Lihat 3 Motor Royal Enfield Modifikasi Buatan Anak +62

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gerai baru Royal Enfield di Jalan Iskandar Muda, Pondok Indah, Jakarta Selatan

    Gerai baru Royal Enfield di Jalan Iskandar Muda, Pondok Indah, Jakarta Selatan

    TEMPO.CO, Jakarta - Desain motor-motor Royal Enfield yang sederhana disebut memungkinkan para ahli modifikasi +62 atau asal Indonesia bisa berkreasi lebih bebas.

    Lewat program Royal Enfield Custom sejumlah motor modifikasi dari seluruh dunia berhasil menyita perhatian publik.

    "Royal Enfield di berbagai market telah menjadi pilihan modifikasi bagi para builder. Di Indonesia ada 3 hasil kustom menarik, dari Smoked Garage, Thrive Custom, dan Krom Works Custom," ujar Business Head APAC Royal Enfield, Vimal Sumbly, dalam siaran pers pada Rabu, 5 Agustus 2020.

    Berikut ketiga motor Royal Enfield hasil modifikasi tersebut:

    1. SG 411 (Smoked Garaged)
    Sepeda motor model spot Royal Enfield Himalayan SG 411. FOTO: Royal Enfield/Istimewa

    Motor ini dibangun oleh Smoked Garage dengan menggunakan basis RE Himalayan. Motor ini dirombak habis menjadi tunggangan bergaya Street Tracker. Nyaris semua bagian sudah diubah, kecuali mesin.

    Desainnya sangat futuristik, Tempo pernah melihat langsung motor ini di Main Dealer RE di Pondok Indah beberapa waktu lalu. Ubahan pada shockbreaker belakang tampak jauh berbeda dari model aslinya.

    "Evolusi pada SG 411 ini melibatkan perubahan besar pada sistem suspensi, swing arm belakang, dan lampu utama. Motor touring atau petualang Himalayan secara mengejutkan bisa berubah drastis," ujar Niko dari Smoked Garage.

    Sentuhan macho pada motor ini makin komplit dengan perpaduan warna hijau zaitun, hitam, dan oranye di beberapa sisi. Motor ini diklaim mampu melibas jalan on road dan off road dengan sama baiknya.

    2. T30 (Krom Works)
    Motor Royal Enfield T30 hasil modifikator Indonesia, KromWorks. FOTO: Royal Enfield/Istimewa

    Motor yang dilabeli The 30 ini menggunakan Royal Enfield Continental GT. Oleh KromWorks berhasil diubah menjadi tunggangan bergaya Cafe Racer.

    Pemasangan suspensi upside down di depan yang dipadukan rem cakram ganda membuat motor klasik ini tampak seperti motor balap modern.

    Layaknya cafe racer, Continental GT ini dipasangi fairing baja galvanis, desainnya disebut mewakili cafer racer tahun 60-an.

    The 30 adalah wujud Great Concept meets Great Bike. Tantangan besar saya adalah bagaimana menyeimbangkan semua tampilan, fungsi, dan keamanan,"ujar Andika dari KromWorks.

    3. TXX ( Thrive Motorcycle)
    Royal Enfield TXX Interceptor yang dimodifikasi Thrive Motorcycle. Royal Enfield/Istimewa

    Thrive Custom menggunakan Royal Enfield Interceptor 650 untuk membangun motor sport naked.

    Motor modifikasi ini menggunakan garpu Ceriani yang dipadu pelek 17 inci plus ban balap memberikan kesan yang sangat sporty.

    Ubahan menonjol juga tampak pada tangki, di mana Thrive Custom menggunakan tangki kustom berbahan aluminium berkelir hijau-emas. Motor ini pertama kali mejeng di ajang Kustomfest 2018.

    "RE sangat identik dengan DNA klasik, namun kami berhasil membuktikan bahwa motor RE ramah bagi para builder dengan memberik kami ruang untuk dijelajahi. Pengerjaan bodywork yang kami lakukan mengisi posisi signifikan pada motor ini," ujar Erlangga dari Thrive Motorcycle.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPU Tetapkan Aturan Baru Perihal Kampanye Pilkada Serentak 2020

    Pilkada Serentak 2020 tetap dilaksanakan pada 9 September pada tahun yang sama. Untuk menghadapi Covid-19, KPU tetapkan aturan terkait kampanye.