Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Francesco Bagnaia Nilai Tekanan Ban Bisa Jadi Masalah di MotoGP 2023

Reporter

image-gnews
Selebrasi pembalap Francesco Bagnaia dari Ducati Lenovo setelah memenangkan gelar juara dunia MotoGP 2022 seusai MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, Ahad, 6 November 2022. REUTERS/Pablo Morano
Selebrasi pembalap Francesco Bagnaia dari Ducati Lenovo setelah memenangkan gelar juara dunia MotoGP 2022 seusai MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, Ahad, 6 November 2022. REUTERS/Pablo Morano
Iklan

TEMPO.CO, JakartaFrancesco Bagnaia telah mengomentari tekanan ban pada motor balapnya selama melakukan tes MotoGP Sepang, Malaysia. Saat sesi tersebut dirinya mengaku menggunakan tekanan udara yang lebih tinggi di bagian ban depan.

Namun dalam situasi balapan, kata Bagnaia, tekanan ban tinggi di bagian depan bisa menjadi masalah baginya dan pembalap MotoGP lainnya. Menurut laporan Speedweek, penggunaan tekanan udara lebih dari 2,2 bar pada ban bisa menimbulkan risiko jatuh.

“Kami berkendara di setiap sesi dengan tekanan udara yang tinggi di ban depan. Belum pasti berapa nilai minimumnya. Tapi itu bisa menjadi masalah, bukan hanya untuk kita, tapi untuk semua orang. Jika Anda mengikuti seseorang, itu lebih berbahaya karena tekanan ban terlalu tinggi," kata Bagnaia, dikutip Tempo.co dari Speedweek.

“Selama saya keluar sendiri dan tekanan ban tinggi, saya merasa cukup baik. Tentu saja tidak seaman dengan tekanan ban yang lebih rendah, tetapi jika nilai minimumnya ditetapkan seperti itu, kami harus bersiap untuk itu," tambah dia.

Lebih lanjut pembalap Ducati Lenovo Team tersebut mengaku tidak tahu secara pasti seberapa tinggi tekanan bannya. Dia tidak tahu apakah angkanya sesuai dengan perkiraan manajer proyek Michelin, Piero Taramasso, yang menyebutkan tekanan ban depan baru sebesar 1,88 bar.

"Saya tidak mengetahuinya, mekanik yang mengurus itu. Yang saya tahu adalah saya memiliki lebih dari 2 bar di setiap sesi. Itu penting untuk diuji. Tapi satu hal yang pasti: Jika saya memulai balapan dengan tekanan ban dan kemudian berada di belakang pembalap lain, itu akan menjadi masalah,” ujar dia. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Mungkin tes berikutnya saya akan mencoba mengikuti seseorang untuk merasakannya," tambah juara bertahan MotoGP tersebut.

Francesco Bagnaia sendiri mampu tampil konsisten di posisi lima besar dalam dua tes MotoGP Malaysia 2023. Pada hari pertama, ia bereda di peringkat ke-5 dengan catatan waktu 1 menit 58,857 detik. Sedangkan di hari kedua, dirinya menempati urutan 5 lewat raihan waktu 1 menit 59,067 detik. Lalu di hari terakhir ia menduduki posisi ke-2 (1 menit 57,969 detik).

Pilihan Editor: Kinerjanya Kurang Maksimal, Bos Honda: Kami Tak Punya Konsep Baru

SPEEDWEEK

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Ducati Riding Experience Hadir di Mandalika, Peserta Bakal Diajak Nikmati Keindahan Lombok

6 hari lalu

Danilo Petrucci di acara Ducati Riding Experience Holiday 2024 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat. TEMPO/Supriyantho Khafid
Ducati Riding Experience Hadir di Mandalika, Peserta Bakal Diajak Nikmati Keindahan Lombok

DRE diharapkan jadi magnet bagi wisatawan dan penggemar otomotif, yang akan menciptakan kontribusi positif terhadap perekonomian sekitar Mandalika.


Marc Marquez Gabung Pabrikan Ducati pada MotoGP 2025, Sudah Tertarik Sejak November Lalu

7 hari lalu

Marc Marquez ke Ducati Lenovo untuk musim MotoGP 2025. (Foto: Dok. Marc Marquez)
Marc Marquez Gabung Pabrikan Ducati pada MotoGP 2025, Sudah Tertarik Sejak November Lalu

Ducati telah mengumumkan bahwa Marc Marquez akan bergabung dengan mereka mulai MotoGP 2025.


Marc Marquez Pindah ke Tim Pabrikan Ducati Lenovo hingga MotoGP 2026, Jadi Tandem Francesco Bagnaia

8 hari lalu

Marc Marquez ke Ducati Lenovo untuk musim MotoGP 2025. (Foto: Dok. Marc Marquez)
Marc Marquez Pindah ke Tim Pabrikan Ducati Lenovo hingga MotoGP 2026, Jadi Tandem Francesco Bagnaia

Juara dunia delapan kali Marc Marquez bakal memperkuat tim pabrikan Ducati, Ducati Lenovo, bersama Francesco Bagnaia untuk MotoGP musim 2025 dan 2026.


Bursa Transfer MotoGP: Mulai Musim Depan, Marc Marquez Jadi Rekan Francesco Bagnaia di Ducati Lenovo

8 hari lalu

Marc Marquez ke Ducati Lenovo untuk musim MotoGP 2025. (Foto: Dok. Marc Marquez)
Bursa Transfer MotoGP: Mulai Musim Depan, Marc Marquez Jadi Rekan Francesco Bagnaia di Ducati Lenovo

Marc Marquez bakal memperkuat tim pabrikan Ducati, Ducati Lenovo, bersama Francesco Bagnaia untuk MotoGP 2024.


Bursa Transfer MotoGP: Jorge Martin Tinggalkan Pramac Racing, Perkuat Aprilia Racing pada 2025

9 hari lalu

Jorge Martin. REUTERS/Gonzalo Fuentes
Bursa Transfer MotoGP: Jorge Martin Tinggalkan Pramac Racing, Perkuat Aprilia Racing pada 2025

Pembalap Prima Pramac Racing Jorge Martin resmi pindah ke Aprilia Racing pada MotoGP musim depan atau musim 2025.


MotoGP: Marc Marquez Singgung Kecepatan Motor Ducati Milik Francesco Bagnaia dan Enea Bastianini

10 hari lalu

Marc Marquez di MotoGP Italia 2024. (Foto: Gresini Racing)
MotoGP: Marc Marquez Singgung Kecepatan Motor Ducati Milik Francesco Bagnaia dan Enea Bastianini

Pembalap Gresini Racing Marc Marquez kembali menyingung motor pabrikan utama Ducati milik Francesco Bagnaia dan Enea Bastianini, Desmosedici GP24.


Finis Kedua di MotoGP Italia 2024, Enea Bastianini: Naik Podium di Rumah Sendiri Sungguh Luar Biasa

10 hari lalu

Enea Bastianini di MotoGP Australia. (Foto: Ducati)
Finis Kedua di MotoGP Italia 2024, Enea Bastianini: Naik Podium di Rumah Sendiri Sungguh Luar Biasa

Enea Bastianini mempersembahkan podium pada MotoGP Italia 2024 di Sirkuit Mugello, Minggu, 2 Juni, untuk anjingnya yang meninggal pekan lalu.


Ketika Enea Bastianini Persembahkan Podium MotoGP Italia untuk Anjing Kesayangannya

10 hari lalu

Pebalap Ducati Italia Enea Bastianini merayakan posisi keduanya di podium balapan MotoGP Italia di Mugello pada Minggu (2/6/2024). (ANTARA/AFP/Marco Bertorello).
Ketika Enea Bastianini Persembahkan Podium MotoGP Italia untuk Anjing Kesayangannya

Enea Bastianini mendapatkan podium keduanya dalam Grand Prix MotoGP Italia di Sirkuit Mugello, Minggu, 2 Juni 2024.


Finis Keempat di MotoGP Italia 2024, Marc Marquez Akui Bagnaia dan Bastianini Sangat Kuat

10 hari lalu

Marc Marquez di MotoGP Italia 2024. (Foto: Gresini Racing)
Finis Keempat di MotoGP Italia 2024, Marc Marquez Akui Bagnaia dan Bastianini Sangat Kuat

Marc Marquez mengakui duo Ducati Lenovo Francesco 'Pecco' Bagnaia dan Enea Bastianini sangat kuat dalam balapan MotoGP Italia 2024.


Hasil dan Klasemen MotoGP Italia 2024: Bagnaia Juara, Bastianini dan Jorge Martin Naik Podium, Marc Marquez Finis Keempat

11 hari lalu

Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia. REUTERS/Ibraheem Al Omari
Hasil dan Klasemen MotoGP Italia 2024: Bagnaia Juara, Bastianini dan Jorge Martin Naik Podium, Marc Marquez Finis Keempat

Francesco Bagnaia berhasil menjuarai balapan MotoGP Italia 2024. Enea Bastianini dan Jorge Martin juga naik podium.