Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Begini Cara dan Syarat Uji Emisi Kendaran Bermotor, di Mana Bisa Dilakukan?

image-gnews
Mobil antre untuk melakukan pemeriksaan uji emisi gas buang kendaraan di Kantor Dinas Lingkungan Hidup, Jakarta, Selasa, 26 Januari 2021. Jakarta mulai mengetatkan aturan uji emisi gas buang dari sepeda motor dan mobil sebagai langkah pengendalian polisi udara. Para pemilik kendaran, terutama yang berusia 3 tahun lebih, wajib melakukan uji emisi sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 66 Tahun 2020. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Mobil antre untuk melakukan pemeriksaan uji emisi gas buang kendaraan di Kantor Dinas Lingkungan Hidup, Jakarta, Selasa, 26 Januari 2021. Jakarta mulai mengetatkan aturan uji emisi gas buang dari sepeda motor dan mobil sebagai langkah pengendalian polisi udara. Para pemilik kendaran, terutama yang berusia 3 tahun lebih, wajib melakukan uji emisi sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 66 Tahun 2020. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Selain melakukan identifikasi kinerja mesin berkendara, uji emisi menjadi syarat dari perpanjangan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) bagi seluruh kendaraan. Melalui mesin khusus, uji emisi akan melacak kinerja mesin mengenai tingkat efisiensi pembakaran pada mesin dan pengujian ini memiliki syarat dan ketentuan khusus untuk sejumlah jenis kendaraan yang berbeda.

Pada 2022, Pemerintah Provinsi atau Pemprov DKI Jakarta telah mengkonfirmasi program uji emisi ini juga melakukan koordinasi bersama Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta. Kerja sama tersebut bertujuan untuk meminimalisasi gas rumah kaca dan udara berbahaya, menurut laman resmi jakarta, dari mesin kendaraan bermotor. Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta juga memberikan sertifikat lulus uji emisi kepada para pemilik kendaraan yang lolos melaksanakan.

Dalam syarat uji emisi dan ketentuannya, terdapat salah satunya kadar buangan mesin yang menerapkan standar kriteria jumlah minimal dan maksimal. Apabila kadar buangan mesin memiliki jumlah yang melebihi batas maksimal, pemilik kendaraan tidak lolos dalam uji emisi kendaraan. 

Syarat dan Ketentuan Uji Emisi

Berdasarkan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 31 Tahun 2008, syarat dan ketentuan lolos uji emisi menyatakan : 

Jenis Kendaraan

Kadar Karbon Dioksida

Kadar Hidrokarbon

Mobil bensin produksi ≤ 2007

≤ 3%

≤ 700 ppm

Mobil bensin produksi ≥ 2007

≤ 1,5%

≤ 200 ppm

Mobil diesel produksi ≤ 2010

≤ 4,5%

12.000 ppm

Motor 4 tak produksi ≤ 2010

≥ 5,5%

2.400 ppm

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Motor 2 tak dan 4 tak 

produksi ≥ 2010 

≥ 4,5%

2.000 ppm

Jenis Mobil 

Bobot

Kadar Timbal

Mobil diesel produksi ≤ 2010

  ≤ 3,5 ton

  40%

Mobil diesel produksi ≥ 2010

  ≤ 3,5 ton

  40%

Lokasi Uji Emisi

Setiap pemilik kendaraan bermotor yang tidak melakukan uji emisi gas buang dan atau tidak memenuhi ketentuan lulus, menurut Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 66 Tahun 2020, maka mereka akan dikenakan denda berupa pembayaran parkir tertinggi.

Untuk melakukan uji emisi, Anda bisa mendatangi fasilitas pengujian Pemprov DKI Jakarta pada kantor-kantor pemerintahan atau pusat keramaian yang sering mengadakan uji emisi. Juga, banyak bengkel kendaraan yang telah dilengkapi dengan alat uji emisi serta mengantongi izin untuk menyelenggarakan uji emisi.

Selama pengujian emisi, alat pendeteksi akan dipasang pada knalpot kendaraan yang berada pada posisi hidup. Alat elektronik tidak diperbolehkan untuk menyala saat proses uji emisi, seperti radio, pendingin udara, atau lampu. 

Sekitar 5-7 menit, pengujian dilakukan, kemudian kadar dan kandungan zat pada asap kendaraan akan dicatat, termasuk karbon monoksida, hidrokarbon, karbon dioksida, oksigen, dan nitrogen oksida.

Pilihan Editor: Sebelum Uji Emisi Mobil Perhatikan Standar kelulusan dan Tahapannya

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Antisipasi Dinas SDA DKI Hadapi Krisis Air

2 hari lalu

Petugas membantu warga saat pendistribusian air bersih oleh Palang Merah Indonesia (PMI) dan PAM Jaya di kawasan Cengkareng Barat, Jakarta Barat.
Antisipasi Dinas SDA DKI Hadapi Krisis Air

Dinas SDA menyiapkan 12 mobil tangki air, lima Instalasi Pengelolaan Air (IPA) mobile, serta 22 kios air yang tersebar di Jakarta Utara dan Jakarta Barat.


Kualitas Udara Jakarta Menurun 2 Hari Terakhir Karena Polutan dari Bekasi?

3 hari lalu

Stasiun pemantau kualitas udara bergerak milik Dinas Lingkungan Hidup Jakarta. Pemerintah Jakarta menyatakan mengembangkan sistem inventarisasi emisi yang lebih sistematis untuk memantau sumber-sumber polusi udara. FOTO/Dok. DLH DKI
Kualitas Udara Jakarta Menurun 2 Hari Terakhir Karena Polutan dari Bekasi?

Harapannya, upaya memperbaiki kualitas udara Jakarta akan lebih tepat sasaran karena semua penyebab dan solusinya sudah dikaji dan terukur.


Bagaimana Solusi Lalu Lintas dan Transportasi yang Ideal di Jakarta?

5 hari lalu

Arus lalulintas saat penerapan ganjil genap dikawasan Pancoran, Jakarta.TEMPO/Subekti
Bagaimana Solusi Lalu Lintas dan Transportasi yang Ideal di Jakarta?

Pakar Masyarakat Transportasi Indonesia mensyaratkan sejumlah hal dalam membenahi lalu lintas dan transportasi Jakarta untuk menjadi kota global.


DLH DKI Imbau Penyelenggaraan Kurban Ramah Lingkungan

6 hari lalu

Pembagian daging kurban menggunakan besek, wadah yang dianggap lebih ramah lingkungan dalam kampanye Eco Qurban Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta. Doc. Istimewa /DLH DKI Jakarta
DLH DKI Imbau Penyelenggaraan Kurban Ramah Lingkungan

DLH DKI Jakarta menyarankan warga untuk mengubur limbah hewan kurban dalam lubang tanah minimal satu meter kubik untuk sapi berukuran 400-600 kg.


Invasi Rusia di Ukraina Sebabkan Emisi 175 Juta Ton Karbon Dioksida

9 hari lalu

Seorang petugas  memadamkan sisa-sisa rudal dari serangan Rusia yang diduga merupakan buatan Korea Utara, di tengah invasi Rusia ke Ukraina, di Kharkiv, Ukraina 2 Januari 2024.  REUTERS/Vyacheslav
Invasi Rusia di Ukraina Sebabkan Emisi 175 Juta Ton Karbon Dioksida

Kerugian iklim yang disebabkan oleh invasi Rusia di Ukraina mencapai jumlah US$32 miliar.


Menakar Jakarta Bersiap Jadi Kawasan Aglomerasi

9 hari lalu

Kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) melintas di jembatan rel lengkung (longspan) LRT Kuningan, Jakarta.
Menakar Jakarta Bersiap Jadi Kawasan Aglomerasi

Bappeda DKI sedang menyusun RTRW dan RPJPD yang dapat menjadi acuan pemimpin Jakarta dalam mensinkronkan rencana pembangunan Jakarta dengan kawasan aglomerasi.


Mengintip Rencana dan Potensi Jakarta pada Masa Depan

12 hari lalu

Mengintip Rencana dan Potensi Jakarta pada Masa Depan

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi DKI Jakarta sedang menyusun perencanaan wajah Jakarta 20 tahun ke depan. Dengan berbagai potensinya, Jakarta harus menetapkan posisinya.


Jakarta Kampanyekan Jalan Kaki untuk Perbaiki Kualitas Udara, Terutama untuk ASN

13 hari lalu

Ilustrasi kereta MRT (Mass Rapid Transit) di Jakarta, Indonesia.
Jakarta Kampanyekan Jalan Kaki untuk Perbaiki Kualitas Udara, Terutama untuk ASN

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengampanyekan kebiasaan berjalan kaki untuk kesehatan masyarakat dan mewujudkan kualitas udara yang lebih baik.


Ketum Forum Warga Jakarta Beberkan Prestasi Pemprov DKI di Era Pj Heru

15 hari lalu

Ketum Forum Warga Jakarta Beberkan Prestasi Pemprov DKI di Era Pj Heru

Penghargaan dari KPK, BPKP hingga Kemenpan RB bukti nyata Pemprov DKI bekerja secara profesional.


Begini Mekanisme Penyesuaian Administrasi Kependudukan saat Jakarta Berubah Status

16 hari lalu

Begini Mekanisme Penyesuaian Administrasi Kependudukan saat Jakarta Berubah Status

Pemutakhiran data administrasi kependudukan (adminduk) dilakukan bertahap. Penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai pengganti e-KTP juga terus digencarkan.