Wrapping Stiker Bodi Mobil Jadi Warna Doff, Segini Biayanya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jeep Rubicon, Fullbody Wrap Blackdoff, di Simbah Cutting Sticker, Jalan Kolonel Sugiyono No 50A, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa 12 September 2017. TEMPO/GRANDY AJI

    Jeep Rubicon, Fullbody Wrap Blackdoff, di Simbah Cutting Sticker, Jalan Kolonel Sugiyono No 50A, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa 12 September 2017. TEMPO/GRANDY AJI

    TEMPO.CO, Jakarta - Yudi Sticker, spesialis stiker mobil di Pusat Aksesoris dan Sparepart Mobil di Mal Blok M menawarkan jasa wrapping atau stiker full bodi segala jenis mobil.

    Pemiliknya, Tomi mengatakan kami melayani wrapping full bodi, juga stiker hybrid dan smoke untuk lampu depan dan belakang, serta merapihkan plat nomor. 

    "Kadang kalau plat nomor bawaan catnya suka tidak rapih," ujarnya di Jakarta Minggu, 21 April 2019.

    Baca: Pasang Stiker Mobil dari Amerika Serikat, Ini Rincian Biayanya

    Menurutnya, kebanyakan yang wrapping adalah pengguna mobil baru. Tujuannya untuk melindungi cat, selain itu kalau mobilnya warna glossy minta dijadikan doff. Tapi tak menutup kemungkinan warna-warna lain, tergantung permintaan konsumen.

    Soal harga, wrapping untuk jenis mobil yang ukuran besar seperti Mitsubishi Pajero Sport, Toyota Kijang Innova dibanderol sekitar Rp 4,5 juta. Sedangkan mobil yang lebih kecil seperti Toyota Avanza atau Suzuki Ertiga seharga Rp 3,7 hingga 4 juta.

    "Bahan yang digunakan oracal, untuk ketahanan bisa 3 sampai 4 tahun. Setelah itu biasanya warna stiker jadi lebih pudar karena faktor cuaca dan usia," katanya. 

    Baca: Tren Warna Stiker Mobil 2018, Doff dan Glossy Mendominasi

    Jika stiker ingin dilepas, menurut dia selagi cat mobil masih asli itu aman, tapi kalau sudah pernah cat ulang biasanya pernisnya akan kebawa. "Stiker full bodi ini perawatannya mudah, hanya dilap sudah bersih, meskipun mobil jarang dicuci," kata Tomi.

     


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Skenario Satu Arah Pada Arus Mudik 2019 di Tol Jakarta - Cikampek

    Penerapan satu arah ini dilakukan untuk melancarkan arus lalu lintas mudik 2019 dengan memanfaatkan jalur A dan jalur B jalan Tol Jakarta - Cikampek.