Begini Kisah Bocah Asal NTT Meraih Impian Jadi Rossi Masa Depan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Daddy Rossi bersama keluarga yang memiliki mimpi menjadi pembalap sekelas Valentino Rossi. Dok Yamaha

    Daddy Rossi bersama keluarga yang memiliki mimpi menjadi pembalap sekelas Valentino Rossi. Dok Yamaha

    TEMPO.CO, Jakarta - Perwakilan Yamaha Indonesia berkesempatan bertemu dengan Rivaldy Elvans Krisna Sopbaba, yang biasa dipanggil Daddy Rossi, pekan lalu. Bocah asal Rote Ndao, Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur, ini menjadi viral di media sosial karena kemampuannya menirukan suara mantan komentator legendaris MotoGP, Nick Harris.

    Ditemani ayah, ibu, dan adik perempuannya, pertemuan perwakilan Yamahan Indonesia dengan Daddy berlangsung hangat. Daddy tidak canggung saat diajak bercerita tentang kecintaannya kepada dunia balap MotoGP, khususnya pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi.

    Sejak kecil, siswa kelas III SDN Oeledo, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao, ini telah jatuh hati kepada MotoGP. Dalam ceritanya dengan Yamaha Indonesia, Daddy berkeinginan menjadi penerus Valentino Rossi. Dia bercita-cita suatu saat nanti bisa ikut balapan MotoGP bersama tim Yamaha dan menggunakan nomor idolanya itu.

    Baca: Pembalap World Superbike Yamaha Kenakan Batik Indonesia

    “Daddy ini kalau di rumah suka praktik menggunakan sepeda sampai jatuh-jatuh untuk menirukan Rossi. Dari umur 3 tahun, dia sudah suka tiru komentator MotoGP hanya tidak jelas ucapannya. Baru saat usia 7 tahun terdengar sedikit seperti bahasa Inggris,” ujar Andy Sopbaba, ayah Daddy, sambil tertawa.

    Di balik popularitasnya saat ini ternyata menyimpan kisah. Satu pekan sebelum videonya viral di media sosial, keluarga besar Daddy sedang dirundung kedukaan. Pasalnya, sang kakek baru saja meninggal. Meski demikian, keluarga menganggap bahwa ini adalah doa dari kakek agar Daddy bisa mewujudkan cita-citanya.

    Sejak kecil Daddy Rossi tinggal bersama kakeknya di Kupang, sedangkan orang tuanya tinggal di Pulau Rote. Hal ini dilakukan orang tua Daddy supaya anaknya mendapat pendidikan yang lebih baik di Kota Kupang.

    Dalam perjumpaan singkat tersebut, secara khusus Yamaha Indonesia memberikan cendera mata berupa apparel resmi 46|Asia untuk keluarga Daddy. Raut wajah Daddy menjadi semringah saat mengenakan topi dan kaus bertuliskan VR46. Bahkan di beberapa kesempatan interview dengan media dia tidak ingin melepaskan topi pemberian Yamaha Indonesia. “Senang sekali. Ada nomor 46. Seperti Valentino Rossi,” ucap Daddy polos.

    Baca: Tagline Semakin di Depan Nampang di Motor Balap Yamaha WSBK

    Saat ditanya tentang kemungkinan suatu saat membalap bersama Yamaha Indonesia, orang tua Daddy antusias dan mendukung apa pun hal baik untuk anak mereka. Secara spontan Daddy juga menjawab dengan penuh semangat. “Mau membalap pakai Yamaha. Nanti saya mau pakai nomor 46 seperti Rossi,” ujar Daddy disambut doa orang tuanya.

    Yamaha Indonesia mendoakan Daddy Rossi bisa mewujudkan cita-cita menjadi pembalap dunia untuk mengharumkan Indonesia dan nama keluarga. Dukungan dari Yamaha Indonesia diharap bisa memotivasi Daddy untuk terus menjaga mimpinya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.