Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

4 Tips Beli Mobil Listrik, Perhatikan Kualitas dan Kapasitas Baterai

image-gnews
Ilustrasi pengisian daya mobil listrik. shutterstock.com
Ilustrasi pengisian daya mobil listrik. shutterstock.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah saat ini tengah gencar melakukan berbagai cara untuk mempercepat peralihan ke mobil listrik. Ini menjadi upaya dalam mengurangi dampak perubahan iklim untuk menekan emisi karbon sebesar 32 persen pada 2030.

Salah satu caranya dengan memberikan subsidi untuk mobil listrik. Beberapa upaya tersebut nampaknya cukup memengaruhi minat masyarakat terhadap kendaraan listrik. Menurut Gaikindo, pada 2022-2023, peningkatan penjualan EV (electric vehicle) mencapai 49 persen.

Pada 2025, Pemerintah Indonesia menargetkan 20 persen mobil baru berupa EV dan 100 persen total penjualan kendaraan adalah EV pada 2040.

“Mobil listrik dipercaya bisa menjadi salah satu solusi untuk menurunkan emisi karbon karena tidak memiliki emisi gas buang,” kata Vice President PT Chery Sales Indonesia Harry Kamora dalam keterangan resminya.

Semakin banyaknya pilihan mobil listrik saat ini, membuat konsumen lebih leluasa dalam memilih kendaraan listrik sesuai kebutuhan mobilitasnya. Berikut tips yang bisa membantu konsumen sebelum memutuskan untuk membeli mobil listrik versi Chery:

  1. Lakukan Riset

Konsumen disarankan untuk membandingkan berbagai jenis mobil listrik yang tersedia di pasaran untuk menemukan mobil listrik yang paling sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup mereka.

  1. Perhatikan Jarak Tempuhnya
Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pertimbangkan jangkauan jarak tempuh dan kapasitas baterai untuk kebutuhan berkendara. Jarak tempuh harian yang biasa dilalui perlu diperhatikan. Jika sering bepergian jauh, pilih mobil listrik dengan jarak tempuh yang cukup.

  1. Konsultasi Terlebih Dahulu

Berkonsultasilah dengan dealer terkait fasilitas charging, biaya pemeliharaan dan operasional, serta layanan jaminan dan purna jual. Dealer dapat membantu memberikan informasi dan memahami manfaat memiliki mobil listrik. 

  1. Cek Kualitas Baterai

Pastikan kualitas dari baterai diuji dengan standar Worldwide atau Worldwide Harmonized Light Vehicle Test Cycle/WLTC). Standar ini berfungsi untuk mengukur dan mengevaluasi efisiensi dan kinerja energi dari mobil listrik. 

Pilihan Editor: Isi Garasi Gubernur Maluku Utara yang Kena OTT KPK, Cuma Punya Kijang Innova

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di membership.tempo.co/komunitas pilih grup GoOto

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kepala BRIN Ungkap Tantangan Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik

1 jam lalu

Kepala BRIN Laksana Tri Handoko. (Foto: IEMS)
Kepala BRIN Ungkap Tantangan Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik

Kepala BRIN menilai ekosistem kendaraan listrik di dunia, termasuk Indonesia, masih belum matang karena keterbatasan teknologi.


Tips Pilih Semangka agar Dapat yang Manis dan Matang

2 hari lalu

Ilustrasi Semangka
Tips Pilih Semangka agar Dapat yang Manis dan Matang

Agar tidak kecewa saat membeli, penting untuk mengetahui cara memilih semangka yang matang sempurna. Berikut tipsnya.


Inilah Tanda-tanda Ponsel Disadap

2 hari lalu

Uji terbatas chatbot Meta AI di versi terbaru aplikasi WhatsApp. Foto : Gsmarena
Inilah Tanda-tanda Ponsel Disadap

Meski sulit dideteksi, ada beberapa cara untuk mengetahui apakah ponsel Anda sedang dipantau oleh peretas.


Amankah Mengisi Baterai Ponsel hingga 100 Persen? Ini Penjelasannya

2 hari lalu

Pengisian baterai HP sambil digunakan dapat membuat HP panas. Berikut ini adalah 6 penyebab HP panas saat dicas beserta cara mengatasinya. Foto: Canva
Amankah Mengisi Baterai Ponsel hingga 100 Persen? Ini Penjelasannya

Idealnya adalah mengisi daya baterai hingga maksimal 80 persen dan biarkan hingga setidaknya 30 persen.


Jokowi Sebut Hanya Kendaraan Listrik yang Boleh Digunakan di IKN

7 hari lalu

Presiden Joko Widodo saat menghadiri Peluncuran Kolaborasi Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik di SPBU MT Haryono, Jakarta, Selasa, 22 Februari 2022. Jokowi berharap melalui pembangunan ekosistem kendaraan listrik dari hulu ke hilir tersebut, Indonesia dapat menjadi produsen kendaraan listrik. Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden
Jokowi Sebut Hanya Kendaraan Listrik yang Boleh Digunakan di IKN

Jokowi optimistis indeks kualitas udara di ibu kota baru bisa mencapai angka 0.


Soal Komitmen Transisi Energi RI-Jepang, Airlangga Sebut Sudah Ada Roadmap EV Toyota dan Mitsubishi

17 hari lalu

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Nikkei Forum 29th Future of Asia, Tokyo, Jumat (24/5/2024). ANTARA/Juwita Trisna Rahayu
Soal Komitmen Transisi Energi RI-Jepang, Airlangga Sebut Sudah Ada Roadmap EV Toyota dan Mitsubishi

Menteri Airlangga menyatakan komitmen transisi energi lewat kerja sama pemerintah RI - Jepang terlihat dari roadmap investasi kendaraan listrik.


5 Tips Menjaga Kesehatan Baterai Laptop

18 hari lalu

Ilustrasi pria bekerja di depan laptop. Foto: Freepik.com
5 Tips Menjaga Kesehatan Baterai Laptop

Baterai laptop merupakan salah satu komponen yang mudah rusak jika tidak dirawat dengan benar. Berikut tips menjaga kesehatan baterai laptop.


Terkini: Garuda Minta Harga Tiket Pesawat Naik, Alasan Tesla Belum Mau Investasi di Indonesia

19 hari lalu

Pesawat Garuda Indonesia Boeing 737-800 NG dengan tema Pikachu Pokemon. garuda-indonesia.com
Terkini: Garuda Minta Harga Tiket Pesawat Naik, Alasan Tesla Belum Mau Investasi di Indonesia

Berita terkini: Garuda Indonesia minta harga tiket pesawat dinaikkan. Alasan Tesla belum bersedia investasi di Indonesia.


Mengapa Tesla Belum Mau Investasi di Indonesia?

19 hari lalu

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bersalaman dengan CEO Tesla Inc. Elon Musk saat berkunjung ke pabrik perakitan kendaraan listrik Tesla Inc, di Austin, Texas, Amerika Serikat, 26 April 2022. Foto/Istimewa
Mengapa Tesla Belum Mau Investasi di Indonesia?

Menteri Luhut mengatakan Tesla belum berinvestasi di Indonesia karena alasan oversupply kendaraan listrik (EV) dari China.


Pemerintah Targetkan 15 Juta Unit Kendaraan Listrik di 2030, Bagaimana Infrastruktur Pengisian Dayanya?

19 hari lalu

Baterai lithium untuk kendaraan listrik. REUTERS
Pemerintah Targetkan 15 Juta Unit Kendaraan Listrik di 2030, Bagaimana Infrastruktur Pengisian Dayanya?

Pemerintah menargetkan pengembangan sebanyak 2 juta unit kendaraan listrik roda empat dan 13 juta unit kendaraan listrik roda dua pada 2030 mendatang.