Aplikasi SIM Online Polri Dapat Rating 2.1, Pengguna Keluhkan Tidak Bisa Login

Reporter

Aplikasi Digital Korlantas Polri

TEMPO.CO, Jakarta - Korps Lalu Lintas atau Korlantas Polri telah meluncurkan aplikasi untuk pelayanan Surat Izin Mengemudi atau SIM online, yang dapat dimanfaatkan untuk perpanjangan dan pembuatan SIM baru, baik SIM A maupun SIM C.

Aplikasi tersebut diluncurkan pada Selasa, 13 April 2021 dan diberi nama SINAR, akronim dari SIM Presisi Nasional yang dapat di pasang pada perangkat android atau Ios.

Namun jangan sampai salah unduh, sebab calon pengguna tidak akan menemukan aplikasi SINAR di dalam pasar aplikasi seperti Play Store maupun App store. Aplikasi ini hanya akan ditemukan di dalam aplikasi Digital Korlantas Polri.

Digital Korlantas Polri sendiri merupakan aplikasi milik Korlantas Polri yang tersedia di Play Store dan App Store dan dapat dimanfaatkan untuk mengakses layanan dari Korlantas Polri secara daring, termasuk layanan aplikasi SIM Presisi Nasional.

Cari aplikasi Digital Korlantas Polri di Play Store maupun App Store dengan keyword nama aplikasi tersebut, pengguna dapat dengan mudah menemukan aplikasi ini sebab biasanya muncul direkomendasi paling atas dengan ikon aplikasi menggunakan logo Korlantas Polri warna biru tersebut.

Aplikasi yang baru diluncurkan ini telah mendapatkan rating dari 2 ribu lebih pengguna, dengan tingkat nilai rating 2.1 bintang pada Kamis, 15 April 2021. Rendahnya nilai rating tersebut disebabkan aplikasi yang belum optimal saat digunakan, rata-rata pengguna yang memberikan nilai bintang 1 mengaku tidak dapat melakukan log in.

Upaya gagal login tersebut karena masih terdapat banyak bug, seperti saat memasukkan nomor yang digunakan untuk mendaftar, kode OTP dari aplikasi tidak dikirim. Kasus lain, saat menginformasi kata sandi, muncul notifikasi yang menjelaskan bahwa terjadi kesalahan. Kegagalan juga disebabkan oleh aplikasi yang tiba-tiba muncul pemberitahuan bahwa waktu habis atau time out.

Salah satu pengguna atas nama Kenny Setiawan dalam komentarnya di kolom review mengungkapkan kekesalannya, pengguna ini menilai aplikasi yang diluncurkan pihak Korlantas Polri ini belum siap diluncurkan. Kenny Setiawan juga membeberkan sejumlah masalah yang dialaminya saat log in ke aplikasi Digital Korlantas Polri, di antaranya kode One Time Password atau OTP tidak masuk, selain itu verifikasi wajah yang tidak boleh mengenakan kacamata juga menyusahkan, sebab pihaknya mengaku bermata minus sehingga kesulitan membaca instruksi.

“Aplikasi payah, dikritik ga usah baper ya! OTP ga bisa masuk, verifikasi wajah tidak boleh menggunakan kacamata? Lah pikir ae mas, mata saya minus, gimana mau baca instruksi yang ada??? Bikin dong yang user friendly tampilannya. Sesudah verifikasi wajah ga ada tombol apapun, udah canggihnya Cuma sampe itu aja. Tolong dong developer nya serius, kalau baru 10% jadi ga usah rilis. Masa instansi negara kalah dengan swasta,” tulis review pengguna tersebut.

Pengguna lain, atas nama Efendi Jap memberikan penilaian bintang 1 lantaran menurutnya aplikasi Digital Korlantas Polri ini tidak sesuai dengan tujuan awal aplikasi dibuat, yakni untuk memperpanjang SIM dari rumah. Kekecewaannya itu disebabkan adanya proses yang mengharuskan bertemu dokter secara fisik. Pengguna yang tinggal di area Tangerang ini mengaku di wilayah tersebut tidak tersedia pilihan dokter dan yang ada hanya di Jakarta Barat.

“Ada proses harus ketemu dokter secara fisik dimana pilihan dokter di area tangsel dan tangerang tdk tersedia (hanya ada dijakbar) dan hrs test psikologi lagi via aplikasi . Seharusnya aplikasi ini simple seperti tujuannya yaitu perpanjang sim dari rumah,” tulis Efendi Jap.

Berbeda dengan dua pengguna sebelumnya, pengguna atas nama Esther Limas memberikan nilai bintang 5 untuk aplikasi ini, meski di awal-awal pihaknya mengaku sempat mengalami proses bermasalah dan sedikit lambat, namun setelah mencoba beberapa kali, aplikasi tersebut menurutnya telah mengalami perbaikan sistem. Selain masalah login, masalah e-rikkes yang awalnya hanya ada satu dokter yang tersedia, kini telah ada opsi AI dokter.

“Diawal proses bermasalah dan agak lambat, namun setelah dicoba beberapa kali terlihat ada perbaikan sistem. Awal juga proses e-rikkes ada masalah karena hanya ada 1 dokter tersedia. Hari ketiga sudah ada Al dokter tersedia. Dan proses lain berjalan lancar. Proses pembayaran menggunakan mobile banking BCA pun lancar. Sekarang tinggal menunggu Sim dikirim PT Pos indonesia. Semoga lancar deh sisanya. Maju terus Korlantas POLRI. Terima kasih untuk inovasi yang sudah diupayakan,” tulis pengguna tersebut pada Kamis, 15 April 2021.

Sementara itu pihak Korlantas Polri sendiri juga telah merespons sejumlah keluhan yang dialami pengguna, pihaknya meminta maaf atas ketidaknyamanan tersebut, dan menyarankan pengguna yang terkendala login untuk mengirimkan email ke Korlantas Polri. Selain itu pihak Korlantas Polri juga akan berupaya meningkatkan kualitas aplikasi tersebut.

“Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Silahkan dicoba kembali, apabila masih ada masalah ketika masuk ke aplikasi mohon mengirimkan email ke info@digitalkorlantas.id agar kami dapat membantu menyelesaikan isu yang Anda alami. Kami akan meningkatkan kualitas aplikasi ini. Terima kasih,” tulis pihak Korlantas Polri membalas salah satu keluhan pengguna di kolom review.

HENDRIK KHOIRUL MUHID

Baca juga: Bukan SINAR, Aplikasi SIM Online dari Polri Namanya Digital Korlantas Polri






Empat Polisi Bekas Bawahan Ferdy Sambo Wajib Jalani Pembinaan Mental

19 jam lalu

Empat Polisi Bekas Bawahan Ferdy Sambo Wajib Jalani Pembinaan Mental

Empat polisi bekas bawahan Irjen Ferdy Sambo diwajibkan menjalani pembinaan mental kepribadian, keagamaan dan pengetahuan profesi selama satu bulan


SIM Motor Listrik Beda dengan Motor Biasa, SIM Mobil Listrik Gimana?

1 hari lalu

SIM Motor Listrik Beda dengan Motor Biasa, SIM Mobil Listrik Gimana?

Untuk pengendara sepeda motor listrik, minimal harus memiliki SIM CI untuk bisa mengendarai motor listrik di jalan.


Hasil Sidang Etik Iptu Hardista, Dihukum Demosi Selama Satu Tahun

1 hari lalu

Hasil Sidang Etik Iptu Hardista, Dihukum Demosi Selama Satu Tahun

Pada sidang etik yang dilaksanakan 22 September lalu, Iptu Hardista terbukti bersalah dan mendapat hukuman demosi selama 1 tahun.


Giliran Data Polri Bocor? Pakar Siber: Data Indonesia sedang Seksi

1 hari lalu

Giliran Data Polri Bocor? Pakar Siber: Data Indonesia sedang Seksi

Data jutaan anggota Polri bocor juga pernah terjadi November tahun lalu oleh hacker mengaku dari Brasil.


Peretas Meki Unggah Kebocoran 26 Juta Data Polri, Divisi Humas: Data Usang

1 hari lalu

Peretas Meki Unggah Kebocoran 26 Juta Data Polri, Divisi Humas: Data Usang

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan, data yang dibocorkan oleh peretas itu adalah data usang.


Dugaan Jaringan TPPO Terhubung Konsorsium 303, Begini Tanggapan Polri

2 hari lalu

Dugaan Jaringan TPPO Terhubung Konsorsium 303, Begini Tanggapan Polri

Anis Hidayah menyatakan WNI yang menjadi korban perdagangan orang di Kamboja diduga ada yang terhubung dengan Konsorsium 303 Ferdy Sambo


Siang Ini Iptu Hardista Jalani Sidang Etik Dugaan Tak Profesional di Kasus Brigadir J

2 hari lalu

Siang Ini Iptu Hardista Jalani Sidang Etik Dugaan Tak Profesional di Kasus Brigadir J

Mantan anggota Divpropam Polri Iptu Hardista Pramana Tampubolon hari ini jalani sidang etik dugaan ketidakprofesionalan dalam perkara Brigadir J.


Profil Robert Priantono Bonosusatya yang Disebut Meminjamkan Jet Pribadi ke Brigjen Hendra Kurniawan

3 hari lalu

Profil Robert Priantono Bonosusatya yang Disebut Meminjamkan Jet Pribadi ke Brigjen Hendra Kurniawan

Robert Priantono Bonosusatya bukan nama baru di kalangan petinggi Polri. Namanya disebut dalam kasus rekening gendut Budi Gunawan dan proyek Korlantas


Amankan Presidensi G20, Polri Mengacu Prosedur Pengamanan Internasional

3 hari lalu

Amankan Presidensi G20, Polri Mengacu Prosedur Pengamanan Internasional

Mabes Polri saat berupaya maksimal mengamankan kegiatan Presidensi G20 di Bali pada 7-17 November 2022.


Mahfud Md Dorong Polri Lakukan Reformasi Kultural

3 hari lalu

Mahfud Md Dorong Polri Lakukan Reformasi Kultural

Mahfud Md mengatakan reformasi kultural di kepolisian berjalan stagnan, bahkan mengalami kemunduran.