Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Mobil Listrik Citroen eC3 Vs Neta V, Pilih Mana?

Reporter

image-gnews
Mobil listrik Citroen eC3 di Pusat Desain Citroen Stellantis, Velizy-Villacoublay, Prancis, 18 Juli 2023. TEMPO/Wawan Priyanto
Mobil listrik Citroen eC3 di Pusat Desain Citroen Stellantis, Velizy-Villacoublay, Prancis, 18 Juli 2023. TEMPO/Wawan Priyanto
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Mobil listrik Citroen eC3 dan Neta V akan dipamerkan di pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di ICE, BSD City, Tangerang Selatan, 10-20 Agustus 2023. eC3 adalah mobil listrik dari pabrikan Prancis. Sedangkan Neta V di bawah bendera Hozon Auto berasal dari Cina. 

Neta V masuk Indonesia melalui PT Neta Auto Indonesia. Mobilnya didatangkan secara Completely Built Up (CBU) atau secara utuh dari Cina. Neta Indonesia selanjutnya akan melakukan perakitan lokal mobil listrik di Indonesia bekerja sama dengan Handal Motor. 

Sedangkan eC3 didatangkan oleh Citroen Indonesia yang berada di bawah naungan Grup Indomobil. Sama seperti Neta V, eC3 juga didatangkan secara utuh dari India, lokasi pabrik perakitan Citroen terdekat dari Tanah Air. 

Baterai

Bicara spesifikasi, Neta V dibekali baterai CATL berkapasitas 38,54 kWh dengan jarak tempuh hingga 380 km dalam sekali pengisian daya. Mobil ini memiliki motor listrik tunggal yang ditempatkan di poros roda depan dengan daya 95 PS (94 HP atau 70 kW) dan torsi maksimum 150 Nm. Kecepatan maksimumnya dibatasi pada 120 km per jam. 

Baterai ini dapat diisi daya dalam dua pilihan, normal (AC/listrik rumah) dan pengisian cepat (DC/fast charging). Untuk pengisian daya AC (Tipe 2) maksimum inputnya adalah 6,6 kW. Waktu pengisian mencapai delapan jam. Sedangkan pengisian daya cepat DC (CCS2) dengan kapasitas 100 kW, dari 30-80 persen, hanya memerlukan waktu 30 menit. 

Mobil listrik Neta V. (Foto: Hozon Auto)

Sedangkan Citroen eC3 menggunakan baterai Lithium-Ion 29,2 kWh. Tenaga dari baterai ini disalurkan ke motor listrik yang juga dipasang di roda depan dengan daya 42 kW (57 PS) dan torsi maksimum 143 Nm. 

Baterainya bisa diisi ulang dalam waktu 10 jam 30 menit (AC/standard) dari 10 persen hingga 100 persen. Sedangkan untuk pengisian daya cepat (DC/Fast Charging) dari 10 persen hingga 80 persen memerlukan waktu sekitar 57 menit. Citroen mengklaim baterai ini memiliki jarak tempuh hingga 320 km dalam sekali pengisian daya. 

Model ini memiliki kecepatan maksimum 107 km per jam dengan akselerasi dari 0-60 km per jam dalam waktu 6,8 detik.

Dimensi

Kedua mobil listrik ini memiliki dimensi yang mirip-mirip. Neta V memiliki panjang 4.070 mm, lebar 1.690 mm, dan tinggi 1.555 mm dengan jarak sumbu roda 2.420 mm. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sedangkan eC3 yang sudah dijual di India dan kemungkinan akan memiliki spesifikasi yang sama dengan yang akan dijual di Indonesia, memiliki panjang 3.981 mm, lebar 1.733 mm, tinggi 1.586 mm, dan jarak sumbu roda 2.540 mm. 

Harga di bawah Rp 400 juta?

Di India, eC3 ditawarkan dengan harga mulai dari 1.150.000 rupee, setara Rp 211 jutaan (kurs 1 rupee = Rp 182,8). Tentu harga ini mengacu pada skema insentif untuk kendaraan listrik yang diterapkan pemerintah setempat. Harga ini pasti akan berubah ketika masuk Indonesia. 

Sedangkan Neta V yang diperkenalkan di Thailand pada September 2022 ditawarkan dengan harga 549.000 baht. Harga tersebut setara Rp 248,5 juta dengan kurs saat itu 1 baht = Rp 452,76. Harga yang cukup murah sebuah mobil listrik, beda tipis dengan harga Toyota Avanza 1.3 E CVT yang dibanderol Rp 247,8 juta. 

Neta V juga sudah diperkenalkan di Malaysia pada Mei lalu. Di negeri Jiran itu, Neta V ditawarkan dengan harga promosi sebesar RM 99.000 atau setara Rp 326,8 juta (kurs saat itu RM 1 = Rp 3.275) dan menjadi mobil listrik di Malaysia. Harga ini lebih murah dibanding Toyota Veloz tipe Q CVT TSS yang ditawarkan Rp 335,3 juta. 

Lantas berapa harga keduanya untuk pasar Indonesia? Baik Citroen maupun Neta belum mengungkapkan harga eC3 dan Neta V. Meski demikian, akan sangat menarik jika eC3 dan Neta V dilepas dengan harga di bawah Rp 400 juta. Kabarnya, eC3 dan Neta V mulai bisa dipesan di GIIAS 2023

Pilihan Editor: Teaser Mobil Listrik Citroen e-C3 Dirilis, Perkiraan Harga Rp 400 Jutaan

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto


Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Penjualan Mobil Lesu di Awal 2024, Bos Astra Credit Company Beberkan Strateginya Tetap Pimpin Pasar

2 hari lalu

Chief Executive Officer Astra Credit Companies (ACC) Hendry Christian Wong, menjelaskan penurunan penjualan kendaraan roda empat di tahun 2024, di Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat, 21 Juni 2024. TEMPO/Ihsan Reliubun
Penjualan Mobil Lesu di Awal 2024, Bos Astra Credit Company Beberkan Strateginya Tetap Pimpin Pasar

CEO ACC Hendry Christian Wong menjawab tren penurunan penjualan mobil nasional yang masih lesu hingga mendekati pertengahan 2024.


PM Cina Tiba di Australia, Kunjungi Panda di Kebun Binatang dan Makan Siang di Kilang Anggur

7 hari lalu

Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang (kanan) menyambut Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong (kiri) di Bandara Adelaide pada 15 Juni 2024 di Adelaide, Australia. Asanka Ratnayake/Kolam renang melalui REUTERS
PM Cina Tiba di Australia, Kunjungi Panda di Kebun Binatang dan Makan Siang di Kilang Anggur

Perdana Menteri Cina Li Qiang tiba di Adelaide, Australia, pada Sabtu malam untuk melakukan kunjungan resmi ke negara tersebut.


Terkini: Garuda Minta Harga Tiket Pesawat Naik, Alasan Tesla Belum Mau Investasi di Indonesia

30 hari lalu

Pesawat Garuda Indonesia Boeing 737-800 NG dengan tema Pikachu Pokemon. garuda-indonesia.com
Terkini: Garuda Minta Harga Tiket Pesawat Naik, Alasan Tesla Belum Mau Investasi di Indonesia

Berita terkini: Garuda Indonesia minta harga tiket pesawat dinaikkan. Alasan Tesla belum bersedia investasi di Indonesia.


Xiaomi Respons Rumor Mobil Listrik SU7 Bakal Segera Masuk Indonesia Tahun Ini

36 hari lalu

CEO Xiaomi Group Lei Jun mengabarkan sudah produksi 10.000 unit Xiaomi SU7, Senin, 29 April 2024. (Foto: Dok. Lei Jun)
Xiaomi Respons Rumor Mobil Listrik SU7 Bakal Segera Masuk Indonesia Tahun Ini

Xiaomi tak menutup mata bahwa tren smart electric car saat ini booming.


Shin Tae-yong Dapat Hadiah Mobil Hyundai Genesis eG80, Ini Spesifikasinya

38 hari lalu

Serah terima  Genesis Electrified G80 kepada Shin Tae-yong. (Foto: Hyundai)
Shin Tae-yong Dapat Hadiah Mobil Hyundai Genesis eG80, Ini Spesifikasinya

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong dihadiahi mobil listrik dari Hyundai. Berikut spesifikasi Hyundai Genesis eG80.


Kalah dari Cina, Biden Naikkan Tarif Impor Termasuk Mobil Listrik

39 hari lalu

Presiden AS Joe Biden menyampaikan pidato di State Fairgrounds di Columbia, Carolina Selatan, AS, 27 Januari 2024. REUTERS/Tom Brenner/File Foto
Kalah dari Cina, Biden Naikkan Tarif Impor Termasuk Mobil Listrik

Biden memutuskan menaikkan tarif impor produk Cina termasuk mobil listrik dan baterainya.


Polri: 75 Motor dan 50 Mobil Listrik Ikut Kawal VVIP di World Water Forum Bali

47 hari lalu

Presiden Direktur BMW Group Indonesia Ramesh Divyanathan (kedua kanan) didampingi Direktur Komunikasi BMW Group Indonesia Jodie O'tania (ketiga kanan) serta Direktur Sales dan Pengembangan Jaringan BMW Group Indonesia Ariefin Makaminan (keempat kanan) berfoto bersama Sekretaris Kementrian Sekretariat Negara Setya Utama (kanan), Kepala Bagian Kendaraan, Biro Umum, Sekretariat Kementrian Sekretariat Negara Benus Sunggino Drojo (keempat kiri), Direktur Keuangan Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (GBK) Hendry Arisandi (kiri), Kepala Biro Umum Sekretariat Kemensetneg Eka Denny Mansjur (ketiga kiri), serta Kepala Biro Hubungan Masyarakat Sekretariat Kemensetneg Eddy Cahyono Sugiharto (kedua kiri) usai serah terima mobil listrik BMW i5 dan BMW i7 yang akan digunakan untuk mendukung World Water Forum (WWF) 2024 di kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat 3 Mei 2024. BMW Group Indonesia menyerahkan 51 mobil listrik, di antaranya 36 unit BMW i5 dan 15 unit BMW i7 kepada Pemerintah Indonesia untuk kontribusi mereka sebagai 'sustainable mobility partner' dalam World Water Forum 2024 yang diselenggarakan di Bali pada 18-25 Mei 2024. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Polri: 75 Motor dan 50 Mobil Listrik Ikut Kawal VVIP di World Water Forum Bali

Polri menyatakan kendaraan listrik untuk pengamanan World Water Forum ke-10 di Bali pada 18-25 Mei 2024 telah siap digunakan.


Luhut Punya Kabar Baru Soal Rencana Investasi Tesla di Indonesia

48 hari lalu

Ilustrasi Logo Tesla. REUTERS/Dado Ruvic
Luhut Punya Kabar Baru Soal Rencana Investasi Tesla di Indonesia

Selain Indonesia, ada negara-negara lain yang membujuk Tesla untuk berinvestasi.


Jokowi soal Rencana Pemberian Insentif Mobil Listrik: Masih Dibicarakan

51 hari lalu

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menaiki mobil listrik ESMEKA BIMA EV pada ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023 di JIExpo, Kemayoran, Kamis, 16 Februari 2023. Produsen mobil lokal, Esemka, memperkenalkan dua unit prototipe mobil listrik, yaitu Esemka Bima EV Cargo Van dan Passenger Van. Tempo/Tony Hartawan
Jokowi soal Rencana Pemberian Insentif Mobil Listrik: Masih Dibicarakan

Presiden Joko Widodo alias Jokowi buka suara soal kelanjutan rencana pemerintah memberi insentif untuk mobil hybrid.


Bahas Tantangan Ekosistem Kendaraan Listrik di Indonesia, BRIN: Perlu Fokus

24 April 2024

Peneliti mengoperasikan penggunaan kendaraan listrik Micro Electric Vehicle-Teleoperated Driving System (MEVi) di BRIN, Bandung, Jawa Barat, Rabu, 16 Februari 2022. Mobil ini memungkinkan pengguna mengoperasikannya dari jarak jauh. ANTARA FOTO/Novrian Arbi
Bahas Tantangan Ekosistem Kendaraan Listrik di Indonesia, BRIN: Perlu Fokus

Implementasi program kendaraan listrik dinilai harus didukung ekosistem yang memadai.