Kreatif, VW Beetle Mungil Diubah Menjadi Camper Van

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • VW Beetle (Barcroft Cars via YouTube)

    VW Beetle (Barcroft Cars via YouTube)

    TEMPO.CO, Jakarta - Recreational Vehicle (RV) atau mobil rumah selalu identik dengan kendaraan dengan bodi bongsor. Lantas bagaimana jika RV atau Camper Van ini dibangun dari sebuah VW Beetle berukuran mini?

    Meski bukan hal baru, tapi VW Beetle yang mungil tetap asing di telinga sebagai sebuah Camper Van. Bagi perusahaan RV California ini kembali melakukan modifikasi yang menghasilkan VW Super Bugger.

    Seperti dilansir dari motor1.com, VW Super Bugger ini disebut sebagai perpaduan model setengah kemping dan setengah bug. Keaslian VW bisa diliat melalui dua komponen, yaitu roda dan wiper kaca depan. Namun RV California tidak memasang kedua komponen tersebut ke Super Bugger karena terbentur aturan.

    Simak videonya di akun YouTube Barcroft Cars

    Sementara di bagian interior VW terdapat dashboard dan roda kemudi ala kemping. Dilengkapi mesin 1.6L 4 silinder yang mampu menghasilkan 60 hp. Mesin ringan ini dipasukan dengan gearbox manual 4-percepatan.

    Meski bertenaga kecil, VW kemping modifikasi ini memiliki banyak hal menarik untuk dilihat. Seperti tempat duduk untuk empat orang, westafel kecil, kompor dua mata, dan meja makan. Selain sebagai tempat makan, komponen ini bisa dialih-fungsikan menjadi tempat tidur untuk dua orang.

    Adapun kekurangan VW Super Bugger mungkin terletak pada toilet yang tidak tersedia. Namun perlu diketahui, bahwa RV ini masih menggunakan sasis dan mesin asli alias standar.

    Hmm, kalau VW Beetle bisa menjadi Camper Van. Maka bukan tidak mungkin mobil ikonik yang sudah resmi dihentikan produksinya ini akan hadir sebagai crossover tujuh kursi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.