10 Tahun Nissan LEAF, Penjualan Tembus 500 Ribu Unit

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Maria Janses dari Norwegia tercatat menjadi pemilik mobil listrik Nissan Leaf ke-500 ribu. 9 September 2020. (Nissan)

    Maria Janses dari Norwegia tercatat menjadi pemilik mobil listrik Nissan Leaf ke-500 ribu. 9 September 2020. (Nissan)

    TEMPO.CO, JakartaNissan LEAF merayakan 10 tahun penjualan pada 3 Desember 2020. Selama periode itu, total penjualan mobil listrik Nissan secara global mencapai 500 ribu unit.

    “Dalam menandai pencapaian ini, pertama-tama kami ingin menyampaikan penghargaan kami kepada semua pelanggan yang telah mengikuti perjalanan yang menggetarkan ini bersama kami,” kata Presiden dan CEO Nissan Makoto Uchida, dalam keterangan resmi, 3 Desember 2020.


    "Dengan beralih ke mobilitas listrik, pelanggan di seluruh dunia telah membawa kita semua lebih dekat ke masyarakat yang lebih berkelanjutan dan tangguh."

    Nissan LEAF diproduksi di Jepang, Amerika Serikat, dan Inggris. Mobil tanpa emisi dijual di 59 pasar di seluruh dunia. Untuk Indonesia, Nissan berencana memasarkannya pada pertengahan tahun depan.


    Nissan LEAF telah berevolusi dari mobil komuter untuk perkotaan menjadi mobil serbaguna dengan daya jelajah yang semakin bertambah. 

    Di luar mobilitas, mobil listrik ini telah berkontribusi kepada masyarakat dengan membantu memberi daya pada rumah dan bisnis serta menyediakan listrik darurat (genset darurat) selama bencana alam.

    Mobil konsep Nissan RE-LEAF yang dapat difungsikan sebagai pembangkit listrik darurat di daerah bencana. Mobil ini dibangun dari basis Nissan LEAF. (Nissan)

    Di samping kendaraan powertrain listrik Nissan lainnya, LEAF terus menunjukkan jalan menuju masyarakat tanpa emisi yang berkelanjutan, tangguh, dan tanpa emisi. 

    Nissan memperkirakan bahwa pemilik LEAF telah mengemudikan mobil mereka sekitar 16 miliar kilometer (sekitar 10 miliar mil) secara kumulatif, di seluruh dunia, mencegah lebih dari 2,5 miliar kilogram emisi CO2 memasuki atmosfer.

    Konsumen masa kini juga berharap mobil listrik membuat keseharian mereka semakin menyenangkan. Nissan sedang mengembangkan jajaran mobil dan teknologi berlistrik canggih yang terus bertambah untuk memenuhi berbagai kebutuhan konsumen.

    Mobil konsep Nissan Ariya di Tokyo Motor Show, Jepang, 23 Oktober 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    Pada Juli tahun ini, Nissan meluncurkan crossover listrik Nissan Ariya. Ariya mewujudkan kekuatan Nissan dalam pengembangan kendaraan listrik dan menampilkan teknologi dan desain Nissan Intelligent Mobility terbaru.

    Ariya adalah model kunci dalam rencana transformasi Nissan NEXT perusahaan, di mana Nissan berencana untuk menjual 1 juta kendaraan listrik setiap tahun pada tahun 2023, termasuk EV dan kendaraan dengan powertrain listrik e-POWER.

    “Nissan tidak dapat mencapai pencapaian ini tanpa kontribusi besar selama 10 tahun ini dari karyawan kami yang berdedikasi di seluruh dunia, dan dari pemasok serta dealer,” kata Uchida.

    “Bersama-sama, kami bekerja untuk memperluas opsi untuk kendaraan listrik dan adopsi kendaraan berlistrik sehingga lebih banyak orang dapat menikmati manfaat mengemudi elektrik.”


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Tips Agar Lebih Mudah Bangun Sahur Selama Ramadan

    Salah satu tantangan selama puasa Ramadan adalah bangun dini hari untuk makan sahur.