MotoGP Aragon: FP2, Valentino Rossi Hanya di Peringkat ke-20

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Valentino Rossi berlatih menggunakan motor Yamaha YZF-R1 di Sirkuit Misano, Senin 18 September 2017. Sumber: rumini today

    Valentino Rossi berlatih menggunakan motor Yamaha YZF-R1 di Sirkuit Misano, Senin 18 September 2017. Sumber: rumini today

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi, (Italia) secara mengejutkan nekat tampil di balap MotoGP Aragon hanya 20 hari setelah patah tulang kering kaki kanan. Padahal dokter memprediksi Rossi membutuhkan waktu sekitar 30-40 hari untuk pemulihan. 

    Setelah dinyatakan fit untuk mengikuti balapan di Sirkuit MotorLand pada Kamis lalu, Rossi langsung melakukan latihan bebas pertama (free practice 1/FP1) dan FP2 pada Jumat, 22 September 2017. Hasilnya, ia berada di peringkat ke-18 pada FP1 dengan waktu tercepat 2 menit 04,066 detik.

    Baca: Valentino Rossi Dinyatakan Fit untuk Balapan di MotoGP Aragon

    Catatan waktu ini membaik di FP2 setelah ia mencatat putaran tercepat 2 menit 01,917 detik di lintasan yang basah. Catatan waktu Rossi di FP2 ini hanya terpaut 2,059 detik dari pembalap Spanyol, Dani Pedrosa, (Repsol Honda) yang tercepat dengan waktu  1 menit 59,858 detik.

    "Tidak terlalu buruk, Saya sangat senang karena saya tidak merasakan sakit berlebihan di kaki saya," kata Rossi, seperti dikutip dari MotoGP.com, setelah menjalani FP2.

    Simak: Kata Van Der Mark Soal Ngototnya Rossi Tampil di Aragon 

    Menurut Rossi, ia cukup nyaman selama mengendarai Yamaha M1 untuk pertama kalinya setelah cedera dan ia merasa tidak memiliki kendala. "Saya masih merasakan sedikit sakit pada kaki saya," tuturnya.

    Valentino Rossi juga mengaku beruntung karena saat menjalani FP1 dan FP2 kondisi lintasan basah sehingga ia merasa sedikit lebih mudah dan tidak perlu memacu motornya hingga batas maksimum. "Saya sangat penasaran jika kondisi lintasan kering, tapi saya berharap besok (Sabtu, 23 September 2017) bertambah baik dan berusaha lebih kompetitif," ujarnya.

    MOTOGP | WAWAN PRIYANTO 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.