Penjualan Isuzu Panther Kian Lesu, Ini Sebabnya

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • isuzu panther

    isuzu panther

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Isuzu Astra Motor Indonesia membukukan kenaikan penjualan hingga 20 persen pada 2017, atau sebanyak 20.502 unit. Ironisnya, di tengah pencapaian tersebut, pasar minibus diesel legendaris, Isuzu Panther, kian menciut.

    Sepanjang 2017, penjualan retail minibus Isuzu Panther mencapai 1.147 unit, turun 12,5 persen dibandingkan dengan 2016. Demikian pula dengan Isuzu Panther Pick-up, yang terjual 1.519 unit atau turun 18,4 persen dari 2016.

    Kontribusi penjualan Panther pun kan merosot, dari 27,2 persen menjadi 25,8 persen untuk varian Pick-up dan 2,1 persen menjadi 1,9 persen untuk model minibus (multi purpose vehicle/ MPV) diesel.

    Baca: Toyota Kijang Innova Kuasai Pasar MPV, Isuzu Panther Anjlok

    Kepada Tempo, General Manager Marketing IAMI, Attias Asril, mengatakan penjualan Isuzu Panther lesu lantaran sudah lama tidak mengalami pembaruan, baik perombakan total (All New) ataupun penyegaran (facelift). "Terakhir tahun 2000, artinya sudah 17 tahun tidak berubah," kata dia saat ditemui di Penang Bistro, Jakarta Pusat, Senin 5 Februari 2019.

    Namun Attias membantah jika Isuzu akan menghentikan produksi Panther. "Penjualannya masih 3 ribu unit per tahun, ini cukup besar untuk model yang sudah lama tidak berubah," ujarnya. Attias pun enggan menjawab saat ditanya mengenai peluang Isuzu untuk merilis Panther model baru. "Kami menunggu keputusan dari pemegang merek."

    Simak: Penjualan November: Isuzu Naik 21 Persen Disumbang Isuzu Panther

    Vice President Director IAMI, Ernando Demily, mengatakan perusahaannya memilih untuk berfokus pada pemasaran sport utility vehicle (SUV) Isuzu mu-X dan Isuzu D-Max untuk segmen kendaraan penumpang dan light commercial vehicle. "Peluang pertumbuhan pasar segmen ini lebih besar," ujar dia.

    Sepanjang 2017, penjualan Isuzu mu-X mencapai 712 unit atau bertumbuh 25,1 persen dari 2016. Pada 2018, IAMI menargetkan Isuzu mu-X bisa laku 2.600 unit atau tumbuh 265 persen. "Di luar kendaraan komersial, Isuzu mu-X akan menjadi tulang punggung penjualan Isuzu tahun ini," kata Ernando.

    Menurut dia, penjualan Isuzu mu-X bakal bertumbuh setelah IAMI merilis tiga varian baru di akhir 2017, yakni New mu-X Royale dan New mu-X Premiere yang memiliki sistem penggerak dua roda (4x2) serta New mu-X 4x4 dengan penggerak empat roda.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.