Mobil Konsep Hemat Bahan Bakar ITB Pakai Sistem Kemudi Baru

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cikal Ethanol, mobil hemat energi hasil karya tim mahasiwa dari ITB / Shell Indonesia. Sumber: bisnis.com

    Cikal Ethanol, mobil hemat energi hasil karya tim mahasiwa dari ITB / Shell Indonesia. Sumber: bisnis.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Institut Teknologi Bandung (ITB) akan kembali berpartisipasi dalam ajang prototipe mobil hemat bahan bakar di Shell Eco-marathon (SEM) Asia tahun ini. ITB telah berpartisipasi sejak 2010.

    Salah satu tim mahasiswa dari ITB yang akan mengikuti ajang ini adalah Tim Rakata Etanol dengan hasil karyanya yaitu mobil kategori prototipe berbahan bakar etanol. Reza M. Ghifarry, Manager Tim Rakata Etanol ITB mengatakan bahwa pada tahun ini mereka akan mengendarai mobil baru yang menggunakan rangka baru berbahan chromoly yang dinilai lebih kuat.

    Selain menggunakan kerangka baru, tambah Reza, mobil ini juga akan dilengkapi dengan sistem kemudi baru yang nantinya akan memudahkan pengemudi berkendara di tikungan lintasan lomba. “Kami coba untuk membuat sendiri sistem kemudi baru untuk mobil ini. Ini adalah salah satu pengetahuan baru yang kami peroleh saat bertukar pikiran dengan peserta lain dari Thailand yang juga merancang mobil prototipe berbahan bakar etanol di ajang SEM Asia lalu,” katanya dalam keterangan resminya, Kamis 5 Oktober 2017.

    Baca: Bikin Mobil Hemat,Tim Indonesia Tampil di Shell Eco Marathon Asia

    Lebih lanjut, Reza mengatakan bahwa salah satu tantangan terbesar dalam menciptakan mobil prototype berbahan baku etanol adalah penyesuaian mesin dan ketersediaan etanol itu sendiri. Sebab etanol bukanlah bahan bakar yang banyak digunakan pada kendaraan umum.

    GM External Relation PT Shell Indonesia Haviez Gautama menyebut ini menjadi tonggak penting bagi kepedulian dan keterlibatan generasi muda Indonesia pada isu-isu energi dan transportasi masa depan. Hal ini juga menunjukkan dukungan Shell untuk membantu dunia memenuhi kebutuhan energi dengan cara yang bertanggung jawab.

    Sebelum SEM Asia berlangsung, PT Shell Indonesia akan menggelar acara bertajuk “Shell Campus Week”, sebuah festival terbuka untuk umum yang bertujuan memperkenalkan Shell Indonesia sebagai perusahaan energi yang peduli pada isu energi masa depan. Festival yang akan berlangsung pada 10 – 11 Oktober 2017 mendatang diselenggarakan di Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, Jawa Barat.

    Festival ini akan menghadirkan Container of Possibilities (CoP) yaitu sebuah kontainer berukuran 20 kaki yang telah diubah menjadi unit yang layak ditinggali serta dilengkapi dengan berbagai teknologi yang efisien dalam penggunaan energi dan memudahkan kehidupan sehari-hari penghuninya. Selain Container of Possibilities, Shell Campus Week juga akan menghadirkan Kuliah Umum, mobil-mobil karya mahasiswa yang berlaga di SEM Asia 2017 dan berbagai inovasi dari Shell dan ITB.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.