Produksi Suzuki Indonesia Belum Terganggu Wabah Corona

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana di pabrik Suzuki Cikarang dengan latar belakang robot canggih. Total terdapat 217 robot untuk memproduksi mobil, mesin, dan transmisi. Meski didominasi robot, pabrik ini menyerap 1.290 pekerja. 19 Februari 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    Suasana di pabrik Suzuki Cikarang dengan latar belakang robot canggih. Total terdapat 217 robot untuk memproduksi mobil, mesin, dan transmisi. Meski didominasi robot, pabrik ini menyerap 1.290 pekerja. 19 Februari 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengaku fasilitas produksinya masih berjalan normal hingga hari ini kendati penyebaran virus corona atau COVID-19 dinilai dapat menganggu kinerja industri otomotif nasional.

    SIS pun telah menerapkan sejumlah protokol guna menjamin pekerjanya agar terlindungi dari wabah tersebut.

    Donny Saputra, 4W Marketing Director PT SIS mengatakan meski tetap berproduksi pihaknya tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan karyawannya. Namun, Donny tidak menjelaskan secara rinci apakah pihaknya melakukan pengurangan kapasitas produksi.

    "Sampai saat ini kegiatan produksi di pabrik masih berjalan. Tapi kesehatan dan keselamatan karyawan menjadi prioritas bagi Suzuki. Untuk itu, kami memberlakukan protokol yang ketat untuk semua aktivitas karyawan di lingkungan kerja sebagai upaya meminimalisir penyebaran virus," kata Donny kepada Bisnis, Minggu, 29 Maret 2020. 

    Donny menjelaskan banyak model mobil Suzuki yang diproduksi di Indonesia, salah satunya adalah Ertiga. Dia pun berharap tidak ada penurunan produksi ke depannya.

    Dia pun mengaku sudah menyiapkan stok produksi mobil untuk penjualan bulan depan. Dia berharap Suzuki dapat terus memenuhi kebutuhan pasar.

    "Meski begitu, kami terus berkoordinasi dengan pemerintah dan asosiasi mengenai segala kemungkinan yang akan terjadi dan langkah antisipasinya," ucapnya.

    Sementara itu, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) sudah mengurangi skala produksinya hingga 50 persen sejak minggu lalu.

    Direktur Administrasi, Korporasi dan Hubungan Eksternal TMMIN Bob Azzam mengatakan pihaknya juga sudah mengurangi aktivitas di bagian kantor untuk mencegah penyebaran virus corona.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTUN: Blokir Internet di Papua dan Papua Barat Melanggar Hukum

    PTUN umumkan hasil sidang perihal blokir internet di Papua dan Papua Barat pada akhir 2019. Menteri Kominfo dan Presiden dinyatakan melanggar hukum.