Royal Enfield Himalayan Dakar Rally Tampil di IIMS Hybrid 2021

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Royal Enfield Himalayan kustom bergaya Dakar Rally di IIMS Hybrid 2021. (Royal Enfield)

    Royal Enfield Himalayan kustom bergaya Dakar Rally di IIMS Hybrid 2021. (Royal Enfield)

    TEMPO.CO, JakartaRoyal Enfield Himalayan kustom tampil memukau pengunjung pameran otomotif Indonesian International Motor Show Hybrid 2021 atau IIMS Hybrid 2021 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, 15-25 April 2021.

    Motor modifikasi itu merupakan hasil kolaborasi antara Thrive Motorcycles bersama Den Dimas. Keduanya menggunakan teknik 3D-printing dalam pengerjaannya. Teknik baru ini dapat menjadi inspirasi baru bagi para custom builder yang ingin mengeksplorasi ide-ide kreatifnya.

    Proyek ini berawal dari inisiatif Den Dimas untuk mendekati Thrive, untuk memodifikasi beberapa bagian dari Royal Enfield Himalayan tahun 2019 miliknya - tanpa perlu melakukan potongan rangka.

    Thrive mengusulkan ide out-of-the-box, yakni menggunakan elemen yang dicetak menggunakan 3D-printer sebagai cetakan utama, sehingga tidak perlu membentuk dan membengkokkan lembaran logam.

    Den Dimas setuju dengan ide duplikasi, di mana cetakan ini dapat dibuat berkali-kali untuk pengendara lain yang menginginkan penampilan motor berbeda - tanpa usaha atau waktu lama.

    Royal Enfield Himalayan kustom bergaya Dakar Rally di IIMS Hybrid 2021. (Royal Enfield)

    Barata Dwiputra (Design & Fabrication), Co-founder Thrive Motorcycle, mengatakan bahwa dalam proses modifikasi hal pertama yang dilakukan adalah melepas panel samping asli dan spakbor belakang untuk melihat dengan jelas anatomi kerangka asli dan memindainya ke kanvas digital.

    "Kami lalu memasukkan sentuhan desain Dakar Rally untuk sepeda motor Den Dimas, karena kami yakin ini menjadi kombinasi sempurna dengan rangka pabrikan Royal Enfield. Setelah itu, kami mencetak panel depan baru dan menggabungkan panel bodi samping dengan spakbor belakang sebagai satu kesatuan,” kata Barata dalam keterangan resmi, Sabtu, 17 April 2021. 

    Ketika hasil cetakan 3D dirasa sudah memenuhi harapan, Thrive Motorcycles menambahkan fiber glass ke seluruh cetakan untuk bodi Royal Enfield Himalayan yang baru.

    Thrive juga menambahkan motor Den Dimas dengan elemen lain, seperti lampu sein THRV terbaru, Footpegs THRV Odipus Mk 2, Stang Aluminium THRV Scrambler 7/8, Knalpot Stainless Kustom THRV, Sistem Kunci Kursi Cetak 3D, Brace Headlight 3D Printed, Tail tidy, Undertail Cover, dan Passenger Footstep Cover.

    “Saya sangat tertarik untuk memodifikasi Royal Enfield Himalayan saya, karena saya belum pernah melakukan kustomisasi menggunakan sepeda motor yang memiliki akar British dan jiwa India. Himalayan adalah kanvas yang sempurna untuk proyek ini karena sepeda motor ini punya jiwa petualang yang kuat, sangat tangguh untuk semua medan, namun tetap memiliki sentuhan klasik ikonik yang tidak dimiliki sepeda motor adventure lain,” ujar Den Dimas.

    Tema besar yang dibawa Thrive dalam sepeda motor kustom ini terinspirasi oleh Porsche 911 RS - mobil edisi khusus yang dirancang oleh Porsche untuk Rothmans Rally Team untuk berlomba di musim 1984.

    Skema warnanya sungguh menarik perhatian dan Thrive mengaplikasikan kombinasi warna tersebut pada motor Den Dimas untuk meningkatkan atmosfer Rally. Nama custom-build ini, GT14 “Gemini T14”, juga memiliki tujuan yang sama dengan skema warna, artinya sepeda motor ini dapat beradaptasi dengan berbagai kondisi jalan dan mudah bergaul dengan orang baru. 

    Sebelum ini, Thrive Motorcycles bekerja sama dengan Royal Enfield Indonesia untuk memodifikasi Bullet 350 yang dirancang dengan tampilan factory scrambler dan dijuluki sebagai T 016 Moltar.

    Selain itu, melanjutkan hubungan mereka dengan Royal Enfield UK, Thrive juga modifikasi Royal Enfield Interceptor 650 dengan sentuhan unik ala Thrive dan dinamai TXX pada tahun 2018.

    Baca juga: Modifikasi Motor 2 Model Royal Enfield Buatan Smoked Garage


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.