Kamis, 22 Februari 2018

5 Tips Perjalanan Jauh Bersama Komunitas Sepeda Motor

Reporter:

Terjemahan

Editor:

Eko Ari Wibowo

Senin, 9 Oktober 2017 11:11 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 5 Tips Perjalanan Jauh Bersama Komunitas Sepeda Motor

    Puluhan peserta dari berbagai negara Asia mengikuti rangkaian touring Honda Asian Journey 2016. Dok. AHM.

    TEMPO.CO, Jakarta - Perjalanan jauh berkendara dengan sepeda motor atau touring dengan komunitas memang mengasyikan. Bahkan kegiatan touring sudah menjadi hobi bagi sebagian orang. Mereka merasa ketagihan untuk melakukan secara berulang-ulang.

    Baca: Simak 5 Kiat Agar Sepeda Motor Bisa Lebih Irit BBM

    Para peserta harus waspada banyak hal-hal yang tidak boleh sembarang dilakukan karena bisa membuat kekacauan. Ada sejumlah tips yang harus dilakukan agar selama perjalanan aman dan nyaman. Berikut diantaranya:

    1. Komunikasi
    Jika Anda melakukan perjalanan jauh melibatkan banyak peserta, maka interkom Bluetooth akan mempermudah komunikasi. Penggunaan interkom menjamin kenyamanan berkomunikasi bahkan dengan jarak ratusan meter. Selama ini, sebagian touring menggunakan gestur tubuh untuk berkomunikasi.

    2. Mengatur kecepatan
    Kecepatan barisan touring harus diatur. Pengendara di depan tak boleh terlalu kencang, ia juga harus memperhatikan pengendara di bagian belakang. Sehingga, tak ada pengendara yang tertinggal atau ada yang tersesat karena tak mengetahui komando di depan. Strategi lainnya adalah mematok titik-titik tertentu sebagai persinggahan sambil menunggu barisan belakang.

    3. Memiliki rencana
    Sebelum berangkat, panitia touring telah menyiapkan perencanaan secara rapi. Mulai kapan diprediksi tiba di lokasi persinggahan saat touring. Kapan akan istirahat, makan dan acara selama touring misalnya adanya ramah tamah bahkan bakti sosial.

    4. Pemberhetian di fasilitas umum
    Selama perjalanan jauh, banyak hal yang bisa merepotkan misalnya keinginan untuk buang air kecil, beribadah dan mengisi bensin. Sehingga, panitia perlu mematok pemberhetian di lokasi yang memiliki fasilitas umum seperti Stasiun Pengisian Bahan Bakar yang memiliki fasilitas tersebut.

    5. Membawa peralatan darurat
    Kerusakan atau kecelakaan bisa saja terjadi selama perjalanan. Pertimbangkan membawa peralatan darurat seperti peralatan tambal ban, pompa portabel dan peralatan untuk membuka mesin. Pemilik motor juga harus mengetahui penyakit motornya sehingga menyiapkan part tambahan jika terjadi kerusakan selama perjalanan. Dalam tim tersebut sebaiknya ada yang memiliki ketrampilan memperbaiki mesin sepeda motor.

    VISORDOWN


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Vino G Bastian, Sherina Munaf, dan Para Pemeran Wiro Sableng 212

    Bersama Sherina Munaf dan Marsha Timothy, Vino G Bastian menghidupkan kembali tokoh penggenggam Kapak Maut Naga Geni 212 dalam film Wiro Sableng.