Ini Teknologi yang Tidak Dimiliki Pesaing DFSK Glory 560

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Grand launching DFSK Glory 560 di IIMS 2019. 25 April 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    Grand launching DFSK Glory 560 di IIMS 2019. 25 April 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Sokonindo Automobile selaku agen pemegang merek Dongfeng Sokon (DFSK) di Indonesia meluncurkan SUV terbarunya DFSK Glory 560 di Indonesia International Motor Show 2019 atau IIMS 2019, 25 April 2019. Model ini ditawarkan dengan harga murah, mulai Rp 189 juta hingga Rp 239 juta (on the road DKI Jakarta).

    Meski murah, DFSK mengklaim dari sekian banyak fitur dalam Glory 560, ada fitur teknologi yang disematkan pada SUV buatan Cikande ini yang tidak dimiliki oleh para pesaingnya. Bahkan fitur teknologi itu disebut hanya digunakan pada mobil mewah.

    Salah satu fitur mewah yang ditawarkan oleh DFSK Glory 560 itu kata Product technology of Training Team PT Sokonindo Automobile, Sugiarto, adalah Electronic Parking Brake (EPB).

    "Di 560 yang dimiliki dan mungkin belum dimiliki kompetitor. Pertama adalah electronic parking brake, sangat sedikit digunakan atau masih digunakan di premium car," ujarnya kepada wartawan dalam acara Talkshow DFSK Glory di IIMS 2019, JiExpo Kemayoran, Senin 29 April 2019.

    Baca: IIMS 2019: DFSK Glory 560 Dipasarkan Mulai Rp 189 Juta

    Fitur selanjutnya yang menjadi andalan DFSK Glory 560 adalah penempatan layar display yang besar dan tinggi di dashboard. Hal tersebut diyakini dapat memberikan kenyamanan yang lebih baik, sehingga pengemudi tidak perlu mengalihkan perhatian dari jalan saat mengoperasikannya.

    "Kemudian floating display itu juga salah satu fitur yang kompetitor belum ada, lebih safety dengan penempatannya," tutur Sugiarto.

    Kelebihan lainnya yang juga masih jarang ditemui di segmen Glory 560 adalah penggunaan tambahan Turbo. DFSK menyebut masih ada kompetitor mereka yang belum menggunakan mesin Turbo, serta fitur premium seperti Electronic Stability Program (ESP) juga telah dibenamkan dalam Glory 560.

    "Kemudian turbo engine di beberapa kompetitor juga masih belum jadi fitur standar. Kemudian kami juga gunakan electronic stability program yang cuma di pakai di premium car," papar Sugiarto.

    Seluruh fitur canggih tersebut sudah ditanamkan di setiap varian DFSK Glory 560. Kecuali ESP yang tidak ada pada varian termurah Glory 560.

    Baca: DFSK Glory 560 dan Wuling Almaz Laris di IIMS 2019

    DFSK Glory 560 diplot sebagai mobil yang mengisi segmen SUV medium. Di kelas ini diisi produk populer seperti Honda HR-V (harga mulai Rp 284,5 juta) yang selama ini menguasai penjualan crossover kompak. Harga model ini juga beririsan dengan penghuni segmen Low MPV seperti Toyota Rush, Daihatsu Terios, dan Honda BR-V. Toyota Rush ditawarkan dengan harga termurah Rp 244,25 juta, Daihatsu Terios mulai Rp 202,3 juta, dan Honda BR-V mulai Rp 238 juta. 

    Mesin 1.5L Turbo pada DFSK Glory 560 juga digunakan oleh sesama produk asal Cina, Wuling Almaz, namun produk ini dipasarkan dengan harga di atas Rp 300 juta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anwar Usman dan 8 Hakim Sidang MK dalam Gugatan Kubu Prabowo

    Mahkamah Konstitusi telah menunjuk Anwar Usman beserta 8 orang hakim untuk menangani sengketa pemilihan presiden 2019.