Bos BMW, Tesla dan Geely Masuk 100 Besar Orang Terkaya di Dunia

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Elon Musk, miliarder yang menjadi CEO dua perusahaan, yaitu mobil listrik dan pembuat roket SpaceX, menegaskan ia membeli mobil di lelang bulan lalu. Maxine Park USA TODAY

    Elon Musk, miliarder yang menjadi CEO dua perusahaan, yaitu mobil listrik dan pembuat roket SpaceX, menegaskan ia membeli mobil di lelang bulan lalu. Maxine Park USA TODAY

    TEMPO.CO, Jakarta - Majalah Forbes telah merilis daftar orang terkaya di dunia pada, Rabu, 7 Maret 2018. Lima bos di bidang otomotif masuk 100 besar orang terkaya di dunia tahun 2018, diantaranya Elon Musk. Mereka berada di belakang kesuksesan tiga merek kuat dunia yaitu BMW, Tesla dan Geely.

    Georg Schaeffler, pemilik Schaeffler yaitu perusahaan pembuat bearing yang memasok mobil BMW. Setahun sebelumnya, ia berhasil mengakuisisi suku cadang Continental AG. Ia memiliki kekayaan mencapai US$ 25,3 miliar atau sekitar Rp349 triliun. Schaeffler menduduki peringkat 31.

    Selanjutnya, Susanne Klatten menjadi salah satu orang terkaya Jerman. Ia memiliki saham 19,2 persen dari pabrikan BMW dan saudaranya, Stefan Quandt mencapai 23,7 persen. Ia memiliki harta mencapai US$ 24,8 miliar atau Rp 342 triliun. Ia juga memiliki peran dalam perusahaan farmasi dunia Altana AG.

    Baca: Setelah Akuisisi Saham Daimler, Geely Ingin Buat Mobil Terbang

    Saudara Susanne, Stefan Quandt juga memiliki kepemilikan saham di BMW. Ibunya lah yang membawa BMW mampu berjaya di persaingan pasar mobil mewah dunia. Ia juga memegang perusahaan Heel, Gemalto dan Logwin. Stefan memiliki kekayaan US$ 21,6 miliar atau sekitar Rp 297 triliun.

    Kemudian, Elon Musk pemilik Tesla Motors yaitu pabrikan yang serius pada mobil listrik. Ia pun juga terkenal dengan mengabungkan revolusi transportasi bumi dan luar angkasa. Terakhir, ia membawa mobil tesla ke luar angkasa. Ia juga merupakan pemilik SpaceX, perusahaan roket dunia. Saat ini, Elon memiliki kekayaan US$20,4 miliar atau sekitar Rp 281 triliun.

    Baca: Hadir di Film Red Sparrow, BMW Seri 7 Dekat dengan Film Action

    Terakhir, Li Shufu bos Geely, perusahaan otomotif asal Cina. Perusahaan ini merupakan 10 besar pabrikan otomotif di Cina. Geely mampu mendongkrak penjualan SUV baru. Ia memiliki kekayaan US$ 17 miliar atau Rp 234 triliun.

    FORBES


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban, Tersangka, Barang Bukti, dan Lokasi Kerusuhan 22 Mei 2019

    Kerusuhan 22 Mei 2019 di Ibu Kota bermula dari unjuk rasa penolakan hasil pilpres 2019 di depan gedung Bawaslu, Jakarta, sejak sehari sebelumnya.