Mudik Naik Bus ke Jawa dan Sumatera, Ini Daftar Harganya

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terminal bus AKAP Kampung Rambutan pada H-20 Lebaran 2019 masih lengang, Senin 13 Mei 2019. Di musim mudik lebaran tahun ini, Dinas Perhubungan DKI telah menyiapkan puluhan petugas. TEMPO/M. Halwi (Magang)

    Terminal bus AKAP Kampung Rambutan pada H-20 Lebaran 2019 masih lengang, Senin 13 Mei 2019. Di musim mudik lebaran tahun ini, Dinas Perhubungan DKI telah menyiapkan puluhan petugas. TEMPO/M. Halwi (Magang)

    TEMPO.CO, JakartaMudik 2019 tinggal menghitung minggu, salah satu moda transportasi favorit pemudik adalah menggunakan bus. Moda transportasi ini dipilih banyak pemudik karena akses Tol Trans Jawa dan Trans Sumatera dapat mempercepat waktu tempuh untuk sampai tujuan.

    Untuk itu, pemudik yang menggunakan transportasi ini juga harus tahu berapa harga tiket bus berdasarkan tanggal dan tujuan. Laman Facebook Bis Mania Community Korda Jakarta Raya termasuk yang rajin mengupdate harga tiket dari berbagai PO bus pada Selasa, 7 Mei 2019.

    Di laman itu, diinformasikan bahwa PO Murni Jaya tujuan Cilacap, Purwokerto, Wonosobo untuk pemesanan tiket tanggal 18 Mei dibanderol Rp 120 ribu, 19-21 Mei Rp 150 ribu, 22-24 Mei Rp 170 ribu, 25-27 Mei Rp 220 ribu, 28 Mei-4 Juni Rp 280 ribu, 5-6 Juni Rp 250 ribu, dan 7-8 Juni Rp 200 ribu.

    Sedangkan tujuan Purworejo, Yogyakarta, Klaten pemesanan tiket tanggal 18 Mei dihargai Rp 150 ribu, 19-21 Mei Rp 170 ribu, 22-24 Mei Rp 220 ribu, 25-27 Mei Rp 270 ribu, 28 Mei-4 Juni Rp 350 ribu, 5-6 Juni Rp 300 ribu, dan 7-8 Juni Rp 250 ribu.

    Baca juga: Mobil Bekas Toyota Calya Laris Menjelang Mudik 2019, Harganya

    PO Agramas dari Jabodetabek tujuan Semarang, Demak, Kudus, Pati, Juana, Tayu, Kayen Sukolilo tanggal pemesanan tiket per tanggal 18-19 Mei Rp 220 ribu (executive) dan Rp 200 ribu (VIP), untuk 20 -23 Mei Rp 240 ribu (executive) dan Rp 220 ribu (VIP), 24-26 Mei Rp 300 ribu (executive) dan Rp 280 ribu (VIP). 27-28 Mei Rp 375 ribu (executive) dan Rp 355 ribu (VIP), 29 Mei-6 Juni Rp 480 ribu (executive) dan Rp 460 ribu (VIP).

    Dhea Mutiasari, Bis Mania Asal Bogor menjelaskan bahwa bus kelas eksekutif dan VIP memiliki perbedaan yang terletak pada jumlah tempat duduk. “Kalau VIP jumlah tempat duduk mencapai sekitar 40 kursi, sedangkan eksekutif 34 kursi,” ujarnya saat dihubungi Tempo Rabu, 15 mei 2019.

    Ia juga mengatakan sudah sering menjajal fasilitas berbagai macam PO bus, mulai kelas VIP, executive hingga super executive. Untuk fasilitas, lanjut dia, tak banyak perbedaan yaitu tersedianya TV, leg rest, AC, toilet, audio dan video, bantal, selimut, snack, kupon makan. “Bahkan yang terbaru sudah ada port USB dan electric seat,” tuturnya.

    Adapun PO Haryanto tujuan Ngawi dan Madiun pemesanan tiket per tanggal 17-19 Mei Rp 220 ribu, 20-23 Mei Rp 250 ribu, 24-26 Mei Rp 330 ribu, 27-28 Mei Rp 410 ribu, dan 29 Mei-4 Juni Rp 510 ribu.

    PO Putera Mulya Sejahtera rute Jabodetabek-Pacitan pemesanan tiket per tanggal 17-19 Mei Rp 195 ribu, 20-23 Mei Rp 225 ribu, 24-25 Mei Rp 330 ribu, 26-28 Mei Rp 430 ribu, 29 Mei-4 Juni Rp 525 ribu, 5-9 Juni Rp 390 ribu.

    Baca juga: Istirahat di Dalam Mobil saat Mudik Dilarang, Kecuali

    Damri trayek Bogor-Bandar Lampung dibanderol Rp 370 ribu (Royal Class). Sedangkan Eksekutif Class Bogor-Bandar Lampung Rp 315 ribu, Bogor-Metro Rp 330 ribu. Keberangkatan mulai 26 Mei-16 Juni 2019.

    PO Bus NPM trayek Jakarta-Kalideres-Sumatera Barat tanggal 20-24 Mei Rp 475 ribu, 25 Mei-6 Juni Rp 650 ribu, 7-16 Juni Rp 475 ribu, 17 Juni dan seterusnya Rp 425 ribu. Lalu trayek Bandung-Bogor-Depok-Sumatera Barat tanggal 20-24 Mei Rp 500 ribu, 25 Mei-6 Juni Rp 675 ribu, 7-16 Juni Rp 500 ribu, 17 Juni dan seterusnya Rp 450 ribu.

    Dhea menambahkan, untuk pemesanan tiket bus mudik 2019 secara online bisa pesan lewat aplikasi Traveloka dan Redbus. “Biasanya ada promo berupa potongan Rp 10-20 ribu,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?