Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Tips dan Cara Mengurus STNK Robek atau Rusak

image-gnews
Petugas mengecek dokumen STNK milik warga yang akan membayar pajak kendaraan secara daring melalui sepeda motor Sijempol di Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe, Aceh, 22 Oktober 2021. Kehadiran Sijempol diharapkan selain mempermudah masyarakat membayar pajak juga bisa meningkatkan capaian pendapatan pajak kendaraan yang secara otomatis mengurangi jumlah kendaraan yang menunggak pajak di Aceh. ANTARA FOTO/RAHMAD
Petugas mengecek dokumen STNK milik warga yang akan membayar pajak kendaraan secara daring melalui sepeda motor Sijempol di Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe, Aceh, 22 Oktober 2021. Kehadiran Sijempol diharapkan selain mempermudah masyarakat membayar pajak juga bisa meningkatkan capaian pendapatan pajak kendaraan yang secara otomatis mengurangi jumlah kendaraan yang menunggak pajak di Aceh. ANTARA FOTO/RAHMAD
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK merupakan surat penting. Namun tak jarang dokumen legal kendaraan itu rusak bahkan sobek. STNK robek baiknya diurus untuk menghindari risiko hilang. Mengutip dari indonesia.go.id, berikut tata cara mengurus STNK yang rusak :

1. Membuat Laporan Kehilangan 

Bila STNK hilang maka Anda harus ke kepolisian terdekat dan meminta surat keterangan kehilangan. Namun bila STNK rusak, Anda cukup foto copy saja STNK tersebut sebagai persyaratan pembuatan STNK baru. 

2. Menyiapkan Berkas 

Berkas yang harus dipersiapkan sebagai persyaratan pembuatan STNK baru diantaranya adalah : KTP (asli atau fotocopy), STNK (fotocopy), Surat keterangan kehilangan dari polisi setempat, dan BPKB (asli atau fotocopy). 

3. Pergi ke Kantor SAMSAT

Jika Berkas untuk persyaratan sudah siap, maka Anda bisa pergi ke kantor SAMSAT terdekat. Di kantor SAMSAT nantinya ada beberapa tahapan yang harus dialalui yaitu :

- Hal pertama yang dilakukan di kantor SAMSAT adalah melakukan cek fisik kenderan. Setelah hasilnya keluar, hasil tersebut bisa di foto copy. 

- Mengisi Form Pendaftaran secara lengkap dan benar, Anda juga harus memberikan berkas yang tadi sudah Anda siapkan untuk kemudian diserahkan pada Loket STNK hilang.

- Cek Blokir atau Surat Keterangan STNK hilang berisi keabsahan dari STNK terkait. 

- Mengurus Pembuatan STNK Baru di Loket BBN II, Anda hanya perku menyerahkan semua berkas kelengkapan dan surat keterangan dari SAMSAT di loket BBN II. 

- Membayar pajak kendaraan bermotor bagi yang belum, namun bila sudah membayar Anda akan dinyatakan bebas biaya pajak. 

- Membayar biaya pembuatan STNK baru sebesar Rp. 50.000 untuk kendaraan bermotor roda 2, roda 3 atau angkutan umum. Rp 75 ribu untuk kendaraan bermotor roda 4 atau lebih.

- Jika semua tahapan tadi sudah Anda lewati. Anda hanya tinggal menyerahkan bukti pembayaran pada kasir. Tunggu nama Anda dipanggil untuk pengambilan STNK baru beserta SKPD (Surat Ketetapan Pajak Daerah)

Pilihan Editor: Cara Mengurus STNK Mati, Perhatikan 5 Poin Ini

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Revisi UU Polri Dinilai Tidak Substantif, Pengamat: Berpotensi Jadi Alat Hegemoni Kekuasaan

7 hari lalu

Pengamat Kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto. ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
Revisi UU Polri Dinilai Tidak Substantif, Pengamat: Berpotensi Jadi Alat Hegemoni Kekuasaan

Menurut pengamat, penguatan kelembagaan kepolisian tidak harus menambah kewenangan kepolisian lewat UU Polri.


Penegakan Hukum Judi Online Belum Serius, Pengamat: Hanya di Konsumen Level Bawah

9 hari lalu

Ilustrasi judi online.
Penegakan Hukum Judi Online Belum Serius, Pengamat: Hanya di Konsumen Level Bawah

"Terbukti, bandar-bandar besar belum ditangkapi, platform konten judi online juga masih terang-terangan di media online," kata pengamat Kepolisian.


Hari Ini Rizieq Shihab Eks Pemimpin FPI Bebas Murni, Apa Kasusnya?

13 hari lalu

Rizieq Shihab menunjukkan surat bebasnya setelah dinyatakan bebas bersyarat hari ini, Rabu, 20 Juli 2022. Foto: Dokumentasi Ditjen PAS Kementrian Hukum dan HAM
Hari Ini Rizieq Shihab Eks Pemimpin FPI Bebas Murni, Apa Kasusnya?

Eks pimpinan FPI Rizieq Shihab resmi bebas murni mulai hari ini, Senin, 10 Juni 2024, sejak bebas bersyarat pada 20 Juli 2022 lalu. Apa kasusnya?


Menlu Rwanda Kunjungi Indonesia untuk Pertama Kali, Sahkan Kerja Sama dalam Tiga Bidang

17 hari lalu

Menteri Luar Negeri Rwanda Vincent Biruta dan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menandatangani nota kesepahaman dalam tiga bidang kerja sama pada Kamis, 6 Juni 2024 di Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat. TEMPO/Nabiila Azzahra A.
Menlu Rwanda Kunjungi Indonesia untuk Pertama Kali, Sahkan Kerja Sama dalam Tiga Bidang

Indonesia dan Rwanda menandatangani tiga nota kesepahaman dalam berbagai bidang, dari konsultasi politik hingga pembebasan visa bagi pemegang paspor diplomatik.


Polri Tangkap Chaowalit Buron Nomor Satu Thailand, Ini Pengertian Interpol dan Penangkapan Buronan WNA di Indonesia

19 hari lalu

Polisi berada di dekat layar yang menampilkan gambar buronan Interpol Thailand Chaowalit Thongduang saat konferensi pers penangkapan buronan Interpol Thailand di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Minggu, 2 Juni 2024. Polri berhasil menangkap buronan paling dicari di Thailand Chaowalit Thongduang alias Sia Paeng Nanod Narapidana kasus pembunuhan setelah menjadi DPO selama tujuh bulan. ANTARA/Bayu Pratama S
Polri Tangkap Chaowalit Buron Nomor Satu Thailand, Ini Pengertian Interpol dan Penangkapan Buronan WNA di Indonesia

Polri membekuk buronan interpol asal Thailand Chaowalit Thongduang yang kabur dan menyembunyikan diri selama 7 bulan di Indonesia. Apa itu Interpol?


Sudah Tertangkap Basah, Polri Masih Tutupi Motif Bripda Iqbal Mustofa Kuntit Jampidsus Malam-malam

23 hari lalu

Inspektur Jenderal Sandi Nugroho resmi menjabat sebagai Kepala Divisi Humas Polri setelah dilantik Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di gedung Rupatama, Mabes Polri, Jumat, 31 Maret 2023. Tempo/Eka Yudha Saputra
Sudah Tertangkap Basah, Polri Masih Tutupi Motif Bripda Iqbal Mustofa Kuntit Jampidsus Malam-malam

Polri enggan ungkap penyebab anggota Densus 88 AT Polri Bripda Iqbal Mustofa membuntuti Jampidsus Kejagung. Kenapa?


Derita Sengkon dan Karta Korban Salah Tangkap Polisi

27 hari lalu

Sengkon dan Karta. Data TEMPO
Derita Sengkon dan Karta Korban Salah Tangkap Polisi

Salah satu kasus korban salah tangkap yang menjadi catatan kelam dalam sejarah kepolisian adalah peristiwa yang menimpa Sengkon dan Karta.


Napi Pembunuhan Vina Mengaku Korban Salah Tangkap Polisi, Berikut Sederet Kasus Salah Tangkap

27 hari lalu

Mantan pengamen korban salah tangkap pihak kepolisian, Agra (kanan), Fatahillah (tengah), dan Fikri menjalani sidang praperadilan korban salah tangkap di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, 22 Juli 2019. Tiga dari empat korban tersebut menuntut agar Kepolisian dan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta meminta maaf dan menyatakan mereka telah melakukan salah tangkap, salah proses, dan penyiksaan terhadap para anak-anak pengamen Cipulir. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Napi Pembunuhan Vina Mengaku Korban Salah Tangkap Polisi, Berikut Sederet Kasus Salah Tangkap

Eks napi kasus Pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon pada 2016, Saka Tatal, mengaku menjadi korban salah tangkap. Ini deretan kasus salah tangkap polisi.


Pembunuhan Vina: Ada Dugaan Salah Tangkap, Bagaimana Risikonya bagi Kepolisian?

30 hari lalu

DPO pembunuh Vina, Pegi alias Perong. FOTO/Instagram/humaspoldajabar
Pembunuhan Vina: Ada Dugaan Salah Tangkap, Bagaimana Risikonya bagi Kepolisian?

Salah satu terpidana kasus pembunuhan Vina yang sudah bebas, Saka Tatal mengaku mendapatkan perlakuan yang sewenang-wenang dari pihak kepolisian.


Kekerasan Seksual Terhadap Sum Kuning Pernah Diangkat dalam Film Seperti Vina: Sebelum 7 Hari, Bagaimana Kasusnya?

32 hari lalu

 Perawan Desa (Sum Kuning). wikipedia.org
Kekerasan Seksual Terhadap Sum Kuning Pernah Diangkat dalam Film Seperti Vina: Sebelum 7 Hari, Bagaimana Kasusnya?

Kasus kekerasan seksual yang dialami Sum Kuning oleh geng di Yogyakarta pernah diadaptasi menjadi film seperti Vina: Sebelum 7 Hari.