Hadapi Misi Sulit di 2 Lomba Sisa MotoGP, Apa Kata Dovizioso?

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap MotoGP Italia Andrea Dovizioso merayakan kemenangannya dalam balapan MotoGP di motor Austria Grand Prix di Red Bull Ring di Spielberg, Austria, 13 Agustus 2017. AP/Kerstin Joensson

    Pembalap MotoGP Italia Andrea Dovizioso merayakan kemenangannya dalam balapan MotoGP di motor Austria Grand Prix di Red Bull Ring di Spielberg, Austria, 13 Agustus 2017. AP/Kerstin Joensson

    TEMPO.CO, Jakarta - Andrea Dovizioso harus menjalani misi sulit di dua lomba sisa MotoGP musim ini. pembalap Ducati itu kini tertinggal 33 poin dari Marc Marquez (Honda).

    Dua lomba tersisa hanya menjanjikan maksimal 50 poin. Artinya, bila Marquez juara atau menjadi runner-up di GP Malaysia akhir pekan ini, persaingan perebutan gelar juara pun akan usai.

    Dovizioso belum putus asa dan siap memberikan segalanya di Sepang. "Menyedihkan, seharusnya pada momen seperti ini kami harus mendekati Marquez," kata dia. "Tetapi sekarang kami harus memikirkan GP Malaysia. Kami harus memberikan segalanya di sana.”

    Dovizioso kecewa karena hanya finis ke-13 dalam lomba terakhir di Australia. “Hasil itu menyisakan kekecewaan besar dan kami benar-benar kehilangan poin dalam perebutan gelar juara. Kesalahan saya di awal lomba membuat situasi sulit dan mungkin saya tidak memilih ban yang tepat. Tetapi di lintasan ini (Phillip Island) motor kami harus bekerja keras,” kata pembalap asal Italia itu.

    Bila ada harapan untuk Dovizioso adalah keberhasilannya menjadi yang tercepat dalam GP Malaysia pada tahun lalu. Ia kini harus berjuang mengulang pencapaian itu dan berharap Marquez tak finis di dua besar agar persaingan perebutan gelar juara MotoGP musim ini bisa berlangsung hingga lomba terbarkhir.

    CRASH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.