Mitsubishi Buka Dealer Khusus Kendaraan Penumpang di Medan

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung memperhatikan interior mobil Mitsubishi Xpander ketika berlangsungnya GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 di ICE BSD, City Tangerang, 10 Agustus 2017. ANTARA FOTO

    Pengunjung memperhatikan interior mobil Mitsubishi Xpander ketika berlangsungnya GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 di ICE BSD, City Tangerang, 10 Agustus 2017. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), distributor resmi kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi di Indonesia dari Mitsubishi Motors Corporation (MMC), membuka dealer khusus kendaraan penumpang di Medan, 7 Februari 2019.

    Dealer ini merupakan bekerja sama dengan DIPO Group, yaitu PT Dipo Internasional Pahala Otomotif - Krakatau, sekaligus dealer ke kendaraan penumpang Mitsubishi ke-126 di seluruh Indonesia. Dealer ini merupakan fasilitas ke-33 atas kerja sama Mitsubishi dan DIPO Group, dan menjadi delaer khusus kendaraan penumpang Mitsubishi ke-6 di Sumatera Utara.

    Direktur Penjualan dan Pemasaran PT MMKSI Michimasa Kono mengatakan bahwa sepanjang tahun 2018, MMKSI mencapai volume penjualan tertinggi dalam 48 tahun bisnis Mitsubishi Motors di Indonesia dengan menjual lebih dari 146 ribu unit kendaraan penumpang dan niaga ringan. Sejalan dengan pencapaian ini, lanjut dia, MMKSI akan terus berupaya untuk mendekatkan layanan penjualan dan purnajual Mitsubishi Motors kepada pelanggan di seluruh Indonesia.

    Baca: Spion Khusus Mitsubishi Xpander Ini Diklaim Anti Silau, Harganya?

    "Melalui kehadiran dealer baru ini, kami berharap pelanggan mendapatkan pengalaman terbaik dalam menggunakan produk kami, tidak hanya dari performa kendaraan, tetapi juga dari seluruh proses kepemilikan, mulai dari Sales, Service, dan Spare Parts,” kata Kono dalam siaran pers yang diterima Tempo, Jumat, 8 Februari 2019.

    Dealer ini terletak di kawasan Industri kota Medan, sekaligus berada di dekat akses tol menuju Pelabuhan Belawan sebagai pelabuhan untuk arus barang domestik. Menjadikan dealer ini berada di lokasi strategis untuk menyediakan layanan penjualan dan purnajual kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi.

    Hal tersebut dilakukan untuk memenuhi potensi pasar yang cukup baik untuk kendaraan penumpang dan niaga ringan. Pembelian kendaraan penumpang Mitsubishi Motors dengan pangsa pasar pada Januari - November 2018 di Sumatera Utara meningkat sebesar 11,1 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

    PT Dipo Internasional Pahala Otomotif Krakatau - Medan diklaim telah mengaplikasikan konsep identitas visual terbaru dari Mitsubishi Motors, sebagai implementasi taglineglobal “Drive your Ambition”.

    Desain terbaru ini menggabungkan warna hitam, putih, dan abu-abu serta garis merah yang dinamis sebagai aksen. “Dynamic Slope” hadir sebagai elemen utama bangunan sebagai representasi image perusahaan yang tangguh dan dinamis. Melalui implementasi identitas visual terbaru ini, diharapkan dapat meningkatkan citra merek Mitsubishi Motors.

    Baca: Perkebunan Menjanjikan, Mitsubishi Buka Dealer Ke-230 di Medan

    Dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan penjualan, dealer Mitsubishi PT Dipo Internasional Pahala Otomotif - Krakatau dilengkapi dengan line-upkendaraan penumpang Mitsubishi Motors yang terdiri dari Mitsubishi Xpander, Mitsubishi Pajero Sport, Mitsubishi Outlander Sport, dan Mitsubishi Triton.

    Mitsubishi Xpander dan Mitsubishi Pajero Sport menjadi model andalan. Mitsubishi Xpander berhasil meraih pangsa pasar sebesar 29,5 persen di wilayah Sumatera Utara pada periode Januari-November 2018. Sedangkan Mitsubishi Pajero Sport berhasil meraih pangsa pasar sebesar 44,9 persen di Sumatera Utara pada periode Januari- November 2018, dan meningkat 4,9 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2017.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menurut WHO, Kanker Membunuh 8 Juta Orang Selama 2018

    Menurut WHO, kanker menjadi pembunuh nomor wahid. Penyakit yang disebabkan faktor genetis dan gaya hidup buruk itu membunuh 8 juta orang selama 2018.