Jasa Towing Mobil saat Banjir Bertebaran, Awas Praktek Penipuan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jasa towing atau derek gendong bengkel resmi Honda. Sumber: Antara

    Jasa towing atau derek gendong bengkel resmi Honda. Sumber: Antara

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada saja yang memanfaatkan ketika sejumlah orang sedang dirundung masalah salah satunya saat banjir di Jakarta maupun sejumlah daerah lainnya. Rantina, 33 tahun, pemilik mobil yang terendam banjir di kawasan Cipinang, Jakarta Timur, mengaku ditipu oknum jasa towing mobil.

    "Sudah dua hari ini nyari towing itu susahnya minta ampun. Sekalinya dapat minta dibayar full lewat transfer, katanya supaya bisa diprioritaskan. Buktinya sampai hari ini enggak nongol," ujar mahasiswi di Jakarta itu.

    Untuk menghindari hal tersebut, pemilik mobil lebih memilih layanan bengkel resmi. Apalagi sejumlah bengkel resmi memberikan penawaran jasa towing gratis. Usahakan menghubungi nomor resmi dari layanan bengkel agar tidak dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk mengambil keuntungan.

    Jika bengkel resmi layanannya penuh, bisa merujuk ke bengkel langganan dan sudah terpercaya kemudian melakukan booking. Pemesanan antrean di bengkel reparasi menjadi hal terpenting agar memberikan kepastian bahwa mobil yang diantar sampai di tujuan yang tepat, sebab berpindah-pindah lokasi bengkel hanya akan menambah biaya jasa berkisar Rp450 ribu hingga Rp1 juta per tujuan. Sebaiknya dibayar saat sampai tujuan.

    Sebelum memesan Towing pastikan jika komponen elektrifikasi kendaraan anda tidak mengunci stir mobil atau keempat roda dalam keadaan lurus. Sebab sejumlah mobil dengan teknologi elektrifikasi yang modern akan mengunci stir secara otomatis saat terjadi pemadaman mesin.

    Bila roda dan strir mobil dalam kondisi terkunci bisa menyulitkan operator saat proses pemindahan kendaraan menggunakan mesin kabel sling menuju titik ke angkut. "Misalnya mobil Honda Jazz GK5 tahun 2016, kalau mesin mati, sistem elektrifikasi langsung mengunci pintu dan stir secara otomatis. Kalau posisi roda miring akan sulit dipindahkan ke towing," kata petugas MTS towing, Gilang.

    Selanjutnya, beberapa petugas jasa towing terpaksa menolak permintaan konsumennya saat mengetahui lokasi tujuan pengangkutan tidak aman bagi mobil derek. "Saya terpaksa batalkan, sebab pas dilihat titik jemputnya masih berlumpur, ini bisa bahaya buat derek saya," kata petugas dari Viva Towing Nardi.

    Salah satu operator dari Towing Service Perumnas 2 Bekasi mengaku rugi setelah satu unit Towing miliknya terperosok di parit saat akan menjemput konsumen di Pulo Permatasari, Bekasi. "Saat mau jemput rupanya genangan air masih tinggi. Towing saya terperosok sekarang di bengkel lagi dibetulin," katanya.

    Kemudian, jarak menjadi salah satu pertimbangan penjemputan mobil konsumen di tengah tingginya permintaan. "Semakin dekat jaraknya, semakin memudahkan kami dalam menentukan skala prioritas penjemputan," kata operator MTS Towing, Gilang. Selain jarak penjemputan, kata dia, titik angkut mobil hingga ke bengkel terdekat juga menjadi pertimbangan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.