Inilah Kelemahan Mesin Royal Enfield yang Dipakai di Motor Jokowi

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chopper Jokowi (@Elders_Garage)

    Chopper Jokowi (@Elders_Garage)

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi membeli sepeda motor custom bergaya chopperland garapan Elders Garage dan Kick Ass Chopper. Sepeda motor chopper tersebut menggunakan mesin Royal Enfield Bullet 350, yang diproduksi pada 2016.

    Mesin Royal Enfield Bullet berkapasitas 350 cc menggunakan silinder tunggal, empat langkah, dan dengan busi ganda. Kapasitas asli mesin hanya 346 cc, konfigurasi over stoke dengan diameter piston 70 milimeter, dan panjang langkah 90 milimeter. Pengabut bahan bakar masih konvensional menggunakan karburator vakum UCAL 29 mm.

    Mesin sepeda motor ini memiliki kelemahan, yaitu tak cocok dipakai kencang alias ngebut. Raman, asal New Delhi, India, seperti dikutip dari Bikewale.com, menyebutkan mesin Royal Enfield Bullet 350 tak bisa meraih top speed. "Untuk mengejar top speed itu lelucon. Sepeda motor ini akan bergetar hebat ketika dipacu 80 kilometer per jam," ucapnya.

    Baca: Kisah Motor Chopperland Jokowi Sempat ke Jogja hingga Jepang

    Mesin Royal Enfield mampu menghasilkan tenaga 19.8 bhp pada 5.250 rpm dan torsi 28 Nm pada 4.000 rpm. Secara teoritis, tenaga mesin ini juga setara dengan sepeda motor 150 cc buatan Jepang. Yamaha YZF-R15 mampu menghasilkan tenaga hingga 19,3 HP dan Suzuki GSX-R150 19,1 HP. Kedua sepeda motor tersebut dengan mudah meraih kecepatan 100 kilometer per jam.

    Meski demikian, Raman, yang sudah menggunakan motor ini selama hampir tiga tahun, menuturkan sepeda motor ini akan sangat nyaman jika dipakai santai. Apalagi sepeda motor yang masih menggunakan karburator ini sangat hemat. Ia mengaku bisa meraih catatan konsumsi bahan bakar hingga 1:45 kilometer.

    Sepeda motor Royal Enfield Bullet memiliki dimensi 2140 mm x 800 mm x 1030 mm. Sepeda motor pabrikan Inggris ini memiliki sumbu roda cukup panjang mencapai 1.370 mm. Berat kosong mencapai 187 kilogram, lebih berat dibanding sepeda motor kapasitas 250 cc buatan Jepang. Sedangkan kapasitas tangki bahan bakar 13,5 liter.

    Baca: Cerita Jokowi Baru Beli Motor Chopper, Sudah Diminta Kaesang

    Pada pengereman, Royal Enfield Bullet 350 masih menggunakan cakram pada bagian depan dan tromol pada bagian belakang. Kaki-kaki memakai ukuran yang berbeda dibanding sepeda motor yang beredar di Indonesia, yaitu 3.25 x 19 inci pada bagian depan dan 3.25 x 19 inci pada bagian belakang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pedoman WHO Versus Kondisi di Indonesia untuk Syarat New Normal

    Pemerintah Indonesia dianggap belum memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan WHO dalam menjalankan new normal.