Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Betulkah Insiden TNI Menganiaya Relawan Ganjar karena Knalpot Brong, Apakah Itu?

image-gnews
Knalpot Brong atau Knalpot Racing. antaranews.com
Knalpot Brong atau Knalpot Racing. antaranews.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kapendam IV Diponegoro Kolonel Richard Harrison menyatakan bahwa insiden penganiayaan anggota TNI terhadap relawan Ganjar-Mahfud MD yang terjadi di Boyolali ada kaitannya dengan knalpot brong.

Menurutnya, anggotanya bertindak emosional karena relawan menggeber-geber kendaraan yang menggunakan knalpot brong. Saat ini, proses penanganan masih terus berjalanan. "Sampai saat ini kami masih melaksanakan proses pemeriksaan terkait insiden tersebut. Untuk pemeriksaan saksi sipil ada 14 orang dan saksi ahli 4 orang," ungkap Teguh pada Ahad, 14 Januari 2024.

Teguh menyampaikan setidaknya ada enam prajurit yang telah diperiksa telah ditetapkan sebagai tersangka. "Saya tidak bisa mengatakan akan ada penambahan (tersangka) atau tidak karena proses juga masih terus berjalan. Kan semua harus dikumpulkan data-datanya," ungkap dia.

TPN Ganjar-Mahfud telah meminta Komnas HAM untuk turun tangan. Komisioner Komnas HAM Anis Hidayah telah menindaklanjuti laporan itu sesuai fungsi pemantauan yang diatur dalam Pasal 89 Ayat 3 Undang-Undang tentang Hak Asasi Manusia.

“Kami melakukan serangkain pemantauan di Boyolali pada 5-8 Januari 2024. Kami meminta keterangan para pihak secara langsung kepada tujuh orang korban, tim hukum korban, dan pihak terkait,” ujarnya pada 3 Januari 2024.

Sementara itu, calon presiden Ganjar Pranowo mengajukan permintaan kepada relawan dan para pendukungnya agar tidak merasa terancam atau ditekan dalam bentuk apapun. Ganjar menekankan agar kejadian penganiayaan terhadap relawan oleh anggota TNI di Boyolali menjadi insiden terakhir yang terjadi.

"Itu harus menjadi yang terakhir, kami memberikan apresiasi kepada TNI yang merespon dengan cepat. Dan kepada para pendukung, kami menegaskan agar tetap tertib dan patuh terhadap aturan, termasuk larangan menggunakan knalpot brong," kata Ganjar pada 13 Januari 2024.

Definisi Knalpot Brong

Knalpot brong atau knalpot racing kerap target razia oleh petugas kepolisian. Hal ini disebabkan oleh pandangan bahwa penggunaan knalpot jenis ini dapat mengganggu kenyamanan karena suaranya yang sangat bising.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Knalpot ini memiliki perbedaan dengan knalpot standar. Selain perbedaan suara, terdapat beberapa perbedaan lain. Perbedaan mendasar di antara keduanya terletak pada struktur knalpot tersebut.

Struktur dasar dari kedua jenis knalpot melibatkan keberadaan tabung yang menghubungkan mesin dengan bagian kepala knalpot.

Dengan kata lain, knalpot standar menggunakan tabung sebagai jalur untuk mengalirkan gas sisa pembakaran dari mesin, yang juga disebut sebagai partisi. Sementara itu, knalpot brong tidak memiliki tabung atau partisi sehingga tidak ada komponen yang berfungsi sebagai peredam suara agar tidak berisik.

Desain knalpot brong mengandalkan kepala (header) yang terbuat dari bahan galvanis atau pipa biasa langsung ke bagian belakang tanpa adanya tabung. Oleh karena itu, suara yang dihasilkan oleh knalpot brong terdengar lebih keras.

Selain itu, beberapa jenis knalpot standar juga dilengkapi dengan komponen yang disebut glasswool. Glasswool ini berupa serat yang bertujuan untuk membuat suara knalpot menjadi lebih halus.

Sementara pada knalpot brong, komponen glasswool ini dihilangkan dengan maksud membuat suara yang dihasilkan menjadi lebih nyaring.

ANANDA BINTANG I  BAGUS PRIBADI  I  SEPTIA RYANTHIE  I  DICKY KURNIAWAN

Pilihan Editor: Ratusan Motor di Solo Kena Razia Knalpot Brong, Simak Besaran Dendanya

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kecanduan Judi Online atau Himpitan Ekonomi, TNI AD Dalami Motif Letda Rasid Tilap Rp876 Juta

7 hari lalu

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Brigadir Jenderal Kristomei Sianturi saat ditemui di Polda Metro Jaya, Rabu, 10 Januari 2024. Tempo/M. Faiz Zaki
Kecanduan Judi Online atau Himpitan Ekonomi, TNI AD Dalami Motif Letda Rasid Tilap Rp876 Juta

Letda Rasid menilap dana satuan Brigade Infanteri 3/Tri Budi Sakti sebesar Rp 876 juta untuk judi online.


Gerindra Klaim Adik Mantan Ajudan Jokowi Siap Mundur jadi ASN Demi Pilkada Boyolali

13 hari lalu

Ilustrasi TPS Pilkada. Dok TEMPO
Gerindra Klaim Adik Mantan Ajudan Jokowi Siap Mundur jadi ASN Demi Pilkada Boyolali

Adik kandung mantan ajudan Jokowi saat menjabat sebagai Wali Kota Solo, Devid Agus Yunanto, daftar sebagai bakal calon Bupati Boyolali ke Gerindra.


Adik Kandung Mantan Ajudan Jokowi Daftar Bakal Calon Bupati Boyolali dari Gerindra

13 hari lalu

Ilustrasi TPS Pilkada. Dok TEMPO
Adik Kandung Mantan Ajudan Jokowi Daftar Bakal Calon Bupati Boyolali dari Gerindra

Adik kandung mantan ajudan Jokowi, Agus Irawan daftar sebagai bakal calon bupati Boyolali di ajang Pilkada 2024. Agus masih berstatus sebagai ASN.


Apa Saja yang Dibahas dalam Revisi UU TNI? Ini Pasal yang Memungkinkan Peran TNI di Ranah Sipil Lagi

22 hari lalu

Ilustrasi TNI AD. Tempo/Suryo Wibowo
Apa Saja yang Dibahas dalam Revisi UU TNI? Ini Pasal yang Memungkinkan Peran TNI di Ranah Sipil Lagi

Revisi UU TNI menuai polemik karena dianggap memunculkan kembali Dwifungsi ABRI, apa saja yang dibahas dalam Revisi UU TNI?


Revisi UU TNI, Pakar: Penambahan Usia Pensiun Bisa Hambat Regenerasi

24 hari lalu

Ilustrasi TNI. dok.TEMPO
Revisi UU TNI, Pakar: Penambahan Usia Pensiun Bisa Hambat Regenerasi

Pengamat militer Beni Sukadis, mengatakan, penambahan usia pensiun dalam revisi UU TNI dapat menghambat regenerasi di TNI.


Lettu Eko Bunuh Diri Terlilit Utang Rp 819 Juta, Ini Sederet Kasus Anggota TNI dan Polri yang Disebut Bunuh Diri

30 hari lalu

Ilustrasi pembunuhan menggunakan pistol. Ilustrasi : Tempo/Indra Fauzi
Lettu Eko Bunuh Diri Terlilit Utang Rp 819 Juta, Ini Sederet Kasus Anggota TNI dan Polri yang Disebut Bunuh Diri

Anggota TNI AL Lettu Eko Damara disebut bunuh diri karena terlilit utang hampir 1 M. Ini kasus anggota TNI dan Polri yang disebut bunuh diri.


Sosok Dian Andriani Anggota Korps Wanita TNI AD Pertama Berpangkat Mayjen

35 hari lalu

Mayjen TNI AD, Dian Andriani. FOTO/instagram/dianandrianiratna
Sosok Dian Andriani Anggota Korps Wanita TNI AD Pertama Berpangkat Mayjen

Dian Andriani merupakan perempuan pertama yang mencapai pangkat Mayjen TNI AD di Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad).


Calon Jemaah Haji Kloter 1 Jawa Tengah & DIY Berangkat, Wamenag Ingatkan Cuaca Panas di Tanah Suci

41 hari lalu

Wakil Menteri Agama RI, Saiful Rahmat Dasuki memberikan sambutan dalam acara pelepasan keberangkatan calon jemaah haji kelompok terbang (kloter) 1 ke Arab Saudi dari Asrama Haji Donohudan (AHD) Boyolali, Jawa Tengah, Ahad, 12 Mei 2024. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE
Calon Jemaah Haji Kloter 1 Jawa Tengah & DIY Berangkat, Wamenag Ingatkan Cuaca Panas di Tanah Suci

Cuaca di Arab Saudi yang pada musim haji tahun ini diperkirakan bisa mencapai 40 - 50 derajat celcius.


Sidang Praperadilan Anandira Puspita Ditunda hingga 16 Mei 2024, Polda Bali Tidak Hadir

45 hari lalu

Anandira Puspita (baju merah muda), istri anggota TNI yang menjadi tersangka usai mengungkap dugaan perselingkuhan suaminya, dalam jumpa pers di sebuah kafe di Jalan Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 18 April 2024. TEMPO/Han Revanda Putra.
Sidang Praperadilan Anandira Puspita Ditunda hingga 16 Mei 2024, Polda Bali Tidak Hadir

Kuasa hukum mengajukan praperadilan karena menganggap penangkapan Anandira Puspita tidak prosedural dan dipaksakan.


Pembunuhan Pengusaha Kerajinan Tembaga di Boyolali, Korban dan Pelaku Terlibat Hubungan Asmara

46 hari lalu

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi (lima dari kiri) sedang menginterogasi Irwan (mengenakan baju tahanan), pelaku pembunuhan terhadap BH, seorang pengusaha kerajinan tembaga di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa, 7 Mei 2024. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE
Pembunuhan Pengusaha Kerajinan Tembaga di Boyolali, Korban dan Pelaku Terlibat Hubungan Asmara

Irwan, tersangka pembunuhan pengusaha kerajinan tembaga di Boyolali terlibat hubungan asmara. Irwan murka karena tak dituruti minta Rp 500 ribu.