Senin, 19 November 2018

IMOS 2018 Berakhir, Total Transkasi Capai 51,9 Miliar

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung melihat sepeda motor terbaru Yamaha FreeGo saat ditampilkan dalam Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018 di JCC, Jakarta, 1 November 2018. Beragam fitur berkelas disematkan pada FreeGo, salah satunya Smart Key System, yang merupakan sistem kunci tanpa anak kunci (<i>keyless</i>). TEMPO/Fardi Bestari

    Pengunjung melihat sepeda motor terbaru Yamaha FreeGo saat ditampilkan dalam Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018 di JCC, Jakarta, 1 November 2018. Beragam fitur berkelas disematkan pada FreeGo, salah satunya Smart Key System, yang merupakan sistem kunci tanpa anak kunci (keyless). TEMPO/Fardi Bestari

    TEMPO.CO, Jakarta - Pameran Indonesia Motorcycle Show atau IMOS 2018 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) pada 31 Oktober hingga 4 November 2018 telah usai. Tercatat sebanyak 95.293 orang memadati selama pameran berlangsung.

    Pameran yang digelar oleh Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) bersama Amara Group ini berhasil mencatatkan total transaksi 1.332 unit atau senilai Rp 51,9 miliar.

    Jika melihat angka, IMOS 2018 lebih ramai dibandingkan IMOS dua tahun silam. IMOS sebelumnya tercatat jumlah pengunjung mencapai 92 ribu orang dengan jumlah transaksi Rp 17 miliar.

    Baca: Penjualan Yamaha FreeGo di IMOS 2018 Tertinggi Mengalahkan Nmax

    Catatan tersebut membuktikan bahwa IMOS menjadi pameran sepeda motor yang sangat ditunggu oleh masyarakat. Sehingga masyarakat dapat memperoleh update terbaru mengenai produk sepeda motor terbaru, motor konsep maupun teknologi terkini yang disiapkan untuk masa depan. Oleh karena itu, IMOS 2018 mengusung tema Indonesia Future Technology.

    Dengan luas total 10.500 meter persegi yang terbagi indoor dan outdoor, IMOS 2018 menegaskan komitmennya untuk perkembangan industri serta teknologi sepeda motor di Tanah Air, dengan keberhasilannya memberikan edukasi dan memberikan informasi kepada pengunjung. 

    Ketua Umum AISI, Johannes Loman mengatakan, kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah mendukung pelaksanaan IMOS. Lewat pameran ini kami berharap tercipta transfer knowledge mengenai perkembangan teknologi terkini, sehingga tercipta proses edukasi yang dinamis.

    Baca: Diskon Berlimpah di Hari Ketiga IMOS 2018, Simak Daftarnya

    AISI juga menargetkan IMOS dapat menjadi ajang bagi pelaku industri sepeda motor Indonesia untuk bersama-sama menciptakan pasar otomotif yang sehat dan pelibatan industri pendukung kecil dan menengah di tanah air.

    “Bergabungnya produsen, konsumen, dan komunitas dalam ajang pameran IMOS 2018 akan memperkuat bisnis industri sepeda motor nasional dan memperbesar volume ekspor tanpa mengesampingkan pasar domestik yang terus tumbuh," ujarnya dalam siaran pers Rabu, 7 November 2018.

    Keberhasilan pameran IMOS 2018 tidak hanya diukur dari jumlah transaksi. Namun, seberapa luas pameran ini dapat memberi informasi dan edukasi mengenai teknologi terkini sepeda motor. Tentunya melalui produk-produk yang dihadirkan oleh masing-masing Agen Pemegang Merek (APM) peserta IMOS 2018.

    Selain itu, edukasi yang diberikan kepada pengunjung akan pentingnya Safety Riding Class. Serta aksi donor darah yang dilakukan pada Sabtu, 3 November 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    21 November, Hari Pohon untuk Menghormati Julius Sterling Morton

    Para aktivis lingkungan dunia memperingati Hari Pohon setiap tanggal 21 November, peringatan yang dilakukan untuk menghormati Julius Sterling Morton.