Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Test Drive Seres E1 di GIIAS 2023: Nyaman dan Tidak Terlalu Sempit

Reporter

image-gnews
Tes drive Seres E1 di GIIAS 2023. (Foto: TEMPO/Dimas Prassetyo)
Tes drive Seres E1 di GIIAS 2023. (Foto: TEMPO/Dimas Prassetyo)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Saat berkunjung ke pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2023, redaksi Tempo.co berkesempatan menjajal mobil listrik mungil Seres E1 Type B. Kami mencoba test drive kendaraan listrik keluaran PT Sokonindo Automobile ini di area GIIAS 2023.

Pada area test drive GIIAS 2023 kami melewati beberapa medan, mulai dari jalanan rata, tanjakan, turunan, hingga obstacle air. Dalam obstacle itu, genangan air menyentuh bumper bagian bawah Seres E1.

Marketing Head PT Sokonindo Automobile Achmad Rofiqi memastikan bahwa baterai mobil listrik Seres E1 memiliki ketahanan terhadap benda padat dan cair. Menurut dia, mobil listrik mungil ini aman saat melibas genangan air.

Seres E1 Type B yang dijajal Tempo.co ini dibekali baterai Lithium Iron Phosphate (IP67) berkapasitas 13,8 kWh. Dengan komponen tersebut, mobil listrik mungil tersebut dapat menjangkau jarak tempuh maksimal hingga 180 kilometer.

“Genangan air kita rekomendasikan setengah ban. Kalau baterai IP67 (Iron Phosphate) sampai 3-4 menit (di dalam air) itu masih aman,” jelas Rofiqi saat ditemui di pameran GIIAS 2023 beberapa hari lalu.

Seres E1 juga diklaim aman dari sambaran listrik ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti misalnya tabrakan. Rofiqi memastikan bahwa pengemudi tidak akan kesetrum karena mobil listrik ini dilengkapi interlock.

“Lalu ketika berkendara, setiap kabel yang ada disambungan sudah dilengkapi interlock, jadi dia akan memproteksi jika ada sambungan yang tidak sempurna. Jadi tidak perlu khawatir jika terjadi tabrakan, sistem ini tidak akan menyetrum karena ada interlock-nya,” tambah dia.

Rasanya Mengemudikan Seres E1

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Saat memasuki kabin Seres E1, Tempo tidak merasakan kesempitan di balik kemudinya. Saya yang memiliki tinggi badan sekitar 175 cm dan berat 60-an kg, tidak merasa sempit saat duduk di kursi kemudi.

Meski mobil listrik ini terlihat mungil dan kecil dari luar, namun saya masih tetap merasa nyaman untuk mengendarai Seres E1 dalam jarak dekat. Jarak antara kepala dan atap mobil pun tidak terlalu mepet. Jarak pandang atau visibilitas dari kursi kemudi pun sangat jelas.

Seperti mobil listrik pada umumnya, Seres E1 memiliki tarikan yang halus di awal. Saat dipacu di jalanan rata, kendaraan listrik ini juga tetap nyaman. Namun ketika melewati jalanan yang tidak rata dengan kecepatan cukup tinggi, suspensi mobil listrik ini tidak begitu empuk.

Akan tetapi ketika dikendarai dengan lembut, tentunya suspensi keras itu tidak terasa. Saat melibas air, mobil listrik ini tidak tersendat sedikitpun. Dengan kata lain, Seres E1 bisa melewati obstacle air dengan lancar tanpa kendala.

Saat melewati tanjakan, Seres E1 memiliki hentakan yang cukup baik dengan transmisi S. Dengan transmisi S, mobil listrik ini bisa memacu lebih baik saat melewati jalanan tanjakan. Sedangkan saat melewati jalur biasa, Anda cukup menggunakan transmisi D.

Pilihan Editor: 10 Merek Mobil Terlaris Juli 2023, Toyota Masih Memimpin

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Terkini: Garuda Minta Harga Tiket Pesawat Naik, Alasan Tesla Belum Mau Investasi di Indonesia

22 hari lalu

Pesawat Garuda Indonesia Boeing 737-800 NG dengan tema Pikachu Pokemon. garuda-indonesia.com
Terkini: Garuda Minta Harga Tiket Pesawat Naik, Alasan Tesla Belum Mau Investasi di Indonesia

Berita terkini: Garuda Indonesia minta harga tiket pesawat dinaikkan. Alasan Tesla belum bersedia investasi di Indonesia.


Xiaomi Respons Rumor Mobil Listrik SU7 Bakal Segera Masuk Indonesia Tahun Ini

28 hari lalu

CEO Xiaomi Group Lei Jun mengabarkan sudah produksi 10.000 unit Xiaomi SU7, Senin, 29 April 2024. (Foto: Dok. Lei Jun)
Xiaomi Respons Rumor Mobil Listrik SU7 Bakal Segera Masuk Indonesia Tahun Ini

Xiaomi tak menutup mata bahwa tren smart electric car saat ini booming.


Shin Tae-yong Dapat Hadiah Mobil Hyundai Genesis eG80, Ini Spesifikasinya

30 hari lalu

Serah terima  Genesis Electrified G80 kepada Shin Tae-yong. (Foto: Hyundai)
Shin Tae-yong Dapat Hadiah Mobil Hyundai Genesis eG80, Ini Spesifikasinya

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong dihadiahi mobil listrik dari Hyundai. Berikut spesifikasi Hyundai Genesis eG80.


Kalah dari Cina, Biden Naikkan Tarif Impor Termasuk Mobil Listrik

31 hari lalu

Presiden AS Joe Biden menyampaikan pidato di State Fairgrounds di Columbia, Carolina Selatan, AS, 27 Januari 2024. REUTERS/Tom Brenner/File Foto
Kalah dari Cina, Biden Naikkan Tarif Impor Termasuk Mobil Listrik

Biden memutuskan menaikkan tarif impor produk Cina termasuk mobil listrik dan baterainya.


Polri: 75 Motor dan 50 Mobil Listrik Ikut Kawal VVIP di World Water Forum Bali

39 hari lalu

Presiden Direktur BMW Group Indonesia Ramesh Divyanathan (kedua kanan) didampingi Direktur Komunikasi BMW Group Indonesia Jodie O'tania (ketiga kanan) serta Direktur Sales dan Pengembangan Jaringan BMW Group Indonesia Ariefin Makaminan (keempat kanan) berfoto bersama Sekretaris Kementrian Sekretariat Negara Setya Utama (kanan), Kepala Bagian Kendaraan, Biro Umum, Sekretariat Kementrian Sekretariat Negara Benus Sunggino Drojo (keempat kiri), Direktur Keuangan Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (GBK) Hendry Arisandi (kiri), Kepala Biro Umum Sekretariat Kemensetneg Eka Denny Mansjur (ketiga kiri), serta Kepala Biro Hubungan Masyarakat Sekretariat Kemensetneg Eddy Cahyono Sugiharto (kedua kiri) usai serah terima mobil listrik BMW i5 dan BMW i7 yang akan digunakan untuk mendukung World Water Forum (WWF) 2024 di kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat 3 Mei 2024. BMW Group Indonesia menyerahkan 51 mobil listrik, di antaranya 36 unit BMW i5 dan 15 unit BMW i7 kepada Pemerintah Indonesia untuk kontribusi mereka sebagai 'sustainable mobility partner' dalam World Water Forum 2024 yang diselenggarakan di Bali pada 18-25 Mei 2024. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Polri: 75 Motor dan 50 Mobil Listrik Ikut Kawal VVIP di World Water Forum Bali

Polri menyatakan kendaraan listrik untuk pengamanan World Water Forum ke-10 di Bali pada 18-25 Mei 2024 telah siap digunakan.


Luhut Punya Kabar Baru Soal Rencana Investasi Tesla di Indonesia

40 hari lalu

Ilustrasi Logo Tesla. REUTERS/Dado Ruvic
Luhut Punya Kabar Baru Soal Rencana Investasi Tesla di Indonesia

Selain Indonesia, ada negara-negara lain yang membujuk Tesla untuk berinvestasi.


Jokowi soal Rencana Pemberian Insentif Mobil Listrik: Masih Dibicarakan

43 hari lalu

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menaiki mobil listrik ESMEKA BIMA EV pada ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023 di JIExpo, Kemayoran, Kamis, 16 Februari 2023. Produsen mobil lokal, Esemka, memperkenalkan dua unit prototipe mobil listrik, yaitu Esemka Bima EV Cargo Van dan Passenger Van. Tempo/Tony Hartawan
Jokowi soal Rencana Pemberian Insentif Mobil Listrik: Masih Dibicarakan

Presiden Joko Widodo alias Jokowi buka suara soal kelanjutan rencana pemerintah memberi insentif untuk mobil hybrid.


Bahas Tantangan Ekosistem Kendaraan Listrik di Indonesia, BRIN: Perlu Fokus

52 hari lalu

Peneliti mengoperasikan penggunaan kendaraan listrik Micro Electric Vehicle-Teleoperated Driving System (MEVi) di BRIN, Bandung, Jawa Barat, Rabu, 16 Februari 2022. Mobil ini memungkinkan pengguna mengoperasikannya dari jarak jauh. ANTARA FOTO/Novrian Arbi
Bahas Tantangan Ekosistem Kendaraan Listrik di Indonesia, BRIN: Perlu Fokus

Implementasi program kendaraan listrik dinilai harus didukung ekosistem yang memadai.


Ada 11.377 Pengecasan Mobil di SPKLU Sepanjang Periode Lebaran, Naik Lima Kali Lipat

54 hari lalu

Lokasi SPKLU di Tol Trans Jawa (ANTARA)
Ada 11.377 Pengecasan Mobil di SPKLU Sepanjang Periode Lebaran, Naik Lima Kali Lipat

Kenaikan transaksi di SPKLU tersebut tercatat hingga H+7 Lebaran.


Bersaing Sengit Lawan Produsen Mobil Listrik China, Tesla Mau Bikin Mobil Listrik Murah Tahun Ini

58 hari lalu

Logo Tesla. Istimewa
Bersaing Sengit Lawan Produsen Mobil Listrik China, Tesla Mau Bikin Mobil Listrik Murah Tahun Ini

Tesla akan terus mengembangkan robotaksis self-driving, yang dikembangkan dari platform kecil, yang akan digunakan untuk mobil listrik murah Tesla.