Sebelum Kredit Mobil, Pahami Dulu Sistem Kredit Kendaraan Bermotor ini

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah model mobil Toyota yang mendapat diskon pajak relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) mobil berlaku pada 1 Maret 2021. Setelah PPnBM nol persen, harga Toyota Avanza 1.3 E STD M/T sebesar Rp 187.600.000 yang memiliki selisih Rp 12.600.000 dibanding harga sebelumnya. Selain relaksasi PPnBM sejumlah dealer Toyota memberikan cashback yang nilainya Rp 5 juta hingga Rp 10 juta. Foto : Toyota

    Sejumlah model mobil Toyota yang mendapat diskon pajak relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) mobil berlaku pada 1 Maret 2021. Setelah PPnBM nol persen, harga Toyota Avanza 1.3 E STD M/T sebesar Rp 187.600.000 yang memiliki selisih Rp 12.600.000 dibanding harga sebelumnya. Selain relaksasi PPnBM sejumlah dealer Toyota memberikan cashback yang nilainya Rp 5 juta hingga Rp 10 juta. Foto : Toyota

    TEMPO.CO, Jakarta - Kredit kendaraan bermotor semakin lumrah dilakukan saat ini. Hal ini dikarenakan kebutuhan akan transportasi menjadi hal yang paling diutamakan di dunia yang semakin cepat ini. Maraknya sistem kredit disebabkan angka pembelian kendaraan semakin meningkat.

    Melalui sistem kredit, memudahkan masyarakat untuk mendapatkan kendaraan yang diinginkan sesuai dengan kantong. Lebih lanjut, dengan adanya sistem kredit konsumen akan mengatur anggaran bulanan agar lebih ringan.

    Walaupun gampang melakukan proses kredit dalam membeli kendaraan bermotor, namun konsumen perlu memperhatikan berbagai macam aspek agar tidak terjadi resiko gagal bayar. Hal-hal yang perlu diperhatikan mulai dari jumlah angsuran hingga jangka waktu yang akan diambil.

    Dalam melakukan kredit, penting untuk mempertimbangkan jumlah angsuran kendaraan yang akan diambil. Sesuaikan dana dengan barang yang akan diambil agar tidak mencari uang tambahan ketika melunasi uang muka atau DP (Down Payment).

    Apabila dana belum cukup untuk mengambil kendaraan yang diinginkan, sebaiknya tunda dulu Hasrat tersebut. Apabila memaksakan untuk mengambil kendaran dalam keadaan finansial yang belum siap, bisa menyebabkan resiko di tengah jalan.

    Setelah itu pastikan kesiapan diri untuk menggunakan sistem kredit mobil dalam pembayaran kendaraaan bermotor. Hal ini dikarenakan, lama waktu yang disediakan untuk melunasi cicilan berkisar 12 bulan hingga 24 bulan atau lebih. Pembeli harus siap menahan beban selama beberapa waktu untuk mengenyampingkan kebutuhan-kebutuhan sekunder lainnya.

    Setelah siap dengan berbagai macam risiko dan finansial, maka langkah yang perlu diperhatikan selanjutnya yaitu, memilih dealer yang sudah terpercaya, kualitas bagus, dan cukup terkenal. Tidak bisa dimungkiri, penipuan ketika pembelian kendaraan bermotor bisa terjadi dimanapun dan kapanpun.

    Langkah selanjutnya yaitu, memperhatikan segala macam persyaratan kredit yang diajukan oleh dealer dan memahami sistem kredit dan denda yang diberlakukan. Hal ini berguna untuk mendapatkan informasi dan pemahaman mengenai kredit mobil dari dealer, serta dapat mengatur waktu untuk membayar anggaran bulanan yang sudah disepakati dalam kredit.

    Yang terakhir adalah memilih jangka waktu yang tepat dalam melakukan sistem kredit kendaraan bermotor. Hal ini perlu diperhatikan agar rencana-rencana yang sudah dirancang sebelumnya tidak mendapat gangguan.

    GERIN RIO PRANATA

    Baca: Pandemi, Bos BCA Cerita KPR dan Kredit Mobil Jeblok Hingga Kurang dari Separuh


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.