Motor Ducati XDiavel Versi Mini Buatan Cina Tampil Sangar

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ducati XDiavel tiruan buatan Benelli dan pabrikan Cina. Sumber: asphaltandrubber.com

    Ducati XDiavel tiruan buatan Benelli dan pabrikan Cina. Sumber: asphaltandrubber.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Peniruan model adalah salah satu pengakuan bahwa produk itu bagus. Salah satunya, Benelli akan menjual dengan model yang merupakan meniru Ducati XDiavel dengan perusahaan Pesaro seabagi pendesain mesin terakhir Benelli 402S.

    Saat ini, perusahaan Benelli bekerjasama dengan perusahaan otomotif Cina, Leoncino. Perusahaan tersebut telah memiliki reputasi dalam mendesain mesin berkapasitas kecil. Kerjasama tersebut telaah dilakukan sejak satu tahun lalu. Benelli 402S terlihat lebih ringan dan kecil dibandingkan aslinya.

    Baca: Benelli 250 Tua Ini Ditaksir Rp 2,8 Miliar

    Produk Cina memang sangat dekat dengan citra meniru produk yang laris manis. Sejumlah produk Cina banyak menggunakan desain produk Jepang. Tentu saja, produk kerjasama Benelli 402S akan dihargai lebih murah namun belum dijelaskan harga yang akan dipasang.

    Ducati XDiavel tiruan buatan Benelli dan pabrikan Cina. Sumber: asphaltandrubber.com

    Mesinnya akan menggunakan dua silinder pararel berkapasitas 399cc yang mampu mengeluarkan tenaga 39 Hp dan torsi 26 lbs.ft. Benelli 402S akan menggunakan komponen modern seperti suspensi depan upside down, suspensi monoshock yang bisa diatur kekerasannya, penggunakaan dua kaliper empat piston dan rem ABS.

    Baca: Kalah di WSBK, Honda Siapkan Mesin Penantang Ducati Panigale V4

    Tidak jelas apakah produk Benelli 402S akan dipasarkan di Eropa karena bisa melanggar hukum kekayaan intelektual. Kemungkinan Benelli 402S hanya akan dipasarkan di Cina pada tahun 2018.

    ASPHALTANDRUBBER


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.