Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Bantul Mulai Uji Coba Praktik SIM Baru, Tak Ada Lagi Zig-zag

image-gnews
Polda Yogya menggelar konsepsi baru ujian SIM roda dua di Polres Bantul, Senin 26 Juni 2023. Dok. Polda Yogya
Polda Yogya menggelar konsepsi baru ujian SIM roda dua di Polres Bantul, Senin 26 Juni 2023. Dok. Polda Yogya
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tengah mengevaluasi ujian praktik zig-zag dan angka 8 dalam pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM). Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah meminta jajarannya untuk segera memperbaiki ujian praktik ini jika dirasa sudah tidak relevan.

"Saya minta Kakorlantas tolong untuk melakukan perbaikan. Yang namanya angka 8 itu masih sesuai atau tidak, yang zig-zag itu sesuai atau tidak. Kalau sudah tidak relevan, tolong perbaiki," kata Listyo Sigit saat menghadiri wisuda di STIK Lemdiklat Polri beberapa waktu lalu.

Menurut Sigit, hasil yang diinginkan dari ujian praktik SIM adalah agar mengedepankan keselamatan pengguna jalan lain dan keterampilan mengendarai kendaraannya. Ia menekankan, pembuatan SIM jangan dijadikan alat untuk mempersulit pemohon dan malah menjadi sarana pungli. 

Baru-baru ini, Polres Bantul telah menguji coba ujian praktik baru yang bakal diusulkan untuk pengganti ujian zig-zag dan angka 8. Dalam Video yang diunggah akun Instagram, @humasjogja, terlihat ujian praktik baru ini lebih mengutamakan pada keamanan berkendara, membaca rambu lalu lintas dan memperhatikan situasi sekitar.

"Konsep ini pertama di Indonesia dan berharap konsep tersebut bisa diterima Mabes Polri dan diberlakukan secara nasional," kata Wakapolda D.I Yogyakarta Brigjen Pol Raden Slamet Santoso, dikutip dari laman tribratanewsbantul.id pada hari ini, Rabu, 19 Juli 2023.

Dalam tahap awal, Slamet mengatakan konsep ujian praktik baru ini akan dikembangkan di tingkat Polda DIY. "Kami ajukan dulu, mudah-mudahan dalam waktu yang singkat dan dalam tempo yang secepat-cepatnya, itu bisa berlaku nasional," ujarnya.

Kapolres Bantul AKBP Ihsan mengatakan pembuatan konsep baru itu berawal dari keresahan melihat banyaknya kejadian kecelakaan lalu lintas di Bantul. Kecelakaan didominasi kendaraan roda dua sekitar 51 persen, yang disebabkan karena minimnya pengetahuan soal rambu lalu lintas, kurangnya konsentrasi, dan kecerobohan dalam berkendara.

"Rata-rata hampir setiap tahun itu berkisar 1.500 kasus kecelakaan lalu lintas, sehingga tentunya perlu kita evaluasi. Inilah yang mendasari kami melakukan perbaikan terkait ujian praktik SIM," kata Ihsan.

Ihsan juga mengatakan bahwa selama ini ujian praktik SIM tidak linier dengan ujian teori. Dalam ujian teori, warga diuji pengetahuan soal rambu lalu lintas, marka jalan, dan sebagainya. Namun dalam ujian praktik, prosesnya hanya menitikberatkan pada keterampilan berkendara.

"Pada saat praktik, selama ini lebih ke skill, bagaimana keterampilan melewati angka 8, kemudian zig-zag," ujarnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dalam konsep ujian praktik baru ini, rangkaian ujian diawali dengan peserta naik ke sepeda motor dan memasang helm. Pemasangan helm harus dilakukan dengan benar hingga terdengar bunyi klik.

Setelah itu, peserta harus mengendarai sepeda motor di lintasan sempit, lebarnya hanya sekitar 60 cm. Di lintasan tersebut, peserta harus mengendarai motor secara seimbang dan tidak boleh menurunkan kakinya.

Lalu peserta akan dihadapkan pada lampu lalu lintas. Saat lampu merah menyala, peserta harus berhenti di belakang garis stop. Kemudian setelah lampu hijau menyala, peserta bisa lanjut berjalan dan diharuskan berbelok ke arah kiri. Sebelum berbelok, peserta harus menyalakan lampu sein untuk memberikan tanda pada pengendara di belakangnya.

"Pengendara yang berhenti di depan garis stop tentunya akan mendapatkan pengurangan nilai. Kondisi di lapangan, banyak pemotor yang berhenti melewati garis stop," jelas Ihsan.

Kemudian, peserta akan dihadapkan U-turn atau putaran balik. Sebelum putar balik, peserta harus menghentikan laju motor, lalu menengok ke kanan dan kiri untuk memastikan tidak ada kendaraan lain yang melintas.

Sesudah itu, peserta akan dihadapkan pada dua jalur berbeda, yakni jalur cepat dan lambat. Di percabangan jalan ini, terdapat rambu yang memerintahkan pengendara kendaraan roda dua untuk masuk ke jalur lambat, oleh karena itu peserta harus mengarahkan motornya ke jalur lambat.

"Banyak masyarakat yang menggunakan kendaraan roda dua lalu masuk jalur cepat. Ini sering menyebabkan kecelakaan sehingga kami buat ada jalur cepat dan jalur lambat untuk edukasi pada masyarakat," tutup Ihsan. 

Pilihan Editor: Mengapa Mobil Bisa Mogok Tiba-tiba di Perlintasan Kereta Api? 

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Mengapa Tusuk Sate Klathak Harus dengan Jeruji Sepeda?

1 hari lalu

Mudik ke Jogja rasanya kurang lengkap jika belum menikmati rasa sate klathak yang khas/Foto: Cantika
Mengapa Tusuk Sate Klathak Harus dengan Jeruji Sepeda?

Sate Klathak, kuliner khas Bantul Yogyakarta ini memiliki sejumlah keunikan yang membedakannya dari berbagai jenis sate lain di Indonesia.


Tak Hanya SIM, Ini 10 Layanan Masyarakat yang Wajib Pakai BPJS Kesehatan

10 hari lalu

Tak Hanya SIM, Ini 10 Layanan Masyarakat yang Wajib Pakai BPJS Kesehatan

Selain SIM, ini deretan program pemerintah yang mewajibkan masyarakat sebagai peserta BPJS Kesehatan untuk mengakses layanannya.


Mulai 1 Juli, Ini Tahapan Pembuatan SIM Pakai BPJS Kesehatan

10 hari lalu

Warga mengendarai sepeda motor saat ujian praktik SIM (Surat Izin Mengemudi) C di Satpas (Satuan Penyelenggaraan Administrasi) Polres Bekasi Kota, Jawa Barat, Senin 7 Agustus 2023. Polri mengganti lintasan berbentuk angka 8 serta zig zag dengan lintasan baru berbentuk huruf S di seluruh Satpas Polda se-Indonesia dan Satpas Polres Bekasi menyatakan kelulusan uji praktek pembuat SIM mencapai 90 persen setelah pergantian lintasan tersebut. ANTARA/ Fakhri Hermansyah
Mulai 1 Juli, Ini Tahapan Pembuatan SIM Pakai BPJS Kesehatan

Korlantas Polri mulai uji coba penggunaan BPJS Kesehatan untuk mengurus SIM, ini tahapan pengecekan kepesertaan JKN dan pembuatan SIM-nya.


Cerita Zuli yang Sumringah Sapinya Dibeli Jokowi untuk Kurban: Jenis PO, Berat Hampir 1 Ton, Harga Rp 100 Jutaan

11 hari lalu

Sapi jenis PO dengan berat hampir satu ton milik peternak dari Kelurahan Wonolelo, Pleret, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta dibeli Presiden Jokowi untuk hewan kurban Idul Adha 1445/2024. ANTARA/Hery Sidik
Cerita Zuli yang Sumringah Sapinya Dibeli Jokowi untuk Kurban: Jenis PO, Berat Hampir 1 Ton, Harga Rp 100 Jutaan

Salah satu sapi yang diajukan oleh peternak Bantul ternyata dipilih oleh Presiden Jokowi untuk menjadi hewan kurban pada perayaan Idul Adha 2024.


Asal-usul Gerabah Kasongan, Kerajinan Keramik Asal Bantul

13 hari lalu

Pengrajin gerabah di Kasongan, Yogyakarta. TEMPO/Arie Basuki
Asal-usul Gerabah Kasongan, Kerajinan Keramik Asal Bantul

Gerabah Kasongan cukup kondang karena memiliki ciri khas yang unik. Di mana letaknya?


5 Tips Memesan Campervan di Selandia Baru

14 hari lalu

Danau Pukaki, Canterburry, Selandia Baru. (Foto: Miles Holden)
5 Tips Memesan Campervan di Selandia Baru

Ada beberapa hal yang perlu diketahui sebelum memulai road trip dengan campervan di Selandia Baru


Uji Coba BPJS Kesehatan sebagai Syarat Pembuatan SIM di 7 Polda

15 hari lalu

Seorang pengguna BPJS Kesehatan memanfaatkan aplikasi mobile JKN, untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara online di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, 19 Agustus 2021. Selain itu dimasa pandemi, BPJS Kesehatan juga memberikan pelayanan kartu BPJS Kesehatan digital, yang dapat diunduh melalui aplikasi Mobile JKN. Tempo/Jati Mahatmaji
Uji Coba BPJS Kesehatan sebagai Syarat Pembuatan SIM di 7 Polda

BPJS Kesehatan akan digunakan sebagai syarat pembuatan SIM. Uji Coba akan dilakukan pada 1 Juli sampai 30 September 2024. Uji coba di Polda mana saja?


Rencana Pemberlakuan SIM Gunakan NIK KTP oleh Korlantas Polri, Ini Alasannya

15 hari lalu

Ilustrasi SIM A dan SIM C. Foto : Instagram
Rencana Pemberlakuan SIM Gunakan NIK KTP oleh Korlantas Polri, Ini Alasannya

Yusri Yunus, Dirregidens Korlantas Polri, menjelaskan kepada wartawan di Jakarta bahwa wacana ini merupakan bagian dari upaya penertiban data pribadi.


Korlantas Polri Bakal Samakan Nomor SIM dengan NIK KTP Tahun Depan

27 hari lalu

Ilustrasi SIM A dan SIM C. Foto : Instagram
Korlantas Polri Bakal Samakan Nomor SIM dengan NIK KTP Tahun Depan

Wacana nomor SIM menggunakan NIK ini juga untuk mengantisipasi agar tidak terjadi duplikasi kepemilikan SIM.


Soal Sampah Tak Kunjung Selesai, Kota Yogya dan Bantul Teken Kerjasama Disaksikan Sultan

34 hari lalu

Pemerintah Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul meneken kerjasama kelola sampah bersama di hadapan Gubernur DIY Sri Sultan HB X di Kepatihan Jumat, 17 Mei 2024. Dok.istimewa
Soal Sampah Tak Kunjung Selesai, Kota Yogya dan Bantul Teken Kerjasama Disaksikan Sultan

Persoalan sampah di Yogyakarta seolah tak kunjung usai penutupan permanen Tempat Pengelolaan Akhir (TPA) Piyungan awal Mei 2024 lalu.