Pemesan Glory 560 Tinggi, DFSK Kewalahan Delivery ke Konsumen

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung IIMS 2019 penasaran dengan SUV baru DFSK Glory 560. 27 April 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    Pengunjung IIMS 2019 penasaran dengan SUV baru DFSK Glory 560. 27 April 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Produk Sport Utility Vehicle (SUV) dari produsen asal Cina, DFSK Glory 560, mengalami sedikit masalah dalam pengiriman ke konsumen. Bagi konsumen yang kepincut mobil tersebut juga harus bersabar.

    Mobil yang meluncur di pameran otomotif Indonesia International Motor Show atau IIMS 2019 pada April lalu itu berhasil mencatatkan penjualan sebanyak 1.300 unit.

    Baca juga: Ini Teknologi yang Tidak Dimiliki Pesaing DFSK Glory 560

    Namun sayangnya permintaan itu tidak seimbang dengan pengiriman unit ke jaringan penjualan. Berdasrkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), angka wholesales DFSK Glory 560 baru mencapai 160 unit, atau secara presentase baru mencakup 12 persen dari total angka pemesanan.

    Marketing General Manager PT Sokonindo Automobile, Permata Islam, beralasan waktu peluncuran Glory 560 berdekatan dengan Lebaran. Sehingga DFSK sedikit kewalahan dalam memenuhi permintaan.

    Pria yang akrab disapa Arta menjelaskan jangka waktu tunggu alias inden DFSK Glory 560 bisa sampai dua bulan. "Sebetulnya satu sampai dua bulan. Kami sampai saat ini masih terus memenuhi delivery atau pengiriman unit ke konsumen," ujarnya kepada wartawan di Serang, beberapa waktu lalu.

    Baca juga: IIMS 2019: Penjualan DFSK Glory 560 Nyaris Sundul Toyota Avanza

    Kendati demikian DFSK, kata Arta, akan mulai menggenjot pengiriman Glory 560 kepada konsumen mulai Juni. Namun untuk berapa angka pastinya pengiriman yang sudah dilakukan ia mengaku belum memegang angka pastinya.

    "Di Juni ini alhamdulillah pelan-pelan mulai kami penuhi, tapi angka pastinya nanti kami share," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.