Banjir dan Virus Corona Hambat Penjualan Mobil Premium

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Booth Mercedes-Benz di GIIAS 2018. 2 Agustus 2018. TEMPO/Wawan Priyanto

    Booth Mercedes-Benz di GIIAS 2018. 2 Agustus 2018. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Penurunan penjualan mobil empat pada Januari 2020 diprediksi akan membebani langkah pasar mobil premium sepanjang kuartal I/2020.

    Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penjualan dari pabrik ke dealer atau wholesales kendaraan roda empat pada Januari 2020 mencapai 79.983 unit, turun 2,6 persen dibandingkan Januari 2019. 

    Deputy Director Sales Operation & Product Management PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto mengatakan bahwa penurunan penjualan disebabkan oleh faktor eksternal, seperti banjir di Jabodetabek dan virus corona.

    "Untuk prediksi kuartal pertama tahun ini menurut saya kondisi market masih akan cukup berat," tuturnya saat dihubungi Bisnis, Senin, 17 Februari 2020. 

    Dia menambahkan, efek dari epidemik virus corona mulai terasa, sehingga sektor impor dan ekspor terpengaruh. Bisnis pariwisata yang melambat diklaim sangat memengaruhi pasar mobil premium. 

    "Kami melihat konsumen akan cenderung menunda pembelian sambil melihat perkembangan perekonomian lebih lanjut," ujar Kariyanto. 

    Sementara itu, Gaikindo menilai bahwa penurunan penjualan pada Januari 2020 disebabkan oleh pelambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sepanjang 2019, perekonomian tumbuh 5,02 pesen. 

    "Penurunan penjualan mobil mungkin disebabkan pertumbuhan ekonomi yang agak melambat juga, 5,02 persen,” kata Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.