Djogjantique Day: BMW R-25 Dijual Rp 160 Juta, BSA Rp 105 Juta

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Motor antik Matchless dan BMW R-25 yang dijual di ajang Djogjantique Day 2019 yang berlangsung 23-24 Agustus di halaman Stadion Mandala Krida Yogya. Tempo/Pribadi Wicaksono

    Motor antik Matchless dan BMW R-25 yang dijual di ajang Djogjantique Day 2019 yang berlangsung 23-24 Agustus di halaman Stadion Mandala Krida Yogya. Tempo/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, YogyakartaDjogjantique Day 2019 di halaman Stadion Mandala Krida Yogyakarta pada 23-24 Agustus 2019, tak hanya jadi ajang pamer deretan koleksi motor klasik dan unik. Pengunjung di ajang yang digagas Motor Antique Club Indonesia (MACI) Yogyakarta itu, juga bisa langsung bertransaksi atau membeli motor klasik yang dipajang.

    Untuk menandai mana koleksi yang dijual mana yang tidak, tak sulit. Sebab koleksi yang dijual akan ditandai dengan label 'For Sale' dan kadang disertakan harganya.

    Diantaranya di booth Theo Bigman, ada sejumlah motor antik dijual. Diantaranya BMW R-25 1960 yang dibanderol Rp 160 juta dan Matchless 1953 yang dibanderol Rp 115 juta. "Motor lengkap seluruh suratnya, pajak hidup, tinggal pakai," ujar sang pemilik Leonardus Meritheo alias Theo ditemui Tempo, Sabtu 24 Agustus 2019.

    Anggota klub Bikers Brotherhood 1%MC asal Cebongan Kabupaten Sleman itu juga menjual tipe trail rakitan yang dibangun dari Honda XR 400 seharga Rp 62 juta dan KTM 250 Rp 35 juta. "Untuk trail ini no paper (tanpa surat) karena bukan buat harian, tapi untuk hobi trabasan saja," ujarnya.

    Theo mengatakan terbuka jika ada pembeli yang menawar koleksi motornya. Dengan catatan, harga tawaran itu bisa pas dengan harapannya.

    Di sudut lain pengunjung bisa menemukan sederet motor antik yang dijual lengkap dengan banderol harganya. Misalnya seperti Baster Verke buatan Belanda yang catnya masih bagus dan enak dipandang seharga Rp 51 juta dengan surat lengkap.

    Motor antik Baster Verke asal Belanda dan Matchless 1954 yang dijual di ajang Djogjantique Day 2019 yang berlangsung 23-24 Agustus di halaman Stadion Mandala Krida Yogya. Tempo/Pribadi Wicaksono

    Juga, BSA 1952 seharga Rp 105 juga Matchless 1954 seharga Rp 110 juta yang kondisinya juga tampak terawat dengan surat lengkap. Bahkan seri klasik Honda rilisan 1968 juga ikut dijual dengan kondisi terawat baik seharga Rp 11,5 juta. Seluruh motor itu bebas nego harga.

    Bagi yang berminat dengan motor bonsai alias motor mini pun bisa mampir ke booth Motor Mini Jogja. Di sini sederet motor mini klasik keluaran 1970-1980 an yang dijual mulai harga Rp 15 juta hingga di atas Rp 30 juta. "Untuk motor mini yang masih terawat, sudah restorasi dan komponennya impor harganya bisa di atas Rp 30 juta," ujar Agung Bentoel, pegiat Motor Mini Jogja.

    Agung pun merujuk seperti seri seperti Honda Monkey, Gorilla dan Chalie. Ada juga Suzuki Landie hingga Fan-Fan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.