TVS Siapkan Matic 125cc Pesaing Yamaha Mio dan Honda Beat

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Matic TVS 125. Sumber: rushlane.com

    Matic TVS 125. Sumber: rushlane.com

    TEMPO.CO, New Delhi - TVS baru-baru tertangkap kamera sedang menguji skuter matic baru berkapasitas 125cc yang akan menjadi pesaing Yamaha Mio dan Honda Beat jika dibawa ke Indonesia. Saat pengujian di jalanan India, motor baru TVS ini ditutupi dengan kain terpal sehingga tak terlihat desain secara keseluruhan. Skuter matic baru TVS ini disebut-sebut akan menggunakan desain motor konsepnya yaitu Graphite 125.

    Baca: TVS Siapkan Matic 125 Model Gemuk Siap Melawan Yamaha dan Honda

    Dalam spy shoot jalanan, sosok skuter TVS ini lebih gemuk dibandingkan TVS Dazz yang sudah beredar di Indonesia. Matic ini lebih mirip Honda Spacy yang kemungkinan memiliki bagasi yang besar. Skuter TVS sudah menggunakan headlamp LED lengkap dengan day running light. Lampu sein masih menggunakan bolam biasa namun lampu belakangnya sudah LED.

    Matic TVS 125. Sumber: rushlane.com

    Videolog yang dibuat Ifran Ahmed asal Mangalore memaparkan bahwa matic baru ini akan banyak mengaplikasi fitur premium. Yaitu penggunaan instrumen speedometer digital dengan sejumlah kluster mulai dari penanda kecepatan, odometer, pengukur bahan bakar, pengukur putaran mesin dan jam digital.

    Desainnya juga nampak sporty. Dalam video tersebut terdengar suara knalpot TVS lebih serak dibandingkan TVS Dazz. Saksi mata yang menyaksikan motor tersebut juga menyebut tangki bahan bakarnya tidak lagi berada di bawah jok, namun berada di belakang bagasi mirip desain Kymco lama. Fitur lainnya yaitu, saklar lampu kini lengkap dan trendi, ada fitur mematikan mesin dan penggunaan footpeg alumunium.

    Baca: TVS Apache RR 310 Dirilis di India, Lebih Garang dari CBR250RR

    Pada kaki-kaki, matic TVS ini sudah menggunakan ban tapak lebar lengkap dengan penggunaan rem cakram. Suspensi sama dengan model skuter merek lain yaitu teleskopik dengan suspensi monoshock pada bagian belakang.

    DRIVESPARK | RUSHLANE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.