Alasan Mitsubishi Sumbang Unit Quick Charger di SPLU Pertamina

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Stasiun Pengisian Listrik Umum atau Green Energy Station (GES) di SPBU COCO Pertamina 31.12.902 HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin 10 Desember 2018. Tempo/Muhammad Kurnianto

    Stasiun Pengisian Listrik Umum atau Green Energy Station (GES) di SPBU COCO Pertamina 31.12.902 HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin 10 Desember 2018. Tempo/Muhammad Kurnianto

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales lndonosla (MMKSI), distributor resmi kendaraan penumpang dan niaga ringan turut mendukung langkah PT Pertamina (Persero) dalam program pilot project Green Energy Station (GES). Hal ini merupakan upaya menghadapi pergeseran dunia otomotif dari Internal Combustion Engine (ICE) ke Plug-in Hybrid Electric Vehicle dan Electric Vehicle.

    "Sebagai infrastuktur baru untuk kendaraan Iistrik di Indonesia Pertamina meluncurkan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) di SPBU COCO Pertamina 31.12.902, Kuningan, Jakarta Selatan, kami mendukung itu," kata Director of Coordination and Development Divison PT MMKSI Ogi Ikematsu, Senin 10 Desember 2018.

    Baca: Dorong Pertumbuhan Mobil Listrik, Menteri Jonan Resmikan SPLU

    Menurut Ogi, Pada pilot project GES ini Pertamina menempatkan empat buah pengisian daya dimana salah satunya merupakan quick charger yang didonasikan oleh Mitsubishi Motors Corporation kepada Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perindustrian Republik Indonesia pada bulan Februari lalu.

    "Pengisian daya pada project ini akan memfasilitasi para pengguna mobil berdaya listrik dalam mengisi daya tanpa harus membawa alat charging, selain itu pengguna juga dapat dengan mudah mengisi daya dengan sistem self-service," ungkapnya.

    Mitsubishi Motors, lanjut Ogi, mendukung upaya pemerintah Indonesia dalam mengurangl emisi Gas Rumah Kaca dengan beralih ke kendaraan yang menggunakan daya listrik.

    "Kami sebagai perusahaan otomotif global, memiliki perhatian terhadap pentingnya menjaga keberlangsungan Iingkungan, melalui upaya megurangi emisi C02 yang dihasilkan kendaraan, dengan fokus mengembangkan teknologi untuk meningkatkan ekonomi bahan bakar dan sistem bertenaga listrik," ujarnya.

    Baca: BPPT Resmikan SPLU, Isi Baterai Mobil Listrik Hanya 30 Menit

    Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, Pertamina siap menghadapi perubahan bisnis dari kendaraan konvensional berbahan bakar minyak ke arah kendaraan listrik.

    "Pertamina akan menghadirkan fasilitas pengisian listrik, untuk kendaraan listrik dalam rangka mengembangan ekosistem bisnis kendaraan listrik ini ke depannya," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H