TAF Gelar Edukasi Pembiayaan Syariah, Simak Keuntungannya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tri Wahyudi selaku Sharia Business Unit Head saat edukasi produk TAF Syariah Kamis, 22 November 2018 di Jakarta. TEMPO/Wisnu Andebar

    Tri Wahyudi selaku Sharia Business Unit Head saat edukasi produk TAF Syariah Kamis, 22 November 2018 di Jakarta. TEMPO/Wisnu Andebar

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan pembiayaan Toyota Astra Financial Service Syariah (TAF Syariah) menggelar edukasi seputar pembiayaan mobil syariah. Sharia Business Unit Head, Tri Wahyudi menjelaskan beberapa perbedaan dan keuntungan dalam pembiayaan syariah. “Kenapa pilih syariah? karena bisa membuat konsumen bertransaksi dengan tenteram. Juga angsuran tenornya tetap sampai akhir. Jadi sama-sama tenteram sebagai multifinance,” ujarnya di Jakarta pada Kamis, 22 November 2018.

    Menurut dia, keuntungan secara garis besar memakai pembiayaan syariah adalah sesuai dengan taglinenya yaitu tenteram dalam bertransaksi, halal sesuai dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan juga disahkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

    Baca: Pertumbuhan Toyota Astra Financial Syariah Naik 2 Kali Lipat

    Keuntungan yang kedua, lanjut dia, bisa benar-benar mengatur pengeluaran karena mengikat dua belah pihak. “Salah satu tidak boleh mencederai,” katanya.

    Ia menjelaskan, memang masyarakat banyak yang tidak fanatik dengan pembiayaan syariah, tapi disamping itu membuat simpel dan mudah bagi mereka. Selain sah dari MUI, juga berlabel halal yang menjadi daya tarik.

    Masyarakat religius juga makin naik, dan market juga lebih banyak didominasi oleh para karyawan melalui koperasi, dan akhirnya mereka mengambil produk dari TAF Syariah. TAF Syariah mengalami peningkatan yang sinifikan sejak memulai pada 2013 dengan modal awal Rp 50 miliar. Hingga Oktober 2018 aset meningkat sebesar Rp 196 miliar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.