Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Cuma 5 Menit, ETLE Drone Menangkap 5-10 Pelanggaran di Jateng

image-gnews
Kanit Sigar Ditlantas Polda Jateng Ajun Komisaris Agista Ryan M  (memegang remote drone) mengoperasikan ETLE drone untuk memantau lalu lintas di kawasan Bulakan, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin, 11 September 2023. (Foto: TEMPO/Septhia Ryanthie)
Kanit Sigar Ditlantas Polda Jateng Ajun Komisaris Agista Ryan M (memegang remote drone) mengoperasikan ETLE drone untuk memantau lalu lintas di kawasan Bulakan, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin, 11 September 2023. (Foto: TEMPO/Septhia Ryanthie)
Iklan

TEMPO.CO, Sukoharjo - Jajaran Ditlantas Polda Jawa Tengah (Jateng) mulai menyosialisasikan penindakan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) menggunakan drone atau ETLE drone. Pada Senin, 11 September 2023, kegiatan itu dilaksanakan di empat kabupaten mulai dari Wonogiri, Sukoharjo, Sragen, dan Karanganyar. 

Kegiatan tilang elektronik oleh jajaran Ditlantas Polda Jateng ini dilaksanakan di kawasan Bulakan, Kecamatan Sukoharjo. Operasi tersebut dipimpin oleh Kepala Unit Seksi Pelanggaran (Kanit Sigar) Subdit Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Jateng Ajun Komisaris Agista Ryan M. 

"Hari ini sosialisasi penindakan hukum dengan ETLE kami mulai dari Wonogiri, kemudian Sukoharjo, dan dilanjutkan Karanganyar dan Sragen," ujar Ryan ketika ditemui awak media seusai kegiatan pemantauan lalu lintas dengan menggunakan ETLE di Bulakan, Sukoharjo. 

Ryan mengungkapkan sosialisasi pendidikan tilang elektronik itu dilangsungkan selama sekitar dua minggu. Dengan menggunakan ETLE drone di kawasan Bulakan, Sukoharjo, petugas kepolisian bisa melihat 5 sampai 10 pelanggaran hanya dalam waktu sekitar 5 menit. 

"Dari pantauan lewat drone terbang di situ kita meng-capture pelanggaran-pelanggaran yang kasat mata seperti tidak menggunakan helm, tidak mengenakan sabuk pengaman, kelengkapan kendaraan tidak lengkap, ataupun adanya muatan berlebih," tuturnya. 

Secara teknis, Ryan menjelaskan penindakan tilang elektronik dengan drone itu dilakukan dengan melakukan validasi kemudian pengiriman surat tilang kepada pelanggar. "Dan setelah itu masyarakat apabila tidak datang untuk memenuhi kewajiban tilang tersebut, pelanggar akan diblokir sehingga untuk memperpanjang harus mengurus surat tilang dulu," katanya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Ryan berharap penggunaan ETLE drone akan berdampak dalam mengurangi pelanggaran lalu lintas. Ke depannya, diharapkan akan dapat meminimalisir kecelakaan lalu lintas, khususnya mengurangi fatalitas korban akibat kecelakaan lalu lintas. 

"Diharapkan dengan seperti itu ada efek jera bagi masyarakat sehingga ke depannya masyarakat tidak mau melanggar lagi. Tanpa pelanggaran lalu lintas, keselamatan terjamin dan bisa kembali ke keluarga yang menunggu di rumah," ucapnya. 

Pilihan Editor: P7 di MotoGP San Marino, Marc Marquez Kelelahan dan Alami Arm Pumps

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Cek Jadwal dan Perubahan Sistem PPDB di Jakarta, Jateng, Jatim, Kaltim, dan Sumsel

5 hari lalu

Posko Pelayanan PPDB Tahun 2024 Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan di SMA Negeri 70 Jakarta, pada Senin, 10 Juni 2024. Tempo/Aisyah Aisyah Amira Wakang.
Cek Jadwal dan Perubahan Sistem PPDB di Jakarta, Jateng, Jatim, Kaltim, dan Sumsel

Jadwal dan sistem PPDB pada masing- masing daerah bisa berbeda. Bagaimana PPDB di Jakarta, Jateng, Jatim, Kaltim, dan Sumsel?


Hari Ini KPPU akan Menyidang Kembali Shopee, Buntut Dugaan Pelanggaran

6 hari lalu

Logo Shopee. shopee.co.id
Hari Ini KPPU akan Menyidang Kembali Shopee, Buntut Dugaan Pelanggaran

Perkara ini melibatkan dua pihak terlapor, yakni Shopee dan PT Nusantara Ekspres Kilat (Shopee Express).


Menhub Blak-blakan soal Alasan Belum Izinkan Taksi Terbang di IKN: Ada Risikonya..

7 hari lalu

Taksi terbang EHang 216 lepas landas saat menjalani 'demo flight' di kawasan Klungkung, Bali, Jumat, 26 November 2021. EHang memanfaatkan jaringan internet dan dikendalikan dari darat. ANTARA/Fikri Yusuf
Menhub Blak-blakan soal Alasan Belum Izinkan Taksi Terbang di IKN: Ada Risikonya..

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi angkat bicara soal kelanjutan rencana operasional taksi terbang yang mengangkut penumpang di IKN.


Insiden Drone di Kejaksaan Agung, Ini Kata Pengelola Taman Literasi

8 hari lalu

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana (kiri) dan Dirdik Jampidsus Kuntadi (kanan) memberikan keterangan soal korupsi PT Timah di Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, Senin, 1 April 2024. Dalam keterangannya, Kejagung telah memblokir rekening 16 tersangka beserta aliran dana hasil korupsi tata niaga komoditas timah wilayah izin usaha pertambangan PT Timah yang merugikan negara sebesar Rp 271 triliun. TEMPO/Febri Angga Palguna
Insiden Drone di Kejaksaan Agung, Ini Kata Pengelola Taman Literasi

Pengelola Taman Literasi menyatakan tak pernah menerima permohonan penerbangan drone yang ditembak jatuh Kejaksaan Agung.


Ini Aturan Menerbangkan Drone agar Tak Ditembak Jatuh seperti Kejadian di Kejaksaan Agung

8 hari lalu

Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta. Google Maps
Ini Aturan Menerbangkan Drone agar Tak Ditembak Jatuh seperti Kejadian di Kejaksaan Agung

Petugas keamanan menembak jatuh satu unit drone yang terbang di atas Gedung Kejaksaan Agung pada Rabu, 5 Mei 2024.


Misteri Drone yang Mengitari Kantor Kejagung di Tengah Pengusutan Korupsi Timah

9 hari lalu

Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah memberikan keterangan saat konferensi pers penyampaian hasil Perhitungan Kerugian Negara dalam perkara kasus PT Timah, di Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Rabu, 29 Mei 2024. Kejagung RI mengumumkan kerugian negara dalam kasus korupsi tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015-2022 mencapai 300 trilliun. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Misteri Drone yang Mengitari Kantor Kejagung di Tengah Pengusutan Korupsi Timah

Kejagung menembak jatuh drone itu karena terbang secara liar di sekitar area kantor Jampidsus.


Suasana Kejaksaan Agung Usai Sebuah Drone Ditembak Jatuh

9 hari lalu

Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta. Google Maps
Suasana Kejaksaan Agung Usai Sebuah Drone Ditembak Jatuh

Kapuspenkum Ketut Sumedana membantah drone itu hendak mematai-matai kawasan Kejaksaan Agung usai penguntitan Jampidsus.


Misteri Sebuah Drone yang Terbang Mengitari di Atas Kejagung Lalu Ditembak Jatuh

9 hari lalu

Ilustrasi drone. Efrem Lukatsky/Pool via REUTERS
Misteri Sebuah Drone yang Terbang Mengitari di Atas Kejagung Lalu Ditembak Jatuh

Kejaksaan Agung tak punya kewenangan melarang drone terbang di atas Kejagung. Sebelumnya ada drone ditembak jatuh saat malam-malam mengitari area itu.


Kejagung Sebut Drone yang Ditembak Jatuh, Hendak Ambil Gambar Stasiun MRT

9 hari lalu

Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta. Google Maps
Kejagung Sebut Drone yang Ditembak Jatuh, Hendak Ambil Gambar Stasiun MRT

Kapuspenkum mempersilakan komunitas pemilik drone untuk ambil pesawat nirawaknya itu di Gedung Kejaksaan Agung.


Kejagung Pastikan Drone yang Ditembak karena Terbang Berputar di Areanya Bukan Mata-mata

10 hari lalu

Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta. Google Maps
Kejagung Pastikan Drone yang Ditembak karena Terbang Berputar di Areanya Bukan Mata-mata

Penjelasan Kapuspenkum mengenai drone yang ditembak jatuh karena terbang liar di area gedung Kejaksaan Agung.