Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Mengenal Bahan Bakar CNG yang Digunakan Taksi Bluebird, Diklaim Bisa Kurangi Emisi

image-gnews
Mekanik melakukan perawatan rutin armada taksi Bluebird di Pool Bluebird Warung Buncit, Jakarta, Senin 24 Juli 2023. Perawatan rutin armada taksi tersebut untuk memberikan standard kenyamanan perjalanan sesuai kampanye PT Blue Bird Tbk yakni Standard Nyaman Indonesia (SNI). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Mekanik melakukan perawatan rutin armada taksi Bluebird di Pool Bluebird Warung Buncit, Jakarta, Senin 24 Juli 2023. Perawatan rutin armada taksi tersebut untuk memberikan standard kenyamanan perjalanan sesuai kampanye PT Blue Bird Tbk yakni Standard Nyaman Indonesia (SNI). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Bluebird telah menggunakan Compressed Natural Gas (CNG) atau bahan bakar gas sebagai bahan bakar alternatif ramah lingkungan pada armada taksinya. CNG ini bisa menjadi alternatif untuk mengurangi emisi pada armada taksi Bluebird, meskipun saat ini mereka sudah mulai menggunakan taksi listrik.

Direktur Utama PT Blue Bird Tbk., (Bluebird) Adrianto Djokosoetono mengatakan bahwa CNG ini terlihat hasilnya dan lebih cepat jangkauannya terhadap armada taksi Bluebird. Andre, sapaan akrab Adrianto, mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada 3.200 armada taksi yang menggunakan bahan bakar CNG.

"Berdasarkan riset yang kami lakukan, CNG itu bisa mengurangi 45 persen dari emisi, itu yang membuat kami melangkah lebih cepat mengurangi emisi-emisi kendaraan kami," kata Andre saat ditemui di Kantor Pusat Bluebird di Jakarta Selatan, Senin, 11 Desember 2023.

Andre juga mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk menambah pemasangan CNG pada armada taksinya di tahun depan. Selain itu, Bluebird juga akan melakukan peremajaan terhadap taksi listrik yang telah beroperasi saat ini.

"Tentunya zero emission juga akan kami lakukan penambahan. Kami lakukan peremajaan juga setelah akhir semester pertama, akan kami remajakan kendaraan listrik," ucapnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Melansir laman resmi Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM, CNG merupakan bahan bakar gas yang dibuat dengan melakukan kompresi metana (CH4) yang diekstrak dari gas alam. CNG disimpan dan didistribusikan dalam bejana tekan, biasanya berbentuk silinder.

CNG telah digunakan di berbagai negara, terutama untuk transportasi umum. Di Indonesia, angkutan umum yang telah menggunakan CNG antara lain bus TransJakarta. CNG digunakan di daerah-daerah yang memiliki sumber gas atau terdapat pipa gas bumi, maka tak heran kalau SPBG (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas) CNG terbatas jumlahnya.

Pilihan Editor: Taksi Bluebird Ganti Transmover Avanza Baru, Tarif Bakal Naik

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di membership.tempo.co/komunitas pilih grup GoOto

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Bangkok Bakal Punya Taksi Air Berbasis Aplikasi, Tersedia di Semua Kanal Kota

6 hari lalu

Wisatawan mengunjungi Grand Palace, salah satu tempat wisata utama karena Thailand mengharapkan kedatangan wisatawan Tiongkok setelah Tiongkok membuka kembali perbatasannya di tengah pandemi virus corona (COVID-19), di Bangkok, Thailand, 7 Januari 2023. REUTERS/Athit Perawongmetha
Bangkok Bakal Punya Taksi Air Berbasis Aplikasi, Tersedia di Semua Kanal Kota

Layanan taksi perahu ini dirancang untuk terhubung dengan sistem kereta listrik Bangkok, layanan bus umum, dan layanan ojek.


Invasi Rusia di Ukraina Sebabkan Emisi 175 Juta Ton Karbon Dioksida

7 hari lalu

Seorang petugas  memadamkan sisa-sisa rudal dari serangan Rusia yang diduga merupakan buatan Korea Utara, di tengah invasi Rusia ke Ukraina, di Kharkiv, Ukraina 2 Januari 2024.  REUTERS/Vyacheslav
Invasi Rusia di Ukraina Sebabkan Emisi 175 Juta Ton Karbon Dioksida

Kerugian iklim yang disebabkan oleh invasi Rusia di Ukraina mencapai jumlah US$32 miliar.


Tingkat Gas Ozon di Seluruh Wilayah Jakarta Lewati Ambang Baku Mutu

22 hari lalu

Petugas Suku Dinas Lingkungan Hidup Pemkot Jakarta Utara mendata kendaraan bermotor yang akan diuji emisi di Ancol, Jakarta, Selasa 12 September 2023. Satgas Pengendalian Polusi Udara Polda Metro Jaya menghentikan kebijakan penilangan yang berkaitan dengan uji emisi kendaraan roda dua maupun roda empat karena dinilai tidak efektif. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Tingkat Gas Ozon di Seluruh Wilayah Jakarta Lewati Ambang Baku Mutu

Dari lima titik pengambilan sampel di Jakarta, parameter ozon, partikulat, dan SO2 hampir di seluruh wilayah sudah melewati baku mutu.


Polisi Ungkap Kasus Penipuan Jual Beli Mobil Eks Taksi di Bekasi, Kerugian Rp3 Miliar

26 hari lalu

Ilustrasi Menjual Mobil. shutterstock.com
Polisi Ungkap Kasus Penipuan Jual Beli Mobil Eks Taksi di Bekasi, Kerugian Rp3 Miliar

Polres Metro Bekasi Kota menangkap AS, 27 tahun, satu di antara dua orang tersangka dalam kasus penipuan jual beli mobil eks taksi


Mengenal Mikroalga, Tumbuhan Air yang Menyerap CO2 Dalam Waktu Singkat

28 hari lalu

Mikroalga, salah satu jenis tumbuhan renik yang mampu menyerap karbon secara efektif (Dok. ITS news)
Mengenal Mikroalga, Tumbuhan Air yang Menyerap CO2 Dalam Waktu Singkat

Pakar Biokimia ITS mengembangkan mikroalga, tumbuhan renik di perairan, sebagai alat penyerap emisi karbon yang efektif.


Greenpeace Anggap Perpres Energi Terbarukan Melenceng dari Komitmen Paris Agreement

35 hari lalu

Asap dan uap mengepul dari PLTU milik Indonesia Power, di samping area Proyek PLTU Jawa 9 dan 10 di Suralaya, Provinsi Banten, Indonesia, 11 Juli 2020. REUTERS/Willy Kurniawan
Greenpeace Anggap Perpres Energi Terbarukan Melenceng dari Komitmen Paris Agreement

Greenpeace mengkritik Pemerintah Indonesia yang masih menolerir proyek PLTU. Pemenuhan Paris Agreement 2015 masih jauh panggang dari api.


3 Hal yang Paling Banyak Dikeluhkan Wisatawan saat ke Korea Selatan

46 hari lalu

Istana Gyeongbokgung di Korea Selatan. Unsplash.com/chanhee lee
3 Hal yang Paling Banyak Dikeluhkan Wisatawan saat ke Korea Selatan

Korea Tourism Organization mencatat 902 pengaduan dari wisatawan selama tahun 2023


Penanganan Polusi Udara, Peneliti BRIN Minta Indonesia Belajar dari Cina

47 hari lalu

Sebuah mesin bekerja untuk mengurangi polusi dipasang di sekitar area konstruksi saat polusi udara menyelimuti wilayah Beijing, Cina, 18 Desember 2016. REUTERS/Stringer
Penanganan Polusi Udara, Peneliti BRIN Minta Indonesia Belajar dari Cina

Cina menjadi salah satu negara yang bisa mengurangi dampak polusi udaranya secara bertahap. Mengikis dampak era industrialisasi.


Pertamina International Shipping Catat Penurunan Emisi Karbon 25.445 Ton

54 hari lalu

Kapal Gas Arjuna milik PT Pertamina International Shipping (PIS). Dok. Pertamina
Pertamina International Shipping Catat Penurunan Emisi Karbon 25.445 Ton

PT Pertamina International Shipping mencatat data dekarbonisasi PIS turun signifikan setiap tahun.


Lifecare Taxi Terbaru dari Bluebird untuk Layani Difabel dan Lansia, Pakai Toyota Voxy

56 hari lalu

PT Blue Bird Tbk menggelar peluncuran Lifecare Taxi di Jalan Selatan, Kamis, 25 April 2024. Taksi yang diluncurkan Bluebird itu ditujukan untuk pengguna penyandang disabilitas dan lansia. TEMPO/Savero Aristia Wienanto
Lifecare Taxi Terbaru dari Bluebird untuk Layani Difabel dan Lansia, Pakai Toyota Voxy

Bluebird meluncurkan layanan Lifecare Taxi untuk menunjang kebutuhan penyandang disabilitas dan lansia.