Meski Diragukan, Pembalap Wanita ini Yakin Bisa Masuk Formula 1

Reporter

Jamie Chadwick dari Jenner Racing merayakan di podium setelah memenangkan balapan Seri W di Sirkuit Silverstone, Silverstone, Inggris, 2 Juli 2022. REUTERS/Molly Darlington/File Photo

TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap wanita Jamie Chadwick bertekad mencapai jenjang Formula 1 dalam lima tahun ke depan meskipun bos olahraga, Stefano Domenicali meragukannya.

Jamie Chadwick merupakan pembalap Inggris berusia 24 tahun ini mendominasi W Series khusus wanita, dan bisa menjadi juara yang ketiga kalinya dalam tiga edisi saat mereka balapan di Singapura untuk pertama kalinya minggu depan.

Pada hari Rabu, 21 September, Chadwick menguji mobil Indy Lights bersama Andretti Autosport di Sebring, Florida, Amerika Serikat. "Saya pikir tujuan saya pasti untuk mencoba dan membuatnya dalam lima tahun (masuk Formula 1)," katanya kepada wartawan melalui panggilan Zoom pada hari Kamis, 22 September 2022.

"Ada banyak hal yang harus saya capai, tetapi tujuan saya masih sangat banyak untuk mencoba dan melewati lompatan yang benar dan sukses dalam hal itu untuk berada di Formula 1 dalam lima tahun ke depan."

Kepala eksekutif F1, Domenicali mengatakan kepada wartawan bulan lalu bahwa dibutuhkan peningkatan yang luar biasa bagi seorang pembalap wanita untuk mencapai F1 dalam waktu lima tahun.

Terakhir kali F1 memiliki seorang pembalap wanita  pada 1976, ia bernama Lella Lombardi dari Italia. Hingga saat ini, F1 belum memiliki pembalap wanita lagi yang bisa memulai Grand Prix dan Jamie Chadwick ingin memecahkan rekor tersebut.

Seri IndyCar yang berbasis di AS telah memiliki beberapa pembalap wanita, termasuk Danica Patrick yang membuat sejarah sebagai pemenang balapan pada tahun 2008.

Chadwick, yang juga merupakan pembalap pengembangan tim F1 Williams, mengatakan komentar Domenicali tidak terlalu mengganggunya dan justru memberikan motivasi ekstra.

"Saya tahu bahwa jika saya sukses di seri lompatan yang tepat, saya akan berada di F1," katanya.

"Itulah tujuan saya saat ini, mencoba melakukan itu dan menggunakan platform yang saya miliki ... (untuk) bersandar pada orang-orang yang percaya kepada saya dan benar-benar melihatnya sebagai sesuatu yang mungkin karena ada orang-orang di luar sana."

"Bahkan orang-orang seperti Andretti memberi saya kesempatan untuk menguji, mereka percaya akan hal itu."

Chadwick mengatakan tes Sebring berjalan dengan baik dan dia "sangat terkejut" dengan mobil yang lebih bertenaga dan lebih berat.

Dia mengatakan satu tahun di Amerika bisa menempatkan dia dalam posisi yang baik. "Opsi terbuka. Formula 3, Formula 2 dan Indy Lights adalah jenis opsi yang saya lihat," katanya. "Percakapan sedang berlangsung di Eropa dan Amerika."

Baca juga:  Formula 1: Yuki Tsunoda Bertahan di AlphaTauri Musim 2023

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto






Formula 1 2023, Max Verstappen Tantang Lewis Hamilton

5 jam lalu

Formula 1 2023, Max Verstappen Tantang Lewis Hamilton

Max Verstappen menilai penampilan Lewis Hamilton dapat bersaing selama Mercedes memberinya mobil dengan performa yang bagus.


Williams Luncurkan Livery Baru untuk Formula 1 2023, Lihat Ubahannya

5 jam lalu

Williams Luncurkan Livery Baru untuk Formula 1 2023, Lihat Ubahannya

Tim Williams telah memamerkan livery baru untuk mengarungi Grand Prix Formula 1 2023 di markas besar perusahaan Grove di Inggris.


Honda Tetap Suplai Power Unit untuk Red Bull di Balap F1 2023

11 jam lalu

Honda Tetap Suplai Power Unit untuk Red Bull di Balap F1 2023

Power unit Honda ini disuplai untuk dua tim Red Bull Group, yakni Oracle Red Bull Racing dan Scuderia AlphaTauri, hingga akhir tahun 2025.


Max Verstappen Sebutkan Saingan Terberatnya di Formula 1 2023

2 hari lalu

Max Verstappen Sebutkan Saingan Terberatnya di Formula 1 2023

Tim Formula 1 Red Bull Racing memperkenalkan mobil balap RB19 untuk musim 2023. Max Verstappen masih bersama rekan setimnya, Sergio Perez.


Formula 1: Red Bull Luncurkan Mobil Baru RB19, Yakin Performa Lebih Baik

3 hari lalu

Formula 1: Red Bull Luncurkan Mobil Baru RB19, Yakin Performa Lebih Baik

Red Bull Racing masih akan mengandalkan duo pembalap Max Verstappen dan Sergio Perez untuk balap Formula 1 musim 2023.


Formula 1: Ford Jadi Pemasok Mesin Red Bull Racing Mulai 2026

3 hari lalu

Formula 1: Ford Jadi Pemasok Mesin Red Bull Racing Mulai 2026

Ford dan Red Bull akan mengembangkan mesin baru untuk balap Formula 1 mulai musim 2026.


Honda Jadi Pemasok Mesin Formula 1 2026-2030

3 hari lalu

Honda Jadi Pemasok Mesin Formula 1 2026-2030

Karena Red Bull telah bekerja sama dengan Ford mulai musim 2026, Honda kemungkinan besar akan mencari tim baru yang akan menggunakan mesin buatannya.


Bekas Pembalap Jean-Pierre Jabouille Meninggal, Formula 1 Berduka

4 hari lalu

Bekas Pembalap Jean-Pierre Jabouille Meninggal, Formula 1 Berduka

Tim Alpine Formula 1, yang didukung Renault, menyatakan sangat terpukul dengan wafatnya mantan pembalap Jean-Pierre Jabouille.


Nyck de Vries Hampir Putus Asa Tampil di Formula 1

4 hari lalu

Nyck de Vries Hampir Putus Asa Tampil di Formula 1

Nyck de Vries mengakui bahwa dirinya hampir putus asa untuk bisa tampil di Grand Prix Formula 1. Simak selengkapnya di artikel ini!


General Motors Ingin Masuk Formula 1, Begini Respons FIA

4 hari lalu

General Motors Ingin Masuk Formula 1, Begini Respons FIA

Mantan pembalap Michael Andretti dilaporkan bakal membawa tim baru ke Grand Prix Formula 1, yakni General Motors. Bagaimana respons FIA?