hujan makin mempersulit mereka. Namun, Dimas Ekky berhasil mengamankan posisi start ke-6 untuk balapan Moto2 European Championship, sementara Gerry Salim di posisi ke-27 untuk kelas Moto3 Junior World Championship.

    Baca: Dimas Ekky Pratama Tak Akan Gantikan Navarro di Moto2 Valencia

    Gerry Salim yang merupakan pendatang baru harus beradaptasi dengan motor dan sirkuit baru pada debutnya. Namun dalam kondisi sulit tersebut, Gerry berhasil menunjukan peningkatan waktu. Pada sesi pertama Gerry mencatat 1:55.116, lalu pada sesi kedua meningkat menjadi 1:49.587. Hasil tersebut membuat Gerry akan memulai balapan dari posisi start ke-27 atau baris ke-10.

    Gerry mengaku nyaman dengan kondisi tim maupun motor, meskipun menjalani debut yang sulit di Estoril. Pada Kamis, lanjut dia, hujan hampir turun sepanjang hari dan ia dirinya tidak sempat membalap di lintasan kering. "Hari ini (Sabtu, 24 Maret), saya berada di urutan ke-27. Semoga saya bisa lebih baik saat balapan, karena sangat penting buat saya untuk memulai Junior World Championship dengan meraih hasil bagus," ujar Gerry.

    Pembalap Astra Honda Racing Team Gerry Salim di posisi ke-27 kualifikasi Moto3 Junior World Championship, Sabtu, 24 Maret 2018 di Sirkuit Estoril, Portugal. Gerry akan menjalani debut di Moto3 pada Minggu 25 Maret 2018. Dok. AHM

    Dimas Ekky pun mampu menajamkan waktu putaran seiring perubahan cuaca di Estoril. Pada sesi kualifikasi pertama, ketika kondisi lintasan masih basah dan berangin, pebalap AHRT tersebut berada di urutan ke-8 dengan catatan terbaik 2:00.469. Pada sesi kedua yang berlangsung di lintasan kering, Dimas mencatat putaran terbaik 1:45.453 pada percobaan terakhir yang menempatkannya di urutan ke-6.

    Dimas mengaku senang dengan capaian kali ini. Sejak Kamis, lanjut dia, dirinya dan tim berusaha untuk memperbaiki feeling dengan motor. Hal ini ia perlukan  sudah cukup lama tidak turun balapan dan tahun ini tidak ikut tes pramusim.

    Simak: Mantan Bos HRC Kunjungi Paddock Dimas Ekky Berikan Dukungan

    Ia mengaku harus berhati-hati saat turun pada kualifikasi pertama karena lintasan masih basah dan banyak pembalap terjatuh. "Pada kualifikasi kedua, saya bisa meningkatkan kecepatan, dan pada lap terakhir saya seharusnya masih bisa lebih cepat lagi, andai tidak terjebak traffic di sektor terakhir," ujar Dimas.

    "Hal bagusnya adalah kini saya mengerti bagian trek mana yang akan saya pakai, saat lintasan basah atau kering, dan saya optimistis menjalani balapan. Saya akan melakukan segalanya, dan semoga bisa memberikan hasil bagus untuk Indonesia dan tim."

    Pada Minggu, 25 Maret 2018, Dimas Ekky dan Gerry Salim Indonesia ini akan berusaha untuk mendapatkan hasil sebaik mungkin pada awal musim. Dua balapan Moto2 akan berlangsung pada pukul 19.00 WIB dan 22.00 WIB, sementara Moto3 Junior World Championship akan berlangsung pada pukul 20.00 WIB. Semua balapan bisa disaksikan pada channel resmi CEV di YouTube.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara