Pemerintah Mengembangkan Komponen demi Percepat Era Kendaraan Listrik

Reporter:
Editor:

Rafif Rahedian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Model SPKLU kendaraan listrik milik PT Starvo yang akan diadakan di Indonesia sebanyak 5.000 unit selama lima tahun ke depan sejak April 2021. FOTO: PT PT Starvo (Starvo Global Energi)

    Model SPKLU kendaraan listrik milik PT Starvo yang akan diadakan di Indonesia sebanyak 5.000 unit selama lima tahun ke depan sejak April 2021. FOTO: PT PT Starvo (Starvo Global Energi)

    TEMPO.CO, JakartaPemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah mengambil langkah untuk mengembangkan komponen demi mempercepat era kendaraan listrik di Indonesia.

    Selain itu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita juga bakal memperhatikan infrastruktur pendukung hingga penanganan limbah baterai.

    Ia menjelaskan bahwa saat ini pemerintah dan para pemangku kepentingan telah memulai langkah penyiapan infrastruktur dalam menyambut era elektrifikasi.

    “Diharapkan, nantinya industri Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) akan menjadi sektor unggulan,” katanya dalam keterangan resmi.

    Langkah untuk mempercepat era kendaraan lisrik ini juga dibenarkan oleh Kepala Pusat Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Industri dan Kebijakan Industri Kemenperin, Heru Kustanto.

    Dirinya menyebutkan bahwa pemerintah telah mencoba meniliti pengembangan baterai dan infrastruktur pengisian listrik, sesuai aturan Prioritas Riset Nasional (PRN).

    Salah satu contohnya adalah teknologi pembuatan baterai motor listrik dalam bentuk pouch yang dikerjakan oleh Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T).

    “Kemudian dari sisi penggerak, BBLM telah melakukan retrofitting motor listrik sebagai dapur pacu kendaraan listrik,” katanya, dikutip dari Bisnis.com.

    Baca: Gaikindo Berikan Solusi Agar Menekan Harga Mahal Mobil Listrik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.