DFSK Glory 580 Sabet Gelar SUV Terbaik di IIMS 2018

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil DFSK Glory 580 saat dipamerkan pada  pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, 20 April 2018. DFSK Glory 580 merupakan mobil jenis SUV berkapasitas 7 penumpang. Tempo/Tony Hartawan

    Mobil DFSK Glory 580 saat dipamerkan pada pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, 20 April 2018. DFSK Glory 580 merupakan mobil jenis SUV berkapasitas 7 penumpang. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - City SUV 7 penumpang DFSK Glory 580 langsung tampil menggebrak dengan meraih gelar The Best SUV Indonesia International Motor Show atau IIMS 2018 yang diselenggarakan oleh PT Dyandra Promosindo. Meski baru tampil perdana pada hari pembukaan IIMS 2018 pada 19 April 2018 lalu, SUV DFSK Glory 580 menghadirkan kejutan dengan memberikan garansi selama 7 tahun atau 150 ribu kilometer.

    Harganya juga kompetitif, mulai dari Rp 220 juta hingga Rp 330 juta. Tak hanya itu Glory 580 juga menjadi model yang paling banyak dicoba di ajang IIMS 2018 dan mendapat gelar The Most Tested Choice Automobile.

    Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Hendra Noor Saleh, Project Director IIMS 2018 kepada Franz Wang, Managing Director Sales Centre PT Sokonindo Automobile. Gelar The Best SUV ini merupakan hasil penilaian dari para juri yang merupakan jurnalis senior otomotif dari Indonesia dan Thailand. Beberapa parameter yang menjadi poin penilaian antara lain adalah desain yang menarik, fitur-fitur unggulan dan nilai yang sesuai dengan harga yang ditawarkan (value for money).

    Baca: DFSK Segera Ekspor Glory 580 ke Negara ASEAN

    Gelar The Best SUV IIMS 2018 menjadi salah satu bukti telah diterimanya Glory 580 di pasar otomotif Tanah Air. “Glory 580 saat ini juga menjadi salah satu mobil yang paling banyak dicoba di sini. Penghargaan ini menjadi pengakuan pertama bagi Glory 580 dari pasar Indonesia dan akan menjadi dorongan bagi kami untuk terus memberikan layanan yang lebih baik lagi bagi konsumen kami,” ujar Franz.

    Franz menambahkan bahwa Glory 580 hadir di Indonesia dengan mengusung keunggulan istimewa dibandingkan SUV-SUV lain di kelasnya. Dimulai dari kualitas produknya yang dibuat di pabrik dengan konsep Industry 4.0 di Cikande, Serang, Banten, Glory 580 dibuat oleh putra-putri bangsa Indonesia dengan standard kualitas global. “Glory 580 adalah model strategi global DFSK, dengan versi setir kanannya pertama kali hadir di Indonesia,” ujar Franz.

    Baca: DFSK Glory 580 Jadi Primadona Test Drive IIMS 2018

    Dari sisi desain, Franz mengklaim Glory 580 dirancang oleh tim desain internasional DFSK yang telah menjadi bagian dari merek terkemuka di Eropa dan Amerika Serikat. Glory 580 menampilkan desain eksterior yang progresif. Lampu utama eagle-eye dengan Day-time Running Lights (DRL) LED merefleksikan filosofi desain modern.

    Di balik badannya, Glory 580 juga menyuguhkan tawaran mesin modern dengan pilihan mesin 1,8 liter atau mesin 1,5 liter dengan turbocharger yang memiliki keseimbangan sempurna antara tenaga dan konsumsi bahan bakar.

    Sebagai tambahan beberapa fitur pintar juga disematkan, seperti smartkey, electric sunroof, tire pressure monitoring system, vehicle running recorder dan rear camera, termasuk jaminan keselamatan bintang lima dengan kehadiran sistem rem ABS EBD, BA hingga Electronic Stability Program (ESP), serta lebih dari 200 titik kendali kebisingan dan getaran (NVH). “Kesemuanya akan memberikan pengalaman berkendara Glory 580 yang nyaman, menyenangkan dan tak terlupakan,” tambah Franz.

    Garansi panjang yang diberikan Glory 580 mencakup hampir seluruh komponen utama bodi, mesin dan transmisi, chassis, elektrikal dan beberapa bagian aksesoris.

    Meski berharga murah, DFSK Glory 580 masuk di segmen SUV medium yang juga dihuni Honda CR-V dan Nissan X-Trail.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.