Penjualan Mobil Kuartal I 2019 Turun 13 Persen, Nissan Bangkit

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Booth Honda di GIIAS 2018. 3 Agustus 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    Booth Honda di GIIAS 2018. 3 Agustus 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, JakartaPenjualan mobil di Indonesia pada Januari-Maret atau kuartal I 2019 turun 13 persen menjadi 253.863 unit dibanding periode sama tahun lalu 292.031 unit secara wholesales (pabrik ke dealer), menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

    Toyota menjadi pemimpin penjualan dengan angka 77.266 unit pada kuartal pertama 2019, kendati angka itu turun sekira tujuh persen dari pencapaian tahun lalu sebesar 84.494 unit.

    Baca: Maret 2019 Penjualan Mobil Honda Capai 15.179 Unit

    "Turun sekitar tujuh persen," kata Executive General Manager Toyota Astra Motor Fransiscus Soerjopranoto di Jakarta, Senin, 15 April 2019. "Kami ditopang dengan Avanza dan Rush...Jangan lupa, Camry baru juga membantu walau kontribusinya kecil."

    Daihatsu menjual 50.699 unit kendaraan pada kuartal pertama, turun sedikit dari tahun lalu pada periode yang sama sebesar 51.607 unit. Sedangkan Mitusbishi berada di posisi tiga sebanyak 35.580 unit, turun dari 41.331 unit pada tahun lalu.

    Baca: Penjualan Mobil Awal 2019 Merosot Dibanding 2018, Isuzu Naik

    Honda menjual 28.845 unit dari 36.258 mobil pada kuartal pertama tahun lalu, adapun Suzuki di urutan lima dengan 22.869 unit, dari 32.355 kendaraan pada 2018.

    Merek Cina, Wuling, berada di urutan 10 dengan 2.753 unit, dan DFSK sebanyak 431 unit di peringkat 16, menurut data Gaikindo.

    Nissan bangkit dengan penjualan mobil (wholesales) sebanyak 3.172 unit pada Maret 2019. Sumbangan terbesar berasal dari All New Nissan Livina yang merupakan kembaran Mitsubishi Xapnder. Januari-Maret 2019 Nissan berhasil memasarkan 3.902 unit (wholesales). 

    Penjualan Wholesales

    Penjualan Wholesales Januari - Maret 2019


    Penjualan Retail

    Penjualan Retail Januari - Maret 2019
    Antara



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Diduga Ada Enam Perkara Di Balik Teror Terhadap Novel Baswedan

    Tim gabungan kepolisian menyebutkan enam perkara yang ditengarai menjadi motif teror terhadap Penyidik KPK Novel Baswedan.